SMK Muhammadiyah Garut Resmikan Mini Bank dan Mugata Mart, Latih Siswa Kelola Keuangan dan Jiwa Wirausaha

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SMK Muhammadiyah Garut Resmikan Mini Bank dan Mugata Mart, Latih Siswa Kelola Keuangan dan Jiwa Wirausaha

SMK Muhammadiyah Garut Resmikan Mini Bank dan Mugata Mart, Latih Siswa Kelola Keuangan dan Jiwa Wirausaha

WARTAGARUT.COMSMK Muhammadiyah Garut kembali menunjukkan inovasi luar biasa dalam dunia pendidikan vokasi.

Setelah sukses membuka bengkel sebagai tempat praktik siswa, kini sekolah tersebut resmi meluncurkan Mini Bank Mugata (Muhammadiyah Garut Kota) dan Mugata Mart, yang diresmikan langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, pada Sabtu (18/10/2025).

Langkah besar ini menjadi bagian dari program Teaching Factory, yang bertujuan menyiapkan peserta didik agar memiliki keterampilan siap pakai saat terjun ke dunia kerja.

Menurut Yan Yan Hermawan, S.Pd.I, Kepala SMK Muhammadiyah Garut, keberadaan dua unit usaha baru ini merupakan upaya nyata sekolah untuk menghadirkan pembelajaran kontekstual berbasis bisnis dan keuangan.

“Mini Bank Mugata dan Mugata Mart ini menjadi media pembelajaran langsung bagi siswa jurusan akuntansi dan pemasaran. Mereka dilatih mengelola keuangan sekolah, melayani transaksi, hingga memahami sistem bisnis ritel modern,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, Mini Bank Mugata saat ini melayani berbagai kebutuhan finansial internal sekolah, seperti tabungan siswa, pembayaran SPP, hingga penyaluran honor guru melalui sistem rekening.

Baca Juga :  Bupati Garut Terapkan Manajemen Talenta ASN, Promosi Jabatan Akan Lebih Transparan

Sekolah bahkan telah menjalin kerja sama dengan salah satu bank Himbara untuk mendukung sistem keuangan digital di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Mugata Mart hadir sebagai minimarket yang menyediakan kebutuhan sehari-hari bagi guru dan siswa, lengkap dengan area café mini sebagai tempat istirahat.

Menariknya, seluruh operasional dikelola oleh siswa di bawah bimbingan guru sesuai jurusannya.

“Kami ingin siswa belajar melayani, bertransaksi, dan memahami manajemen usaha. Harapannya, setelah lulus mereka bisa langsung bekerja atau bahkan menciptakan lapangan kerja sendiri,” ujar Yan Yan.

Sementara itu, Rahayu Sofi Agustin, S.E., Kepala Business Center SMK Muhammadiyah Garut Kota, menambahkan bahwa konsep Mini Bank Mugata dan Mugata Mart lahir dari ide kreatif internal sekolah tanpa bantuan pemerintah.

“Saya ingin SMK Muhammadiyah Garut berbeda dari sekolah lain. Maka kami ciptakan mini bank dan mini market dengan sistem one day service yang cepat dan efisien. Bahkan, aplikasi sistemnya kami kembangkan sendiri bersama siswa,” tutur Rahayu.

Baca Juga :  Wamendikdasmen: Deep Learning Bukan Hafalan, Tapi Cara Membentuk Anak Cerdas

Mini Bank Mugata kini telah melayani berbagai fitur, seperti pembukaan rekening, setor-tarik tunai, isi ulang e-wallet, pembelian pulsa dan token listrik, serta layanan jemput bola bagi siswa yang ingin menabung.

Minimal setoran hanya Rp1.000, sehingga semua siswa bisa belajar menabung sejak dini.

“Dengan sistem seperti ini, siswa belajar disiplin keuangan dan tanggung jawab. Ini bukan sekadar praktik, tapi pembentukan karakter,” tambahnya.

Program inovatif ini diharapkan mendapat dukungan pemerintah, terutama dalam penguatan modal dan pengembangan teknologi agar bisa diperluas ke masyarakat umum.

SMK Muhammadiyah Garut sendiri memiliki enam jurusan unggulan: Akuntansi, Pemasaran, Rekayasa Perangkat Lunak, Administrasi Perkantoran, Otomotif TSM, dan Otomotif Kendaraan Ringan — semuanya diarahkan untuk melahirkan lulusan siap kerja dan berjiwa wirausaha.

Dengan langkah-langkah inovatif seperti ini, SMK Muhammadiyah Garut membuktikan diri sebagai sekolah vokasi yang tak hanya fokus pada teori, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi dan karakter wirausaha di kalangan pelajar. ***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

DLH Garut Apresiasi Komitmen SMK Muhammadiyah Garut dalam Program Adiwiyata
PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 5.127 Formasi, Begini Cara Buat Akun SSCASN
Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Raih Medali Emas Pencak Silat Piala Pangdam III Siliwangi
IPI Garut Jadi Kampus Unggulan, Siapkan Generasi Adaptif dan Berprestasi
4 Program Studi Raih Akreditasi Unggul, Karsa Husada Garut Perkuat Mutu Pendidikan Kesehatan
SMK Muhammadiyah Garut Gelar PSAT 2026, Siswa Ikuti Penilaian Akhir Tahun Selama 4 Hari
Al Mashduqi IIBS Garut Cetak Mahasiswa Internasional, Moch Ridho Lolos Beasiswa Pemerintah Rusia 2026
PT Surya Garut Abadi Kerjasama Dengan Dikdasmen PDM Garut Luncurkan Batik Sekolah Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:58 WIB

DLH Garut Apresiasi Komitmen SMK Muhammadiyah Garut dalam Program Adiwiyata

Senin, 8 Juni 2026 - 22:40 WIB

PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 5.127 Formasi, Begini Cara Buat Akun SSCASN

Senin, 8 Juni 2026 - 12:08 WIB

Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Raih Medali Emas Pencak Silat Piala Pangdam III Siliwangi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:38 WIB

IPI Garut Jadi Kampus Unggulan, Siapkan Generasi Adaptif dan Berprestasi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:07 WIB

4 Program Studi Raih Akreditasi Unggul, Karsa Husada Garut Perkuat Mutu Pendidikan Kesehatan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!