Khitanan Massal Syarikat Islam Garut: Warisan Perjuangan Umat Sejak 1927 yang Tak Pernah Padam

- Jurnalis

Sabtu, 7 Juni 2025 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khitanan Massal Syarikat Islam Garut: Warisan Perjuangan Umat Sejak 1927 yang Tak Pernah Padam

Khitanan Massal Syarikat Islam Garut: Warisan Perjuangan Umat Sejak 1927 yang Tak Pernah Padam

WARTAGARUT.COM – Di tengah derasnya arus modernisasi, Khitanan Massal yang digelar oleh Syarikat Islam (SI) Cabang Garut tetap menjadi bukti nyata kekuatan gotong royong dan persatuan umat Islam.

Tradisi ini telah berlangsung sejak tahun 1927 dan akan memasuki pelaksanaan ke-98 pada tahun 2025.

Wakil Ketua III Pimpinan Cabang SI Kabupaten Garut, Ustadz Ao Nu’man Fachruroji, menuturkan bahwa kegiatan ini bermula dari semangat persatuan lintas ormas Islam di Garut yaitu Syarikat Islam, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama.

Ketiga ormas tersebut bermusyawarah untuk merawat kebersamaan umat lewat tiga bentuk kegiatan:

Muhammadiyah sebagai koordinator penyembelihan hewan kurban,

Syarikat Islam sebagai koordinator Khitanan Massal,

Nahdlatul Ulama sebagai koordinator pengumpulan dana dan logistik sosial.

“Meski Indonesia dilanda perubahan besar pada tahun 1945 sebagai puncak perjuangan kemerdekaan, kerja sama lintas ormas ini sempat terhenti. Akan tetapi, Khitanan Massal tetap berjalan,” ujar Ustadz Ao Nu’man.

Ustadz Ao Nu’man Menerangkan bahwa almarhum Rd. H. Abdullah Jayaplawira, yang kelak menjadi anggota DPRD Garut hasil Pemilu 1999 dari Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII-10), merupakan Salah seorang peserta Khitanan Massal tahun 1945.

Hal tersebut berdasarkan pengakuan Rd. H. Abdullah Jayaplawira kepada dirinya.

“Bukti sejarahnya pun jelas. Banyak tokoh masyarakat yang menjadi peserta program ini sejak kecil,”tegasnya.

Bahkan, kata Pembina Pondok Pesantren Syarikat Islam Garut, kesetiaan pada kerja sama lintas ormas Islam tetap dijaga oleh tokoh-tokoh perempuan seperti almarhumah Ibu Hj. Rukmini Sanusi (Pengurus Perintis Kemerdekaan RI) dari Ciledug.

“Setiap Idul Adha, beliau selalu menyiapkan dua domba: satu untuk kurban di Masjid Muhammadiyah Lio, satu lagi untuk mendukung Khitanan Massal SI di Dayeuhandap,” lanjut Ao.

Kini, Khitanan Massal bukan hanya simbol amal, tapi juga simbol persatuan lintas generasi dan bukti bahwa semangat Syarikat Islam tidak pernah luntur.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 5.127 Formasi, Begini Cara Buat Akun SSCASN
BNPB Minta Warga Menjauh dari Pantai Setelah Gempa M 7,7 Filipina
Gempa Bumi M 7,7 Guncang Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami untuk 5 Provinsi
PWI dan IPB Siapkan Beasiswa S2 untuk Wartawan, Buka Akses 10 Program Magister
Polres Garut Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolres Tegaskan Pentingnya Persatuan Bangsa
Ryamizard Ryacudu Wafat, TNI AD Kenang Jasa Besar Eks Kasad dan Menhan
Sapi Kurban 1,07 Ton dari Presiden Dibagikan ke 400 KK di Cigedug Garut
Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng Viral, Ini Lirik Lengkap dan Fakta Menariknya

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:40 WIB

PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 5.127 Formasi, Begini Cara Buat Akun SSCASN

Senin, 8 Juni 2026 - 07:55 WIB

Gempa Bumi M 7,7 Guncang Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami untuk 5 Provinsi

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:07 WIB

PWI dan IPB Siapkan Beasiswa S2 untuk Wartawan, Buka Akses 10 Program Magister

Senin, 1 Juni 2026 - 10:18 WIB

Polres Garut Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolres Tegaskan Pentingnya Persatuan Bangsa

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:54 WIB

Ryamizard Ryacudu Wafat, TNI AD Kenang Jasa Besar Eks Kasad dan Menhan

Berita Terbaru

Shin Tae-yong resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija Jakarta di Jakarta International Stadium, Senin (8/6/2026). Mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut diharapkan membawa Macan Kemayoran bersaing dalam perebutan gelar Liga 1 musim 2026/2027.

SEPUTAR OLAHRAGA

Shin Tae-yong Resmi Latih Persija, Era Baru Macan Kemayoran Dimulai

Senin, 8 Jun 2026 - 21:56 WIB

error: Content is protected !!