Polres Garut Tetapkan Dokter MSF Sebagai Tersangka Kasus Pelecehan Pasien

Kamis, 17 April 2025 - 17:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Garut Tetapkan Dokter MSF Sebagai Tersangka Kasus Pelecehan Pasien

Polres Garut Tetapkan Dokter MSF Sebagai Tersangka Kasus Pelecehan Pasien

WARTAGARUT.COM Kasus pelecehan seksual yang dilakukan seorang oknum dokter kandungan di Garut, Jawa Barat, kini memasuki babak baru.

Pria berinisial MSF (33) resmi ditetapkan sebagai tersangka usai penyelidikan mendalam yang dilakukan Polres Garut.

Penetapan status tersangka ini diumumkan langsung oleh Kapolres Garut, AKBP Mochammad Fajar Gemilang, dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (17/4/2025) di Mapolres Garut.

“Pelaku mengakui sudah melakukan perbuatan itu sebanyak empat kali. Namun kami menduga jumlah korban bisa lebih dari itu,” ungkap AKBP Fajar di hadapan awak media.

Menurut Fajar, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan seorang korban berinisial AED (24). Menurut keterangan korban, kata Ia, pelecehan terjadi saat dirinya mengunjungi klinik milik MSF untuk berkonsultasi masalah kesehatan.

Baca Juga :  Klasemen Timnas Indonesia Berubah, Garuda Turun usai Dibungkam Vietnam 0-3

“Beberapa hari setelah konsultasi, pelaku menawarkan untuk melakukan kunjungan praktik ke rumah korban. Pemeriksaan dilakukan, termasuk tindakan medis seperti penyuntikan. Namun, pembayaran diminta di rumah pelaku,” jelasnya.

Saat momen pembayaran itulah, dugaan pelecehan terjadi. MSF diduga mencium leher korban dan melakukan tindakan tidak pantas lainnya.

Merasa dilecehkan, korban kemudian melaporkan insiden ini ke pihak kepolisian.

Baca Juga :  Promo Bintang Kembar Beri Diskon hingga 9 Persen, Peluang Hemat bagi Mitra

“Korban sempat mengancam akan melaporkan pelaku. Dan akhirnya benar-benar melapor ke kami. Kami apresiasi keberanian korban,” lanjut AKBP Fajar.

Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya tidak berhenti pada satu laporan saja, melainkan akan terus menelusuri kemungkinan adanya korban lain, termasuk yang belum terekam dalam video viral di media sosial.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi para korban untuk melapor. Identitas mereka kami rahasiakan dan lindungi secara maksimal,” tegasnya.

Untuk mempercepat pengumpulan informasi, Polres Garut juga telah membuka layanan pengaduan khusus kasus ini melalui WhatsApp di nomor 0811-1340-4040.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Isu Begal Gegerkan Garut, Faktanya Ternyata Perselisihan Keluarga
Patroli Presisi Garut Amankan 2 Pemuda, Ini Barang Bukti yang Disita
Keracunan MBG di Garut, Bupati Hentikan Sementara Operasional Dapur
Kecelakaan Maut di Cilawu Garut Sisakan Fakta yang Jadi Perhatian Polisi
27 Santri Mendadak Sakit Diduga Keracunan MBG, Ini Temuan Sementara
Kasatreskrim Polres Garut Ungkap Fakta Baru Penipuan Modus Nikah, Akui 17 Kali Beraksi
Penipuan di Garut! Janji Nikahi Anak Korban Berujung Rumah Diruntuhkan
Polres Garut Ringkus Pelaku Penganiayaan Petugas KAI di Leuwigoong
Berita ini 78 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Isu Begal Gegerkan Garut, Faktanya Ternyata Perselisihan Keluarga

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:30 WIB

Patroli Presisi Garut Amankan 2 Pemuda, Ini Barang Bukti yang Disita

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:50 WIB

Keracunan MBG di Garut, Bupati Hentikan Sementara Operasional Dapur

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:07 WIB

Kecelakaan Maut di Cilawu Garut Sisakan Fakta yang Jadi Perhatian Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:39 WIB

27 Santri Mendadak Sakit Diduga Keracunan MBG, Ini Temuan Sementara

Berita Terbaru