Rudy Gunawan Dorong Perbaikan Data PBI BPJS Dipercepat, Warga Garut Diminta Tak Panik

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rudy Gunawan Dorong Perbaikan Data PBI BPJS Dipercepat, Warga Garut Diminta Tak Panik

Rudy Gunawan Dorong Perbaikan Data PBI BPJS Dipercepat, Warga Garut Diminta Tak Panik

WARTAGARUT.COM – Bupati Garut ke 26 sekaligus Komisaris Utama PT Medika Medina Gunawan, H. Rudy Gunawan, SH, MH, menegaskan pentingnya percepatan perbaikan data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan bagi warga miskin di Kabupaten Garut yang dinonaktifkan secara mendadak, Senin (8/2/2026).

Ia meminta Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan bergerak cepat agar masyarakat tidak panik dan tetap mendapatkan layanan kesehatan.

Rudy menyampaikan keprihatinannya terhadap sejumlah warga miskin yang kehilangan status PBI akibat pembaruan data nasional.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menghambat akses layanan kesehatan jika tidak segera ditangani.

“Saya berharap masyarakat yang PBI-nya diputus, tapi dalam keadaan miskin, bisa segera kita usahakan perbaikan datanya melalui Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) oleh Dinas Sosial,” ujar Rudy Gunawan melalui pasan singkat kepada WartaGarut.com, Minggu, 8 Februari 2026.

Ia menekankan, pembaruan data harus dilakukan secara cepat dan akurat agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Gempa M5,4 Guncang Cilacap, Getarannya Terasa hingga Pangandaran dan Purwokerto

Rudy Gunawan mengingatkan bahwa banyak warga menggantungkan hidupnya pada jaminan kesehatan pemerintah.

“Supaya tidak ada kepanikan bagi peserta BPJS yang tiba-tiba PBI-nya dicabut dan BPJS-nya tidak aktif,” lanjutnya.

Selain pembaruan data, Rudy Gunawan juga mendorong optimalisasi program Layanan Terpadu Rumah Harapan Masyarakat (Lapad Ruhama) sebagai solusi alternatif bagi warga yang mengalami kendala administrasi BPJS.

“Saya minta Dinas Sosial segera melakukan langkah-langkah penggunaan Lapad Ruhama bagi masyarakat miskin yang punya masalah kesehatan,” tegasnya.

Menurut Rudy Gunawan, program tersebut dapat menjadi jaring pengaman sosial di sektor kesehatan, terutama bagi warga yang belum kembali terdata sebagai penerima bantuan.

“Kesehatan itu adalah hak setiap warga. Maka Dinas Sosial harus proaktif, termasuk menandatangani kerja sama dengan rumah sakit swasta,” katanya.

Baca Juga :  Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya

Ia juga meminta Dinas Kesehatan melalui jaringan puskesmas memberikan pendampingan dan advokasi kepada warga yang mengalami frustrasi akibat BPJS tidak aktif.

“Puskesmas harus hadir memberi advokasi kepada masyarakat yang merasa bingung dan tertekan ketika BPJS-nya bermasalah,” ujar Rudy Gunawan

Di sisi lain, Rudy memastikan Rumah Sakit Medina telah menyiapkan layanan khusus bagi warga miskin yang masuk kategori desil 5 ke bawah.

“Untuk rumah sakit Medina, kami siapkan layanan khusus bagi masyarakat miskin. Para kader juga kami libatkan untuk membantu pemulihan status mereka,” jelasnya.

Ia berharap sinergi antara Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, fasilitas kesehatan, dan relawan dapat memperkuat sistem perlindungan sosial di bidang kesehatan.

“Komitmen kita harus sama, tidak boleh ada warga yang kehilangan hak layanan kesehatan hanya karena masalah data,” pungkas Rudy Gunawan.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Tingkatan dan Peluang Dapat Bansos 2026
Riset Terbaru: AI Tingkatkan Minat Siswa terhadap Sains dan Matematika
Klinik Utama Rotinsulu Garut Diproyeksikan Naik Status, Ini Dukungan Pemkab
Lionel Messi Menggila! Argentina Bungkam Austria 2-0 dan Lolos ke 32 Besar
Hanya 73 Dokter Gigi Layani 2,7 Juta Warga Garut, PDGI Dukung IKKHG Buka Fakultas Kedokteran Gigi
2 Juta Mulut di Garut Butuh Layanan Gigi, Rudy Gunawan Dorong FKG IKKHG Jadi Solusi
Tak Sekadar Syukuran, YDHIG Garut Umumkan Tiga Agenda Besar untuk Masa Depan Pendidikan Kesehatan di IKKHG
Tambal Gigi dan Scaling Gratis Pakai BPJS, Ini 8 Layanan yang Bisa Didapat di Puskesmas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Tingkatan dan Peluang Dapat Bansos 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Riset Terbaru: AI Tingkatkan Minat Siswa terhadap Sains dan Matematika

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:48 WIB

Klinik Utama Rotinsulu Garut Diproyeksikan Naik Status, Ini Dukungan Pemkab

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:59 WIB

Lionel Messi Menggila! Argentina Bungkam Austria 2-0 dan Lolos ke 32 Besar

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:12 WIB

Hanya 73 Dokter Gigi Layani 2,7 Juta Warga Garut, PDGI Dukung IKKHG Buka Fakultas Kedokteran Gigi

Berita Terbaru