Tak Masuk Seleksi Jabar, Tapi Jadi Primadona! Marawis POSPEKAB Garut Diserbu Ratusan Peserta

Minggu, 22 Juni 2025 - 14:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tak Masuk Seleksi Jabar, Tapi Jadi Primadona! Marawis POSPEKAB Garut Diserbu Ratusan Peserta

Tak Masuk Seleksi Jabar, Tapi Jadi Primadona! Marawis POSPEKAB Garut Diserbu Ratusan Peserta

WARTAGARUT.COM – Ajang Festival Marawis dalam rangka Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren (POSPEKAB) Kabupaten Garut 2025 menjadi pusat kemeriahan tersendiri, menyedot perhatian ratusan peserta dan pendukung.

Festival yang berlangsung di panggung utama POSPEKAB ini diikuti oleh 20 grup Marawis yang mewakili 26 pondok pesantren se-Kabupaten Garut.

Setiap grup rata-rata beranggotakan 15 orang, sehingga jumlah peserta diperkirakan mencapai lebih dari 500 orang.

“Marawis ini bukan cabang olahraga yang masuk seleksi ke Jawa Barat, tapi justru jadi ikon utama POSPEKAB. Peminatnya luar biasa, karena keterbatasan waktu kami harus batasi hanya 20 grup dari lebih 30 pendaftar,” jelas Aceng Ismu Ahmad Nuyadi, Koordinator Cabang Festival Marawis POSPEKAB Garut 2025.

Baca Juga :  Kepala SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Tanwir ke-1 Hizbul Wathan di Lampung

Aceng Ismu menambahkan bahwa festival ini bukan hanya menampilkan kompetisi, tapi juga sarat edukasi dan apresiasi seni Islam.

Bahkan semua peserta, baik yang menang maupun belum meraih podium, diberikan medali penghargaan sebagai bentuk apresiasi dari panitia.

“Juara 1–3 akan mendapatkan uang pembinaan, medali, piala, dan sertifikat. Juara harapan pun tetap menerima penghargaan. Sisanya kami berikan medali partisipasi,” katanya.

Baca Juga :  Wamendikdasmen Tekankan Partisipasi Publik dalam Revisi UU Sisdiknas

Ia mengatakan bahwa Festival ini juga menjadi ruang ekspresi lintas kalangan, tidak terbatas hanya bagi santri

“Marawis itu unik. Tidak semua pesertanya dari santri. Banyak juga seniman muda, pemuda dari berbagai komunitas, yang punya potensi luar biasa. Mereka gabung ke grup pesantren dan ikut tampil,” tambahnya.

Aceng berharap POSPEKAB ini menjadi inspirasi bagi pesantren dan seniman daerah untuk terus melestarikan Marawis sebagai seni budaya Islam yang kaya nilai edukatif dan spiritual.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamendikdasmen Tekankan Partisipasi Publik dalam Revisi UU Sisdiknas
Wisuda ke-29 IKKHG, Ketua Pembina YDHIG Soroti Rencana Fakultas Kedokteran Gigi
IKKHG Wisuda 560 Lulusan, Rektor Ungkap Prodi Akreditasi Unggul dan Rencana Buka FKG
H. Rudy Gunawan Dorong FKG IKKHG untuk Perkuat SDM Kesehatan
Ketua Pembina YDHIG Ungkap Hasil Visitasi FKG IKKHG, Target Pembukaan Tahun 2027
PDM Garut Dukung Seruan Muhammadiyah Hormati Putusan MK, Ini Pesan Pentingnya
ILUNI ONE Garut Gelar Pasanggiri Jaipong dan Lomba Lagu Antar Angkatan
SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Pertandingan Voli FKKS Korwil 1

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Wamendikdasmen Tekankan Partisipasi Publik dalam Revisi UU Sisdiknas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Wisuda ke-29 IKKHG, Ketua Pembina YDHIG Soroti Rencana Fakultas Kedokteran Gigi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:39 WIB

H. Rudy Gunawan Dorong FKG IKKHG untuk Perkuat SDM Kesehatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Ketua Pembina YDHIG Ungkap Hasil Visitasi FKG IKKHG, Target Pembukaan Tahun 2027

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:56 WIB

PDM Garut Dukung Seruan Muhammadiyah Hormati Putusan MK, Ini Pesan Pentingnya

Berita Terbaru