Pemkab Garut Apresiasi Lulusan STIKes Karsa Husada, Dukung Peningkatan IPM dan Kesehatan Daerah

Rabu, 5 November 2025 - 19:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Garut Apresiasi Lulusan STIKes Karsa Husada, Dukung Peningkatan IPM dan Kesehatan Daerah

Pemkab Garut Apresiasi Lulusan STIKes Karsa Husada, Dukung Peningkatan IPM dan Kesehatan Daerah

WARTAGARUT.COM – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (ASDA I) Kabupaten Garut, Bambang Hafidz, memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah ribuan lulusan STIKes Karsa Husada Garut yang telah berperan penting dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Hal itu ia sampaikan dalam Sidang Senat Akademik Wisuda dan Angkat Sumpah STIKes Karsa Husada Garut Tahun Akademik 2024/2025 yang digelar di Hotel Santika Garut, Rabu (5/11/2025).

“Sudah lebih dari tujuh ribu lulusan STIKes Karsa Husada Garut yang telah berkontribusi di berbagai sektor, baik pemerintahan, swasta, maupun mandiri, bahkan ada yang bekerja di luar negeri,” ujar Bambang Hafidz dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa kontribusi para lulusan di bidang kesehatan menjadi bagian penting dalam memajukan derajat kesehatan masyarakat Garut, sekaligus mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah.

Baca Juga :  Karhutla dan Kekeringan Mengancam Garut, 303 Kejadian Tercatat

“Kelulusan ini sedikit banyak tentu meningkatkan IPM Kabupaten Garut, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan. Walaupun dampaknya tidak besar secara persentase, namun kontribusinya nyata,” tambahnya.

Bambang tidak menutup mata bahwa Garut masih dihadapkan pada sejumlah persoalan layanan dasar, seperti rendahnya angka rata-rata lama sekolah, tingginya angka kematian ibu dan bayi, serta kasus stunting yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama.

“Persoalan ini tentu menjadi tantangan tidak hanya bagi pemerintah, tetapi juga bagi dunia pendidikan kesehatan. Karena di sinilah lulusan STIKes Karsa Husada Garut memiliki peran strategis,” tegasnya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan STIKes Karsa Husada Garut dapat terus diperkuat dalam upaya menekan persoalan-persoalan tersebut.

Baca Juga :  Dari Eksperimen Nyata ke Simulasi Digital: AI Ubah Wajah Pendidikan Sains

“Kemitraan yang sudah terjalin dengan baik harus kita tingkatkan, baik melalui kolaborasi, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Dengan begitu, dampak nyata dari pendidikan kesehatan bisa dirasakan langsung oleh warga Garut,” tutur Bambang.

Selain itu, Bambang juga menyampaikan bahwa pembangunan kesehatan menjadi salah satu modal penting menuju Indonesia Emas 2045 dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

“Pendidikan kesehatan memiliki posisi strategis dalam upaya menurunkan angka kematian bayi, ibu melahirkan, serta stunting. Lulusan STIKes Garut harus siap berkiprah dan menjadi bagian dari solusi global,” ujarnya.

Ia menutup dengan pesan kepada para wisudawan agar terus mengembangkan diri dan berkiprah di berbagai sektor, baik di pemerintahan, swasta, maupun dunia internasional.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Banjarwangi-Singajaya Tak Masuk Proyek 13, PUPR Siapkan Rp39 Miliar
63 Pendaftar, 29 Kandidat Lanjut Seleksi: Al Mashduqi Islamic School Garut Perkuat Layanan lewat Customer Service Talent Selection
37 Calon Paskibraka Garut Ditempa Fisik dan Mental Jelang 17 Agustus
Debit Irigasi Garut Turun Hampir 50 Persen, PUPR Siapkan JIAT
Tantangan Etika Penggunaan AI dalam Pembelajaran Sains di Sekolah Menengah
Dari Eksperimen Nyata ke Simulasi Digital: AI Ubah Wajah Pendidikan Sains
Riset Terbaru: AI Tingkatkan Minat Siswa terhadap Sains dan Matematika
Personalisasi Belajar Sains dengan AI: Setiap Siswa Punya Guru Privat Sendiri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:35 WIB

Jalan Banjarwangi-Singajaya Tak Masuk Proyek 13, PUPR Siapkan Rp39 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:15 WIB

63 Pendaftar, 29 Kandidat Lanjut Seleksi: Al Mashduqi Islamic School Garut Perkuat Layanan lewat Customer Service Talent Selection

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:01 WIB

37 Calon Paskibraka Garut Ditempa Fisik dan Mental Jelang 17 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:39 WIB

Debit Irigasi Garut Turun Hampir 50 Persen, PUPR Siapkan JIAT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Tantangan Etika Penggunaan AI dalam Pembelajaran Sains di Sekolah Menengah

Berita Terbaru

Ilustrasi kondisi saluran irigasi pertanian di tengah kemarau panjang.

GARUT TERKINI

Debit Irigasi Garut Turun Hampir 50 Persen, PUPR Siapkan JIAT

Kamis, 13 Agu 2026 - 06:39 WIB