STIKES Karsa Husada Garut Dipercaya untuk Pengiriman Tenaga Kesehatan ke Jepang

- Jurnalis

Kamis, 25 April 2024 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

STIKES Karsa Husada Garut Dipercaya untuk Pengiriman Tenaga Kesehatan ke Jepang

STIKES Karsa Husada Garut Dipercaya untuk Pengiriman Tenaga Kesehatan ke Jepang

WARTAGARUT.COM – Kunjungan Pemerintah Kota Sue Machi Jepang ke Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Karsa Husada pada Senin (22/4/2024) disambut baik oleh Ketua STIKES Karsa Husada Garut, H Engkus Kusnadi, SKep.,MKes.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa sumber daya dan tenaga kesehatan yang dikirim oleh Jepang berasal dari institusi yang terpercaya dan memiliki kredibilitas tinggi.

H Engkus Kusnadi menyatakan bahwa ini adalah kunjungan kedua kalinya ke Stikes Karsa Husada dalam kerjasama antara Pemerintah Kota Sue Machi Jepang dan Pemerintah Kabupaten Garut terkait dengan pengiriman tenaga kerja, khususnya tenaga kesehatan, ke Jepang.

Baca Juga :  KA Cikuray Kembali ke Akar Sejarah Garut, Apa yang Akan Terjadi pada Distribusi Komoditas?

“Kebutuhan akan tenaga kesehatan di Jepang, terutama tenaga keperawatan, membuat kami mempersiapkan program studi D3 dan S1 Keperawatan dengan pelatihan bahasa Jepang, bahasa Inggris, bahasa Arab, dan pelatihan lainnya,” ujarnya saat ditemui di Kampus 2 STIKes Karsa Husada, Jalan Nusa Indah, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (22/4/2024).

H Engkus Kusnadi mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Garut telah merekomendasikan STIKes Karsa Husada Garut untuk menyuplai tenaga kerja kesehatan ke Jepang.

Baca Juga :  Daftar Wilayah dengan Harga Pertamax Termurah dan Termahal di Indonesia

“Mereka telah melakukan survei dan mengagumi infrastruktur STIKES Karsa Husada Garut yang memadai. Mereka yakin bahwa tenaga kesehatan yang kami kirim dapat dipercaya dan memenuhi kebutuhan yang mereka inginkan,” tambahnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara kedua belah pihak dalam bidang kesehatan serta memberikan peluang bagi para tenaga kesehatan dari Garut untuk berkembang dan berkontribusi lebih luas secara internasional.

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Tambal Gigi dan Scaling Gratis Pakai BPJS, Ini 8 Layanan yang Bisa Didapat di Puskesmas
Pembina YDHIG Lantik Senat Akademik IKKHG 2026–2030, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Tinggi
Ketua MUI Banyuresmi Ajak Perkuat Ukhuwah di Tahun Baru Islam 1448 H
Al Mashduqi Islamic School Garut Ajak Sambut 1 Muharram 1448 H dengan Doa dan Optimisme
Sambut 1 Muharram, Kepala SMK Muhammadiyah Garut Ajak Murid Berubah Jadi Lebih Baik
Kepala MAN 1 Garut Ungkap Cara Memaknai Tahun Baru Islam yang Lebih Bermakna
Rektor Universitas Garut Ajak Sambut 1 Muharram 1448 H dengan Muhasabah dan Penguatan Iman
Sambut 1 Muharam 1448 H, Kepala Kemenag Garut Serukan Muhasabah dan Persatuan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:32 WIB

Tambal Gigi dan Scaling Gratis Pakai BPJS, Ini 8 Layanan yang Bisa Didapat di Puskesmas

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:12 WIB

Pembina YDHIG Lantik Senat Akademik IKKHG 2026–2030, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Tinggi

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:01 WIB

Ketua MUI Banyuresmi Ajak Perkuat Ukhuwah di Tahun Baru Islam 1448 H

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:25 WIB

Al Mashduqi Islamic School Garut Ajak Sambut 1 Muharram 1448 H dengan Doa dan Optimisme

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:11 WIB

Sambut 1 Muharram, Kepala SMK Muhammadiyah Garut Ajak Murid Berubah Jadi Lebih Baik

Berita Terbaru

Kylian Mbappe merayakan gol saat membawa Prancis mengalahkan Senegal 3-1 pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026 sekaligus mencetak rekor 58 gol bersama tim nasional Prancis.( Dok FIFA)

SEPUTAR OLAHRAGA

Mbappe Pecahkan Rekor 58 Gol, Prancis Langsung Puncaki Grup I

Rabu, 17 Jun 2026 - 06:50 WIB

error: Content is protected !!