Perpustakaan Nasional RI dan IPI Garut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi di Kabupaten Garut

Jumat, 29 September 2023 - 15:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perpustakaan Nasional RI dan IPI Garut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi di Kabupaten Garut

Perpustakaan Nasional RI dan IPI Garut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi di Kabupaten Garut

WARTAGARUT.COM – Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) bersama Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut menggelar acara yang bertujuan untuk meningkatkan indeks literasi masyarakat di Kabupaten Garut. 

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mengembangkan budaya literasi yang dihadiri oleh berbagai pihak penting.

Acara ini dihadiri oleh Dr. H. Nizar Alam Hamdani, SE., M.M., M.T., M.Si., M.Kom, Rektor Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, serta Dra. Mariana Ginting, Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpustakaan Nasional RI. 

Turut serta juga H. Ferdiansyah, SE., MM, Anggota DPR RI Komisi X, Drs. Denny Kurniadi, M.Hum, Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional, dan Drs. H. Totong, M.Si, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Garut.

Selain itu, hadir pula Dr. Hj. Lina Siti Nurwahidah, M.Pd, Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Sekolah Pascasarjana serta Dekan Fakultas Pendidikan Ilmu Sosial Bahasa dan Sastra IPI Garut.

Kegiatan ini diikuti oleh 400 peserta, terdiri dari 150 peserta masyarakat umum dan 250 mahasiswa IPI Garut. 

Acara berlangsung di Auditorium Rektorat IPI Garut pada Jumat, 29 September 2023.

Baca Juga :  Milad Muhammadiyah ke-114, PDM Garut Siapkan 17 Kegiatan

Rektor IPI Garut, Dr. H. Nizar Alam Hamdani, SE..M.M., M.T., M.Si., M.Kom dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya budaya literasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

H. Nizar Alam Hamdani menekankan bahwa budaya literasi mencakup kesadaran membaca, menulis, dan mencari informasi, dan memiliki dampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat.

“Budaya literasi itu digambarkan dengan tingkat kesadaran masyarakat akan membaca, menulis, dan tingkat kesadaran masyarakat untuk memperoleh sebuah informasi,”tutur H. Nizar Alam Hamdani

Namun, ia juga mengingatkan tentang tantangan literasi di Indonesia. berdasarkan Data dari Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan bahwa tingkat literasi Indonesia masih berada di peringkat 62 dari 70 negara yang disurvei. 

“Ini (dari data PISA) menjelaskan bahwa kondisi literasi di Indonesia sedang tidak baik -baik saja,”ujar H. Nizar Alam Hamdani. 

Selain itu, kata H. Nizar Alam Hamdani, berdasarkan dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) bahwa daya serap literasi di Indonesia hanya mencapai 62 persen,.

“Masih jauh dibawah rata-rata negara-negara Asia sekitar 70 persen, bahkan Korea Selatan yang telah mencapai 92 persen,”ungkapnya.

H. Nizar Alam Hamdani juga menyampaikan data dari Kementerian Informasi dan Komunikasi dengan menggunakan 4 indikator yaitu digital skill, digital etik, digital culture, dan juga digital safety. Hasilnya tercatat bahwa indeks literasi digital Indonesia masih di bawah harapan, dengan skor rata-rata 3,54 dari skala 1 hingga 5.

Baca Juga :  Hasil MU vs Roma 3-2: Gol Cunha dan Kartu Merah

.Rektor IPI Garut ini mengungkapkan bahwa untuk mengatasi tantangan ini, beberapa faktor perlu diperhatikan, termasuk akses terhadap bacaan berkualitas, minat baca yang rendah, dan peran keluarga dan sekolah dalam mempromosikan budaya literasi.

“Masalah infrastruktur kita, terutama karena lokasinya yang sangat tersebar. Bahkan di Garut, dari 42 kecamatan, jarak antara satu lokasi dengan yang lainnya sangat jauh. Akibatnya, akses ke internet dan infrastruktur jaringan internet masih belum memadai.”ujarnya.

Dalam konteks ini, Dr. H. Nizar Alam Hamdani berharap bahwa acara ini, yang diinisiasi oleh H. Ferdiansyah dan Perpustakaan Nasional RI, akan memberikan solusi bagi perkembangan budaya literasi. 

Pemanfaatan perpustakaan digital dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan literasi di Kabupaten Garut.

“Semoga dengan berbagai upaya ini, budaya literasi akan semakin mengakar di masyarakat Garut dan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat,”pungkasnya.(Soni)***

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Milad Muhammadiyah ke-114, PDM Garut Siapkan 17 Kegiatan
MTsN 1 Garut Kampanyekan Tumbler untuk Kurangi Sampah Plastik
IKKHG Garut Terima Kunjungan Gates Foundation dan Kemenkes untuk Tinjau DED 2.0
IPI Garut Peringkat 238 Asia Tenggara, Rektor Soroti Mutu Pendidikan
MTsN 1 Garut Bentuk Pokja Ekoteologi, Perpustakaan Gelar Aksi Penghijauan
Kapolsek Tarogong Kidul Ingatkan Siswa MTsN 1 Garut Jauhi Geng Motor
Raih 14 Medali, SMK Muhammadiyah Garut Juara Umum Kejurda Tapak Suci 2026
14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:18 WIB

Milad Muhammadiyah ke-114, PDM Garut Siapkan 17 Kegiatan

Rabu, 4 November 2026 - 13:19 WIB

IKKHG Garut Terima Kunjungan Gates Foundation dan Kemenkes untuk Tinjau DED 2.0

Rabu, 4 November 2026 - 08:09 WIB

IPI Garut Peringkat 238 Asia Tenggara, Rektor Soroti Mutu Pendidikan

Selasa, 3 November 2026 - 20:12 WIB

MTsN 1 Garut Bentuk Pokja Ekoteologi, Perpustakaan Gelar Aksi Penghijauan

Senin, 2 November 2026 - 15:19 WIB

Kapolsek Tarogong Kidul Ingatkan Siswa MTsN 1 Garut Jauhi Geng Motor

Berita Terbaru

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag., saat wawancara bersama WartaGarut.com.

KEAGAMAAN

Milad Muhammadiyah ke-114, PDM Garut Siapkan 17 Kegiatan

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:18 WIB