RAT 2025 KP-RI Sasakadana Garut: Pendapatan Tembus 116 Persen, Aset Rp12 Miliar

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RAT 2025 KP-RI Sasakadana Garut: Pendapatan Tembus 116 Persen, Aset Rp12 Miliar

RAT 2025 KP-RI Sasakadana Garut: Pendapatan Tembus 116 Persen, Aset Rp12 Miliar

WARTAGARUT.COM – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) Sasakadana Kabupaten Garut mencatatkan kinerja keuangan impresif sepanjang tahun buku 2025.

Dalam Rapat Akhir Tahunan (RAT) yang digelar di Kantor KP-RI Sasakadana, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (27/1/2026), koperasi ini melaporkan realisasi pendapatan mencapai 116 persen dari target yang ditetapkan, dengan total aset menembus lebih dari Rp12 miliar.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Garut, Hendra Siswara Gumilang.

Ia menilai kinerja pengurus KP-RI Sasakadana menunjukkan pengelolaan usaha yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota.

“Secara kinerja, Sasakadana sudah sangat baik. Pendapatannya melampaui target, kepercayaan anggota juga meningkat, ini terlihat dari pertumbuhan jumlah anggota,” ujar Hendra

Meski demikian, Hendra mengingatkan bahwa koperasi masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pinjaman anggota, terutama akibat keterbatasan modal yang dimiliki.

“Regulasinya tidak berubah, hanya saja modal Sasakadana masih terbatas, sehingga belum sepenuhnya bisa memenuhi kebutuhan pinjaman anggota. Karena itu, mereka berupaya mencari sumber pendanaan dari luar anggota,” jelasnya.

Baca Juga :  Purbaya Diganti Suahasil Nazara, Ini Menteri Keuangan Indonesia Sekarang

Ia juga mendorong pengurus untuk terus mengembangkan unit usaha baru sebagai langkah diversifikasi, agar koperasi tetap adaptif terhadap dinamika ekonomi.

“Koperasi harus punya lebih dari satu unit usaha. Kalau satu kurang menguntungkan, masih ada yang lain. Tapi tetap harus mengedepankan prinsip kehati-hatian,” tegas Hendra.

Sementara itu, Ketua KP-RI Sasakadana Garut, Suhartono, dalam laporan pertanggungjawabannya memaparkan bahwa lonjakan pendapatan tahun 2025 didorong oleh optimalisasi jasa simpanan anggota yang berjalan produktif.

“Target perputaran jasa simpanan sekitar Rp7 miliar, realisasinya mencapai Rp9 miliar. Ini yang mendorong peningkatan pendapatan hingga melampaui 15 persen,” ungkap Suhartono.

Ia menyebutkan, capaian tersebut merupakan kelanjutan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  Kepala Kemenag Garut Dorong Kolaborasi Penyuluh untuk Tekan Angka Perceraian

Pada 2023, pendapatan meningkat 9,6 persen, kemudian melonjak 114 persen pada 2024, dan kembali naik menjadi 116 persen pada 2025.

Selain pendapatan, pertumbuhan modal koperasi juga mengalami peningkatan signifikan.

Dibandingkan tahun sebelumnya, modal naik sebesar 11,9 persen, dengan total aset kini melampaui Rp12 miliar.

Dari sisi efisiensi, biaya operasional juga berhasil ditekan sehingga tidak melampaui pagu anggaran.

“Pengelolaan keuangan kami upayakan tetap sehat, transparan, dan sesuai rencana kerja. Ini penting untuk menjaga kepercayaan anggota,” katanya.

Dari sisi keanggotaan, KP-RI Sasakadana juga menunjukkan pertumbuhan stabil.

Setelah sempat meningkat 20 persen pada 2023, jumlah anggota kembali bertambah sekitar 5 persen pada 2025, sehingga total anggota hingga akhir Desember mencapai 947 orang.

“Peran aktif anggota sangat menentukan. Mulai dari simpanan pokok hingga aktivitas simpan pinjam, semuanya menjadi penggerak utama koperasi,” ujar Suhartono.***

 

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,10%, Sempat Anjlok 2,6% Lalu Rebound
Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati
Link Pengumuman OMI Kemenag 2026 Kabupaten/Kota, Cek di Sini
Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya
Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut
Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen
Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Tingkatan dan Peluang Dapat Bansos 2026
Cara Cek Desil Kesejahteraan DTSEN BPS dengan NIK
Berita ini 86 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:50 WIB

IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,10%, Sempat Anjlok 2,6% Lalu Rebound

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati

Sabtu, 12 September 2026 - 15:41 WIB

Link Pengumuman OMI Kemenag 2026 Kabupaten/Kota, Cek di Sini

Rabu, 9 September 2026 - 21:51 WIB

Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya

Rabu, 9 September 2026 - 18:37 WIB

Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut

Berita Terbaru