Dedi Mulyadi Tetapkan Jalur Kirab Mahkota Binokasih di Garut Jadi Jalan Provinsi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi Tetapkan Jalur Kirab Mahkota Binokasih di Garut Jadi Jalan Provinsi

Dedi Mulyadi Tetapkan Jalur Kirab Mahkota Binokasih di Garut Jadi Jalan Provinsi

WARTAGARUT.COM – Ribuan warga memadati sepanjang jalur Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Garut, Selasa malam (5/5/2026), namun di balik semarak perayaan budaya itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan keputusan mengejutkan: seluruh ruas jalan yang dilalui karnaval budaya tersebut akan dialihkan statusnya menjadi jalan provinsi.

Keputusan itu diumumkan Dedi Mulyadi saat menghadiri puncak Milangkala Tatar Sunda bersama Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di kawasan Bale Dewa Niskala, Kecamatan Garut Kota.

Malam itu, suasana Garut benar-benar berubah menjadi lautan manusia.

Meski hujan sempat turun, antusiasme warga tak surut untuk menyaksikan prosesi sakral Kirab Mahkota Binokasih, simbol kebesaran kerajaan Sunda yang dibawa menggunakan kereta kencana Ki Jaga Raksa.

Dedi Mulyadi dan Abdusy Syakur Amin tampil menunggang kuda mengawal jalannya kirab dari Makorem 062/Tarumanagara menuju Halaman Kantor Gubernur Bale Dewa Niskala.

Sementara Wakil Bupati Garut Putri Karlina bersama jajaran TP PKK turut berada dalam iring-iringan kereta budaya.

Baca Juga :  PORSENI Madrasah Jabar, Garut Raih 2 Emas dan Bidik Juara Umum

Acara semakin semarak dengan penampilan seni dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat yang dibuka atraksi khas Garut, Surak Ibra, menjadikan Milangkala Tatar Sunda bukan hanya seremoni budaya, tetapi panggung kebangkitan identitas Sunda di tanah Priangan.

Namun sorotan terbesar malam itu datang saat KDM mengumumkan kebijakan infrastruktur yang langsung disambut tepuk tangan warga.

“Oleh saya ditetapkan semua jalur yang dilewati Karnaval Mahkota Binokasih jalannya alih status menjadi jalan provinsi. Nanti penataan lampu, trotoar, marka jalan, pengecatan sampai kinclongnya jalan jadi tanggung jawab gubernur,” tegas Dedi Mulyadi.

Dengan pengalihan status tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengambil alih tanggung jawab penataan, perawatan, hingga peningkatan kualitas ruas jalan yang selama ini menjadi beban Pemerintah Kabupaten Garut.

Menurut Dedi, langkah ini sengaja dilakukan agar anggaran kabupaten dapat dialihkan untuk membangun kebutuhan dasar lain yang lebih mendesak di pelosok, seperti jalan desa, sekolah, puskesmas, rumah sakit, irigasi, hingga perbaikan rumah rakyat.

Baca Juga :  PT Surya Garut Abadi Genap Setahun, Perkuat Kemandirian Ekonomi Muhammadiyah Garut

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyambut keputusan tersebut sebagai kabar besar yang sangat meringankan beban fiskal daerah.

Menurutnya, selama ini jalur yang dilalui kirab merupakan ruas strategis yang memerlukan biaya pemeliharaan cukup besar, sehingga jika sudah menjadi kewenangan provinsi, Pemerintah Kabupaten Garut bisa mengalihkan anggaran ke proyek jalan lain yang belum tersentuh, termasuk rencana pembangunan akses ke wilayah Pamulihan.

Syakur menilai Milangkala Tatar Sunda tahun ini bukan hanya sukses dari sisi budaya, tetapi juga memberi dampak konkret bagi pembangunan.

Ia menambahkan, hadirnya Mahkota Binokasih di Garut menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali kebanggaan warga Sunda terhadap warisan leluhur yang selama ini nyaris hanya tersimpan sebagai simbol sejarah.

Perayaan ini pun membuktikan bahwa event budaya dapat menghadirkan dua manfaat sekaligus: menggerakkan pariwisata dan ekonomi lokal, sekaligus membuka pintu komitmen pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kekeringan Mengintai Garut, PDAM Tirta Intan Siapkan Tangki Air
Perda Bantuan Hukum Garut Ditargetkan Perluas Akses Keadilan Warga
Pernyataan Terbaru Sudaryono Muncul di Tengah Dugaan Keracunan MBG di Garut
252.520 Warga Miskin, Bupati Garut Siapkan Solusi Khusus, Efektifkah?
Putri Karlina Dukung GAMAS, Maula Akbar Antar Tiga Anak ke Al Mashduqi Islamic School Garut
Cara Daftar Beasiswa Garut 2026, Simak Syarat dan Tahapannya
Jadwal Beasiswa Garut 2026 Lengkap, Catat Tanggal Pentingnya
Pemkab Garut Buka Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana 2026, Tersisa 109 Desa Jadi Prioritas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Kekeringan Mengintai Garut, PDAM Tirta Intan Siapkan Tangki Air

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:31 WIB

Perda Bantuan Hukum Garut Ditargetkan Perluas Akses Keadilan Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:56 WIB

Pernyataan Terbaru Sudaryono Muncul di Tengah Dugaan Keracunan MBG di Garut

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:43 WIB

252.520 Warga Miskin, Bupati Garut Siapkan Solusi Khusus, Efektifkah?

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:44 WIB

Putri Karlina Dukung GAMAS, Maula Akbar Antar Tiga Anak ke Al Mashduqi Islamic School Garut

Berita Terbaru