STIKes Karsa Husada Garut Latih Warga Produksi Briket Murah

Senin, 22 September 2025 - 14:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

STIKes Karsa Husada Garut Latih Warga Produksi Briket Murah

STIKes Karsa Husada Garut Latih Warga Produksi Briket Murah

WARTAGARUT.COM– Inovasi energi terbarukan lahir dari tangan akademisi dan warga Garut. Tim Pengabdian Masyarakat STIKes Karsa Husada Garut sukses memberdayakan masyarakat RW 15, Desa Sindanggalih, Karangpawitan, melalui program pengolahan limbah buah pinus dan bonggol jagung menjadi briket energi berkelanjutan.

Program ini berlangsung Juni hingga 30 Agustus 2025 sebagai bagian dari Hibah Pengabdian Masyarakat Kemendiktisaintek.

Ketua tim pelaksana, Andhika Lungguh Perceka, S.Kom., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, melainkan strategi membangun kemandirian energi lokal.

“Kami memanfaatkan limbah pertanian dan kehutanan yang selama ini dianggap tidak bernilai.
Dengan teknologi sederhana, masyarakat bisa memproduksi briket yang ramah lingkungan, murah, dan bernilai ekonomi,” ujar Andhika.

Baca Juga :  Raisya Fakhira dari MA Al Mashduqi IIBS Garut Melaju ke Provinsi OMI Fisika 2026

Tim pelaksana yang terdiri dari Andhika Lungguh Perceka, Elang Mohamad Atoilah, dan Hj. N. Ai Erlinawati, bersama mahasiswa STIKes KHG, melibatkan langsung warga RW 15.

Briket hasil produksi sudah diuji untuk kebutuhan rumah tangga dan akan dipasarkan melalui e-commerce sebagai peluang usaha baru.

Manfaat dari program ini terasa nyata:

  • Ekonomi: membuka sumber pendapatan baru lewat produksi dan penjualan briket.

  • Lingkungan: mengurangi pencemaran limbah pertanian dan kehutanan.

  • Energi: menghadirkan alternatif bahan bakar murah untuk rumah tangga maupun industri kecil.

  • Sosial: memperkuat gotong royong dan kesadaran kolektif tentang energi bersih.

Baca Juga :  Link Pengumuman OMI Kemenag 2026 Kabupaten/Kota, Cek di Sini

Lebih jauh, program ini juga meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah dengan teknologi tepat guna.

“Kami berharap inovasi ini bisa memperkuat ketahanan energi lokal dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan energi terbarukan berbasis komunitas,” tambah Andhika.

Inovasi briket ramah lingkungan menjadikan Garut bukan hanya kota wisata, tetapi juga pionir energi alternatif berbasis masyarakat.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

World Cleanup 2026, SMK Muhammadiyah Garut Ajak Warga Sekolah Terus Jaga Lingkungan
JADILAH GURU BERKEMAJUAN
Universitas Garut dan Klinik Rotinsulu Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kesehatan
MAN 1 Garut Borong Juara OMI Kemenag 2026, Ridwan dan Saski Melaju ke Tingkat Provinsi
Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi
MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil
IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,10%, Sempat Anjlok 2,6% Lalu Rebound
Muhammadiyah Garut Dorong Pontren Jadi Pusat Dakwah dan Perkaderan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:08 WIB

World Cleanup 2026, SMK Muhammadiyah Garut Ajak Warga Sekolah Terus Jaga Lingkungan

Jumat, 18 September 2026 - 15:30 WIB

JADILAH GURU BERKEMAJUAN

Kamis, 17 September 2026 - 09:28 WIB

Universitas Garut dan Klinik Rotinsulu Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 15 September 2026 - 07:36 WIB

MAN 1 Garut Borong Juara OMI Kemenag 2026, Ridwan dan Saski Melaju ke Tingkat Provinsi

Selasa, 15 September 2026 - 07:19 WIB

Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi

Berita Terbaru

A. R. Nugraha, penulis artikel “Jadilah Guru Berkemajuan” tentang peran guru dalam pendidikan Islam.

KEAGAMAAN

JADILAH GURU BERKEMAJUAN

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:30 WIB