Tragedi Cibalong Garut: 13 Korban Gugur dalam Ledakan Amunisi, Bupati Syakur Amin Sampaikan Duka Mendalam

- Jurnalis

Selasa, 13 Mei 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi Cibalong Garut: 13 Korban Gugur dalam Ledakan Amunisi, Bupati Syakur Amin Sampaikan Duka Mendalam

Tragedi Cibalong Garut: 13 Korban Gugur dalam Ledakan Amunisi, Bupati Syakur Amin Sampaikan Duka Mendalam

WARTAGARUT.COM – Suasana duka menyelimuti Kabupaten Garut.

Sebanyak 13 orang dinyatakan wafat akibat insiden peledakan amunisi tidak terpakai yang terjadi di wilayah Kecamatan Cibalong.

Peristiwa tragis ini menggugah empati seluruh lapisan masyarakat, termasuk Bupati Garut Abdusy Syakur Amin yang secara langsung menyampaikan bela sungkawa mendalam atas tragedi kemanusiaan tersebut.

“Saya, Abdusy Syakur Amin, Bupati Garut, bersama seluruh masyarakat Kabupaten Garut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya 13 korban dalam ledakan amunisi di Cibalong,” ujar Syakur dalam pernyataan resminya, Selasa (13/5/2025).

Bupati Garut Syakur Amin menjelaskan bahwa koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah dilakukan sejak malam usai kejadian. Pihaknya bersama Dandim, Kapolres, dan Wakil Direktur Pusat TNI AD telah bergerak cepat untuk menangani dampak tragedi tersebut.

Baca Juga :  Zakat Fitrah Garut 2026 Resmi Ditetapkan Rp40.500, Ini Keputusan Lengkap BAZNAS

“Tadi malam kami berdiskusi dengan Forkopimda, Dandim, Kapolres, dan perwakilan TNI. Fokus utama kami adalah bagaimana para korban segera bisa diidentifikasi dan dipulangkan ke keluarga masing-masing,” terang Syakur Amin.

Namun, proses identifikasi jenazah masih menghadapi kendala teknis, mengingat kondisi korban yang sulit dikenali.

Ia pun meminta seluruh warga Garut untuk ikut mendoakan agar proses identifikasi berjalan lancar.

Baca Juga :  KONI Garut Buka Kejurdo Karate BKC, Siapkan Atlet Menuju Porprov 2030

“Kami mohon doa seluruh masyarakat Garut. Semoga identifikasi berjalan lancar agar jenazah bisa segera dikembalikan ke keluarganya masing-masing,” imbuhnya.

Bupati Syakur Amin juga menekankan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan dan pendampingan psikologis bagi keluarga korban.

Ia memastikan bahwa koordinasi lintas lembaga terus dilakukan agar proses penanganan berjalan cepat, humanis, dan menyeluruh.

“Kami tidak hanya fokus pada pemulangan jenazah, tetapi juga memberikan perhatian kepada keluarga yang ditinggalkan. Ini bukan hanya tragedi militer, ini duka kita bersama sebagai bangsa,” tutup Syakur Amin.

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Garut Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Kredit BPR Intan Jabar, Negara Rugi Rp5 Miliar
Polsek Wanaraja Amankan 7 Pelaku Balap Liar di Garut, Warga Sawah Lega Kembali Tenang
Operasi Cipkon 2026, Polisi Tertibkan Peredaran Miras Ilegal di Wanaraja Garut
Darurat! Simpan Sekarang, Ini Daftar Lengkap Nomor Telepon Damkar Garut di Tiap Kecamatan
Toko Oleh-oleh di Garut Terbakar, Kerugian Rp300 Juta, Bupati Ingatkan Bahaya Usaha Tanpa APAR
Tembok Penahan Tanah Ambruk di Leuwigoong, Longsor Ancam Mushola dan Rumah Warga Lansia
Polisi Cek TKP Temuan Pria Meninggal di Leuweung Sancang
Warga Pameungpeuk Digegerkan Temuan Pria Meninggal di Pinggir Jalan
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:37 WIB

Kejaksaan Negeri Garut Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Kredit BPR Intan Jabar, Negara Rugi Rp5 Miliar

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:48 WIB

Polsek Wanaraja Amankan 7 Pelaku Balap Liar di Garut, Warga Sawah Lega Kembali Tenang

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:13 WIB

Operasi Cipkon 2026, Polisi Tertibkan Peredaran Miras Ilegal di Wanaraja Garut

Senin, 19 Januari 2026 - 19:40 WIB

Darurat! Simpan Sekarang, Ini Daftar Lengkap Nomor Telepon Damkar Garut di Tiap Kecamatan

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:05 WIB

Toko Oleh-oleh di Garut Terbakar, Kerugian Rp300 Juta, Bupati Ingatkan Bahaya Usaha Tanpa APAR

Berita Terbaru

error: Content is protected !!