Pemerintah Kabupaten Garut Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Tanah Longsor di Peundeuy hingga 9 Oktober 2024

Sabtu, 28 September 2024 - 05:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Garut Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Tanah Longsor di Peundeuy hingga 9 Oktober 2024

Pemerintah Kabupaten Garut Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Tanah Longsor di Peundeuy hingga 9 Oktober 2024

WARTAGARUT.COM – Pemerintah Kabupaten Garut secara resmi memperpanjang masa Tanggap Darurat (TD) bencana tanah longsor di Kecamatan Peundeuy hingga 9 Oktober 2024. 

Perpanjangan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Garut yang ditandatangani oleh Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin.

Pada awalnya, masa tanggap darurat ditetapkan mulai 12 September hingga 25 September 2024. Namun, kondisi lapangan yang belum kondusif, serta kerusakan infrastruktur yang masih belum sepenuhnya diperbaiki, memaksa pemerintah untuk memperpanjang status tersebut.

Baca Juga :  Inter Miami Hancurkan Montréal 7-1, Lionel Messi Cetak 4 Gol

 “Perpanjangan ini diambil demi keselamatan warga dan percepatan pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak,” ujar Barnas Adjidin dalam pernyataannya.

Selain itu, ancaman bahaya lebih lanjut dari musim hujan yang terus berlangsung menjadi faktor utama dalam keputusan ini. 

Potensi curah hujan yang tinggi dikhawatirkan akan memperparah kondisi tanah longsor, sehingga memperpanjang masa tanggap darurat dirasa penting untuk mencegah risiko lebih besar.

Baca Juga :  SMK Muhammadiyah Garut Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata

“Pembiayaan penanganan bencana ini akan terus diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Garut, serta sumber dana sah lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tambah Barnas. 

Dengan diperpanjangnya masa tanggap darurat, diharapkan warga Kecamatan Peundeuy yang terdampak bisa mendapatkan bantuan yang dibutuhkan hingga situasi benar-benar membaik dan infrastruktur di wilayah tersebut dapat segera dipulihkan.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat
Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?
Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut
Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi
Dr Saepulloh Pamit, Kepala MAN 1 Garut Ungkap Kesan 3 Tahun Kepemimpinan
Dr. Saepulloh Pamit, Ini Harapan untuk Kemenag Garut di Bawah Pimpinan Baru
Kekeringan Mulai Dipetakan, Camat Karangpawitan Sebut 3-4 Desa Berpotensi Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:03 WIB

9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi

Berita Terbaru