Penyaluran Bantuan BAPANAS-Id Food di Kabupaten Garut untuk Menurunkan Stunting

Rabu, 3 Mei 2023 - 15:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyaluran bantuan PMT secara simbolis dilaksanakan di Kantor Pos Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (3/5/2023).  (Foto: M Azi/ Moch Ahdiansyah/ Diskominfo Garut/ Dok. DPPKBPPPA Garut)

Penyaluran bantuan PMT secara simbolis dilaksanakan di Kantor Pos Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (3/5/2023). (Foto: M Azi/ Moch Ahdiansyah/ Diskominfo Garut/ Dok. DPPKBPPPA Garut)

WARTA GARUT– Badan Pangan Nasional (BAPANAS) bekerja sama dengan Id Food, PT. Pos Indonesia, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dalam hal ini Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Garut, Dinas Sosial Kabupaten Garut, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Garut, melakukan penyaluran bantuan yang secara simbolis dilaksanakan di Kantor Pos Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (3/5/2023).

Kepala DPPKBPPPA Garut, Yayan Waryana, mengungkapkan, pihaknya sangat bersyukur Kabupaten Garut termasuk kabupaten yang paling banyak mendapatkan bantuan dari BAPANAS, yang disalurkan melalui PT. Pos Indonesia dan bekerja sama dengan Id Food. Yayan menerangkan, bantuan ini akan memberikan dampak yang cukup signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Garut, terutama dalam hal penanganan stunting, apalagi Kabupaten Garut menduduki urutan dan ranking terbesar di Jawa Barat, meski di tahun 2021 turun menjadi ketiga terbesar di Jawa Barat

“Mudah-mudahan target kita, 2024, 14 persen mudah-mudahan dapat terealisai kurang dari 14%,” ucap Yayan.

Ia berharap, di samping menurunkan angka stunting, adanya bantuan ini juga bisa mencegah prevalensi stunting di Kabupaten Garut, karena tidak cukup hanya menurunkan stunting, namun pemerintah harus bisa mencegah stunting baru atau _zero new stunting_ sesuai dengan target pemerintah pusat yakni kurang dari 14% di tahun 2024.

Baca Juga :  Kepala Kemenag Garut Apresiasi Juara OMI dan PORSENI, Dorong Madrasah Mendunia

Yayan menerangkan, Pemerintah Kabupaten Garut terus berupaya dalam melakukan penanganan stunting ini, di mana, tahun ini Pemkab Garut menganggarkan dana hampir 6 miliar rupiah untuk PMT.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Aji Sukarmaji, menyampaikan bahwa sasaran dari bantuan ini adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mempunyai balita stunting di Kabupaten Garut, dengan jumlah hampir 40 ribu lebih se-Kabupaten Garut.

“Kami dari dinas sosial mungkin bersama-sama jalur koordinasi baik itu dengan dinas KB, dengan dinas DKP, dan PT Pos bersama-sama melakukan penyaluran untuk (PMT) stunting,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Pos Garut, Depi Darpian menerangkan, bahwa program bantuan yang diberikan oleh BAPANAS melalui Id Food ini disalurkan melalui PT. Pos Indonesia, sebagai transporter untuk menyalurkan bantuan dari tempat penyedia barang hingga sampai ke para penerima bantuan.

Baca Juga :  Muhammadiyah Garut Dorong Pontren Jadi Pusat Dakwah dan Perkaderan

Untuk Kabupaten Garut sendiri, terdapat 40.159 orang penerima bantuan yang tersebar di 42 kecamatan, 421 desa dan 21 kelurahan di Kabupaten Garut.

“Jadi kita sebagaimana instruksi dari kantor pusat disebar ke empat titik di tiap kecamatan, jadi ada sekitar 168 titik untuk di Kabupaten Garut, yang dimulai dari tanggal 3 sekarang sampai dengan 14 Mei mendatang,” tandasnya.

Sementara, salah seorang penerima bantuan, Jeje Nurjanah (36) warga Kampung Babakan Abid, Kecamatan Garut Kota, menyampaikan rasa senangnya setelah mendapatkan bantuan untuk anaknya yang berusia 3 tahun.

“Harapannya lancar, ada bantuan tambahan buat anak,” ucapnya.

Pemberian bantuan ini adalah salah satu upaya dalam rangka menurunkan stunting dan pengentasan daerah rawan pangan. Bantuan tersebut terdiri dari 10 butir telur ayam dan 1kg ayam, yang akan dibagikan dalam jangka 3 bulan berturut-turut, yaitu pada bulan April, Mei, dan Juni tahun 2023.

Untuk pembagiannya sendiri, dilaksanakan di setiap desa dengan melibatkan para kader, sedangkan masyarakat penerima bantuan hanya perlu membawa KTP dan KK untuk validasi data.

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Planet Venus dan Bulan Sabit Berdekatan di Langit Indonesia, Ada Fenomena Okultasi
Amanda Rigby Jadi Sorotan, Ini Profil Amanda Lintang Larasati yang Dikaitkan dengan Andre Taulany
10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya
Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?
Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut
Unik! Hari Kemerdekaan Indonesia di Bale Khitan Paseban, 17 Anak Upacara Sebelum Khitan
24 Peserta Lolos Seleksi BAZNAS Garut, 5 Kursi Pimpinan Jadi Rebutan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

Planet Venus dan Bulan Sabit Berdekatan di Langit Indonesia, Ada Fenomena Okultasi

Senin, 14 September 2026 - 20:57 WIB

Amanda Rigby Jadi Sorotan, Ini Profil Amanda Lintang Larasati yang Dikaitkan dengan Andre Taulany

Jumat, 4 September 2026 - 18:47 WIB

10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Berita Terbaru