Organda Garut Gandeng MUI, Perangi Penyalahgunaan Obat di Kalangan Sopir

Senin, 6 Oktober 2025 - 15:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Organda Garut Gandeng MUI, Perangi Penyalahgunaan Obat di Kalangan Sopir

Organda Garut Gandeng MUI, Perangi Penyalahgunaan Obat di Kalangan Sopir

WARTAGARUT.COM – Fenomena penyalahgunaan obat-obatan di kalangan sopir angkutan umum di Kabupaten Garut kini menjadi sorotan serius.

Dewan Pimpinan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Garut mengambil langkah cepat dengan melakukan audiensi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut, Senin (6/10/2025), di Gedung MUI Garut.

Pertemuan tersebut dihadiri jajaran pengurus MUI Garut serta pimpinan berbagai ormas Islam seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Sarekat Islam (SI), Persis, PUI, dan Parmusi.

Fokus utama pembahasan: meningkatnya penyalahgunaan obat yang dikhawatirkan mengancam keselamatan penumpang dan citra profesi sopir.

Salah satu pengurus Organda menyampaikan kekhawatiran mendalam atas fenomena yang mulai marak.

“Kami melihat ada indikasi meningkatnya sopir yang mengonsumsi obat-obatan yang tidak semestinya. Ini sangat mengganggu konsentrasi dan bisa memicu kecelakaan. Kami berharap MUI dan ormas-ormas Islam ikut berperan memberikan pembinaan moral dan spiritual,” ungkapnya.

Selain penyalahgunaan obat, Organda juga menyoroti pungutan liar dan praktik penjualan barang di jalanan yang membebani sopir di tengah menurunnya jumlah penumpang akibat kondisi ekonomi dan transportasi daring.

Menanggapi hal tersebut, Drs. H. Nanang Sopyan Hambali, M.Pd., Ketua Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Garut, menegaskan bahwa masalah ini bukan sekadar disiplin kerja, tapi persoalan moral dan kemanusiaan.

“Keselamatan penumpang adalah amanah. Penyalahgunaan obat di kalangan sopir harus menjadi perhatian bersama. Ulama siap berperan dalam pembinaan moral dan dakwah, sementara pemerintah dan aparat perlu mengambil langkah nyata di lapangan,” tegasnya.

Dari hasil pertemuan, MUI dan ormas Islam sepakat membawa hasil audiensi ini ke Bupati Garut, agar langkah penanganan lebih komprehensif dilakukan bersama kepolisian dan instansi terkait.

“Masalah ini menyangkut keselamatan publik. Kami mendorong adanya koordinasi lintas sektor agar situasi tidak semakin parah,” ujar salah satu pimpinan ormas.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara Organda, MUI, dan ormas Islam dalam membina para sopir melalui pendekatan moral dan keagamaan.

Langkah ini diharapkan mampu membangkitkan kesadaran para sopir agar menjalankan profesinya secara aman, profesional, dan bernilai ibadah.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak
Sertifikat Tahfidz Kemenag Harus Lewati Ujian Resmi, Ini Penjelasannya
Kemenag Garut Ajak Tokoh Agama Rawat Keberagaman dan Budaya Lokal
PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama
Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik
Kemenag Garut Petakan Calon Kepala KUA, Perceraian Jadi Tantangan
Kepala Kemenag Garut Dorong Guru Melek Digital Lewat AKGTK 2026
OMI Jawa Barat 2026 Digelar, Kemenag Garut Bidik Tiket ke Tingkat Nasional

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:56 WIB

Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Sertifikat Tahfidz Kemenag Harus Lewati Ujian Resmi, Ini Penjelasannya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Kemenag Garut Ajak Tokoh Agama Rawat Keberagaman dan Budaya Lokal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik

Berita Terbaru

Kegiatan Readhaton Masagi menjadi bagian dari GELIS MASAGI untuk menumbuhkan budaya membaca di MTsN 1 Garut, Jumat (23/10/2026).

PENDIDIKAN

Readhaton Masagi MTsN 1 Garut Hidupkan Budaya Literasi Siswa

Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:59 WIB