Lapas Garut Tebar 36.000 Benih Ikan Nila, WBP Dilatih Mandiri Lewat Budidaya Perikanan

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lapas Garut Tebar 36.000 Benih Ikan Nila, WBP Dilatih Mandiri Lewat Budidaya Perikanan

Lapas Garut Tebar 36.000 Benih Ikan Nila, WBP Dilatih Mandiri Lewat Budidaya Perikanan

WARTAGARUT.COM – Sebanyak 36.000 ekor benih ikan nila resmi ditebar di Kolam Ikan SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi) milik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sekaligus langkah nyata Lapas Garut dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan narapidana.

Tiga orang WBP terlibat langsung dalam proses penebaran, dan nantinya akan berperan aktif dalam pemeliharaan ikan hingga masa panen. Kegiatan ini turut disaksikan oleh Kasi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Asep Supriatna, serta Kasubsi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja (Bimker & PHK) Egis Fantasi.

Kepala Lapas Garut, Rusdedy, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat warga binaan yang turut berpartisipasi dalam program tersebut.

“Kami berkomitmen memberikan pembinaan yang bermanfaat dan berkelanjutan kepada WBP. Program budidaya ikan ini tidak hanya mengajarkan keterampilan, tapi juga membangun karakter, disiplin, dan tanggung jawab,” ungkap Kalapas.

Senada dengan itu, Asep Supriatna menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pembinaan dan produktivitas.

“Melalui kegiatan ini, WBP bisa belajar langsung tentang budidaya ikan secara praktis. Harapannya, keterampilan ini bisa menjadi bekal berharga saat mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Penebaran benih ikan nila ini menjadi tahap awal dari siklus budidaya yang ditargetkan akan panen dalam 3–4 bulan ke depan.

Hasilnya akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dapur Lapas, sementara sebagian lainnya akan dipasarkan sebagai kontribusi terhadap PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak).

Inovasi pembinaan seperti ini mendapat respon positif dari masyarakat sekitar, karena dinilai mampu memberikan harapan baru bagi narapidana untuk hidup lebih baik setelah bebas.

Program perikanan ini juga menjadi bukti nyata bahwa Lapas Garut terus bertransformasi menjadi lembaga pembinaan yang produktif dan humanis, tidak hanya menekankan aspek keamanan, tetapi juga pemberdayaan manusia di dalamnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Ribuan Koi Meriahkan Garut Young Koi Show 2026, Peserta Datang dari Jakarta hingga Balikpapan
PDAM Tirta Intan Garut Bantu Perbaiki Rumah Ibu Novi, Kolaborasi Lawan Kemiskinan Ekstrem
Jaga Kontinuitas Layanan, Perumda Tirta Intan Garut Kirim Air ke Area Terdampak
Kuota Haji Jabar 2026 Turun Jadi 29.643, Masa Tunggu Kini Disamaratakan 26 Tahun
Reuni Akbar Preman Pensiun 1–10 Berlangsung Meriah, Diwarnai Santunan Anak Yatim dan Hiburan Seru
Kemenhaj Tegaskan Konflik Timur Tengah Tak Ganggu Pemberangkatan Haji
171 Jemaah Haji Garut Siap Berangkat 7 Mei, Ini Jadwal dan Rutenya
Curhat Warga Sukarame dan Margaluyu, UGR Tol Getaci Belum Tuntas, Harap Segera Dibayar

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:41 WIB

Ribuan Koi Meriahkan Garut Young Koi Show 2026, Peserta Datang dari Jakarta hingga Balikpapan

Rabu, 15 April 2026 - 11:59 WIB

PDAM Tirta Intan Garut Bantu Perbaiki Rumah Ibu Novi, Kolaborasi Lawan Kemiskinan Ekstrem

Minggu, 12 April 2026 - 19:00 WIB

Jaga Kontinuitas Layanan, Perumda Tirta Intan Garut Kirim Air ke Area Terdampak

Minggu, 12 April 2026 - 15:33 WIB

Kuota Haji Jabar 2026 Turun Jadi 29.643, Masa Tunggu Kini Disamaratakan 26 Tahun

Jumat, 10 April 2026 - 09:42 WIB

Reuni Akbar Preman Pensiun 1–10 Berlangsung Meriah, Diwarnai Santunan Anak Yatim dan Hiburan Seru

Berita Terbaru

error: Content is protected !!