Pernyataan Sikap PDM Garut Terkait Provokasi dan Ancaman Kepada Warga Muhammadiyah

Selasa, 25 April 2023 - 19:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut, H Mohammad Yusup Sapari, S.Pd., M MPd,menyatakan sikap terhadap pernyataan Kontroversi oleh Andi Pangerang Hasanuddin (APH) dan Thomas Djamaluddin yang mendiskreditkan Muhammadiyah

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut, H Mohammad Yusup Sapari, S.Pd., M MPd,menyatakan sikap terhadap pernyataan Kontroversi oleh Andi Pangerang Hasanuddin (APH) dan Thomas Djamaluddin yang mendiskreditkan Muhammadiyah

WARTA GARUT – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut bersama Ortom (Organisasi otonom Muhammadiyah) yakni, Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Hizbul Wathan, Tapak Suci, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), beserta Majelis/Lembaga, Anggota, dan Simpatisan di Kabupaten Garut mengecam tindakan provokatif dan pengancaman yang dilakukan oleh Thomas Djamaluddin, mantan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), dan Andi Pangerang Hasanuddin (APH), seorang pakar astronomi di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Melalui akun Facebook-nya, AP Hasanudin mengancam untuk “halalkan darah orang 

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut, H Mohammad Yusup Sapari, S.Pd., M MPd, mengatakan, Pernyataan ini sangat tidak pantas dan dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa serta menyebar ujaran kebencian. Tindakan ini juga melanggar hukum ITE dan tidak sejalan dengan semangat Pancasila, UUD 1945, serta semangat perdamaian yang diajarkan dalam Ajaran Islam.

Oleh karena itu, kami mendesak pemerintah/MenPAN-RB dan Kepala BRIN untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap keduanya, baik sebagai ASN maupun sebagai peneliti, dan memberikan sanksi seberat-beratnya. Keduanya telah melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan marwah ilmu dan keadaban.

“Kami juga mendesak Polri untuk segera mengusut potensi tindak pidana yang dilakukan oleh Thomas Djamaluddin dan AP Hasanudin. Ini sangat penting untuk menjaga keselamatan bangsa dan kondusivitas bernegara,”katanya.

Baca Juga :  252.520 Warga Miskin, Bupati Garut Siapkan Solusi Khusus, Efektifkah?

Selain itu, Pihaknya memohon Kepada Polres Garut, untuk memberikan perlindungan kepada seluruh anggota Muhammadiyah Garut agar tercipta suasana harmonis di Kabupaten Garut. Kepada keluarga besar Muhammadiyah se Kabupaten Garut.

“Kami mengimbau untuk tetap menjaga nilai silaturahim dan kebersamaan dalam semangat Idul Fitri, serta menunggu pergerakan selanjutnya dalam satu komando dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Garut,”ujarnya.

Dalam situasi seperti ini, kita harus bersatu dan menjaga persatuan serta kesatuan bangsa. Marilah kita jangan terpancing oleh tindakan-tindakan provokatif dan mengedepankan kepentingan bersama untuk menciptakan suasana yang aman dan damai bagi seluruh rakyat Indonesia.

Berikut Pernyataan Pers:

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Garut beserta Ortom (Aisyiah, Pemuda-Kokam, Nasyiah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Hizbul Wathan, Tapak Suci Putra Muhammadiyah), beserta Majlis/Lembaga, Anggota, dan Simpatisan se Kabupaten Garut)

Tentang

Provokasi yang dilakukan oleh Thomas Djamaluddin (Mantan Kepala Lapan) dan Ancaman Halalkan Darah orang Muhammadiyah oleh AP Hasanudin (ASN BRIN), menyampaikan sikap

sebagai berikut:

  1. Mengecam sikap provokatif dan pengancaman yang bernada satir, tidak objektif, berpotensi memecah persatuan dan kesatuan bangsa, dengan menyebar ujaran kebencian sekaligus tindak pidana ITE sebagai sikap dan perilaku yang tidak sejalan dengan semangat Pancasila dan UUD 1945 serta bertentangan dengan semangat perdamaian yang diajarkan dalam Ajaran Islam,
  2. Mendesak pemerintah/MenPAN-RB dan Kepala BRIN untuk segera mengambil tindakan kepada keduanya baik atas nama ASN maupun kedudukannya sebagai peneliti untuk diberikan sanksi seberat-beratnya, sebab keduanya telah melakukan aktivitas yang tidak sesuai dengan marwah ilmu dan keadaban;
  3. Mendesak kepada Polri untuk terciptanya keselamatan bangsa dan kondusifitas bernegara agar segera mengusut potensi tindak pidana yang dilakukan oleh sdr. Thomas Djamaluddin dan sdr AP Hasanudin sesegera mungkin.
  4. Kepada pihak Polres Garut dimohon untuk memberikan perlindungan kepada seluruh anggota Muhammadiyah Garut demi terciptanya suasana harmonis di Kabupaten Garut:
  5. Kepada keluarga besar Muhammadiyah se Kabupaten Garut agar tetap menjaga nilai silaturahim dan kebersamaan dalam semangat idul fitri dan menunggu pergerakan selanjutnya dalam satu komando dari PDM Garut.
Baca Juga :  Prancis vs Inggris: Skor 6-4, Apa Rahasia Inggris Begitu Tajam?

Demikian pernyataan pers ini disampaikan agar dikemudian hari tidak terulang kembali kejadian yang sama.

Nasrun minallahi wa fathun qariib.

Garut, 25 April 2024 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Garut

Ketua :

Mohamad Yusup Sapari. S.Pd., M.M.Pd

NKTAM: 571.485

Sekretaris

Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag

NKTAM: 833.782

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pernyataan Terbaru Sudaryono Muncul di Tengah Dugaan Keracunan MBG di Garut
Kemenag Garut Dukung Penuh Seleksi Pimpinan BAZNAS, Ini Kompetensi yang Dicari
Instruksi Baru Bupati Garut Ini Bisa Mengubah Kondisi Jalan Kabupaten
Klinik Utama Rotinsulu Garut Diproyeksikan Naik Status, Ini Dukungan Pemkab
Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026 Dibuka, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi  
252.520 Warga Miskin, Bupati Garut Siapkan Solusi Khusus, Efektifkah?
PAD Garut Masih Bergantung Transfer, Apa Jalan Keluarnya?
Garut Raih Juara Umum II Pentas PAI Jawa Barat, Dua Gelar MTQ Jadi Penentu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:56 WIB

Pernyataan Terbaru Sudaryono Muncul di Tengah Dugaan Keracunan MBG di Garut

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:58 WIB

Instruksi Baru Bupati Garut Ini Bisa Mengubah Kondisi Jalan Kabupaten

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:48 WIB

Klinik Utama Rotinsulu Garut Diproyeksikan Naik Status, Ini Dukungan Pemkab

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:27 WIB

Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026 Dibuka, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi  

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:43 WIB

252.520 Warga Miskin, Bupati Garut Siapkan Solusi Khusus, Efektifkah?

Berita Terbaru

Ilustrasi duel sengit Persib Bandung dan Arema FC pada laga pembuka Piala Presiden 2026.

SEPUTAR OLAHRAGA

Persib vs Arema Jam Berapa? Cek Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 18:00 WIB