WARTAGARUT.COM – Pasukan Paskibra MTs Negeri 1 Garut menorehkan prestasi dalam ajang Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) Madagaskar 2026 se-Jawa Barat.
Dua pasukan yang diturunkan, yakni Pasukan A “Penembak Jitu” dan Pasukan B “Nezha”, berhasil meraih sejumlah gelar juara.
Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Kepala MTsN 1 Garut, Dr. H. Pepen Supendi, S.Ag., M.MPd., bersama seluruh civitas akademika MTsN 1 Garut.
Melalui pesan apresiasinya, pihak madrasah menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada kedua pasukan yang telah membawa nama MTsN 1 Garut dalam ajang kompetisi baris-berbaris tingkat Jawa Barat.
Pasukan Penembak Jitu borong sejumlah gelar
Pasukan A yang dikenal dengan nama “Penembak Jitu” berhasil meraih sejumlah penghargaan dalam LKBB Madagaskar 2026.
Adapun prestasi yang diraih pasukan tersebut meliputi:
1. Juara Grand Final.
2. Juara Umum.
3. Juara 1 Utama.
4. Juara 1 PBB Murni Terbaik.
5. Juara 1 Variasi Formasi Terbaik.
6. Juara 1 Komandan Terbaik.
Rangkaian penghargaan tersebut menunjukkan capaian Pasukan Penembak Jitu dalam berbagai aspek perlombaan, mulai dari ketepatan gerakan baris-berbaris hingga penampilan formasi dan kepemimpinan komandan pasukan.
Pasukan Nezha raih dua penghargaan
Selain Pasukan Penembak Jitu, Pasukan B “Nezha” juga berhasil membawa pulang dua penghargaan dalam ajang yang sama.
Pasukan Nezha meraih:
1. Juara 1 Bina.
2. Juara 1 Best Supporter.
Capaian tersebut turut melengkapi prestasi kontingen Paskibra MTsN 1 Garut dalam LKBB Madagaskar 2026 se-Jawa Barat.
Apresiasi Kepala MTsN 1 Garut
Kepala MTsN 1 Garut, Dr. H. Pepen Supendi, S.Ag., M.MPd., menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan pencapaian yang diraih kedua pasukan.
Dalam pesan penghargaan yang disampaikan melalui civitas akademika madrasah, keberhasilan tersebut menjadi momentum untuk mengapresiasi kedisiplinan, kekompakan, semangat latihan, serta perjuangan para anggota Paskibra.
“Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, kekompakan, dan semangat juang para anggota Paskibra MTsN 1 Garut,” tuturnya.
Menurut Dr. H. Pepen Supendi, capaian Pasukan Penembak Jitu dan Pasukan Nezha tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para peserta lomba, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar MTsN 1 Garut.
“Keberhasilan Pasukan Penembak Jitu dan Pasukan Nezha menjadi kebanggaan bagi seluruh civitas akademika MTsN 1 Garut sekaligus motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi,” lanjutnya.
Prestasi menjadi motivasi bagi siswa
Keberhasilan dalam LKBB Madagaskar 2026 diharapkan dapat menjadi dorongan bagi para anggota Paskibra untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga semangat berlatih, dan mempertahankan sikap disiplin.
Selain itu, prestasi tersebut juga dapat menjadi inspirasi bagi siswa MTsN 1 Garut lainnya agar berani mengikuti berbagai kegiatan positif di bidang akademik maupun nonakademik.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berlatih, menjaga nama baik madrasah, dan menghadirkan prestasi-prestasi berikutnya,” harapannya
Capaian Pasukan Penembak Jitu dan Pasukan Nezha dalam LKBB Madagaskar 2026 menambah catatan prestasi MTsN 1 Garut dalam pengembangan bakat, kedisiplinan, dan kegiatan ekstrakurikuler siswa.***
Penulis : Soni Tarsoni
Editor : Soni Tarsoni

















Komentar