WARTAGARUT.COM – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKB, H. Aceng Malki, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Garut yang mengalokasikan sekitar 46 persen anggaran untuk layanan publik dalam perencanaan pembangunan daerah.
Menurutnya, komposisi anggaran tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Apresiasi terhadap komitmen tersebut sebelumnya juga disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Akhmad Wiyagus, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Garut Tahun 2027 yang berlangsung di Pendopo Garut, Senin (16/3/2026).
Menanggapi hal itu, Aceng Malki menilai alokasi anggaran yang besar untuk layanan publik merupakan langkah positif dalam memastikan pembangunan daerah benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Garut yang menempatkan pelayanan publik sebagai prioritas utama. Pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur memang harus menjadi fondasi pembangunan daerah,” ujar Aceng.
Meski demikian, ia juga mengingatkan agar alokasi anggaran tersebut diikuti dengan pengelolaan program yang efektif dan tepat sasaran. Menurutnya, besarnya anggaran harus sejalan dengan kualitas pelaksanaan program di lapangan.
“Yang paling penting bukan hanya besarannya, tetapi bagaimana implementasinya. Program harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata politisi yang akrab disapa Ceng Dewan itu.
Aceng Malki juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara kebijakan pemerintah daerah dengan arah pembangunan provinsi dan nasional.
Hal ini dinilai penting agar program pembangunan daerah dapat berjalan selaras dengan kebijakan strategis pemerintah pusat.
“Perencanaan pembangunan harus terintegrasi, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten. Dengan begitu program yang disusun akan lebih efektif,” ujarnya.
Dalam forum Musrenbang tersebut, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menjelaskan bahwa tema pembangunan Kabupaten Garut tahun 2027 adalah “Pemerataan Akses Layanan Dasar dan Peningkatan Produktivitas Daerah.” Tema tersebut menjadi dasar dalam menyusun program prioritas pembangunan.
Syakur Amin menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan akses pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.
Selain itu, peningkatan produktivitas daerah juga diarahkan pada penguatan sektor unggulan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan potensi ekonomi lokal.
Aceng Malki menilai arah pembangunan tersebut sejalan dengan kebutuhan daerah yang masih menghadapi tantangan pemerataan pembangunan.
Ia berharap forum Musrenbang mampu menghasilkan kebijakan yang benar-benar strategis dan berdampak langsung bagi masyarakat. “
Musrenbang ini harus menjadi ruang menyatukan aspirasi masyarakat, pokok pikiran DPRD, serta prioritas pembangunan daerah agar program yang dihasilkan lebih tepat sasaran,” katanya.
Ia juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk fokus pada program prioritas yang memiliki dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama di tengah keterbatasan kapasitas fiskal daerah.
“Dengan perencanaan yang matang dan prioritas yang jelas, pembangunan di Garut dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya. ***
Penulis : Soni Tarsoni

















