WBP Lapas Garut Belajar Bertanam Sayur Lewat Vertical Garden

Minggu, 28 September 2025 - 14:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

WBP Lapas Garut Belajar Bertanam Sayur Lewat Vertical Garden

WBP Lapas Garut Belajar Bertanam Sayur Lewat Vertical Garden

WARTAGARUT.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut terus berinovasi menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus produktif.

Melalui kerja bakti rutin, jajaran petugas bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menanam sayuran seledri dengan konsep vertical garden menggunakan pot gantung.

Media tanam ini ditempatkan di area strategis dalam lapas.

Selain memperindah suasana, metode ini juga menyediakan pangan sehat yang dapat dimanfaatkan sehari-hari.

Kalapas Garut, Rusdedy, menyebut program vertical garden bukan hanya sekadar penghijauan, tetapi juga bagian dari pembinaan.

Baca Juga :  Sekretaris Dirjen Pesantren Kementerian Agama RI Lepas Keberangkatan Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Ke Universitas Al-Azhar Cairo, Mesir Bersama PAAM Jabar

“Kami ingin agar WBP terbiasa dengan pola hidup sehat, disiplin, dan produktif. Melalui vertical garden, mereka bisa belajar bercocok tanam dengan lahan terbatas, sekaligus mendukung program ketahanan pangan,” ujarnya.

Selain memberikan manfaat estetik dan kesehatan, program ini juga selaras dengan tren urban farming atau pertanian kota.

Konsep vertical garden bisa menjadi solusi keterbatasan lahan di perkotaan, di mana masyarakat tetap bisa menanam sayuran seperti seledri, kangkung, atau cabai dengan memanfaatkan dinding rumah maupun balkon.

Baca Juga :  Kang Abik, Penulis Ayat-Ayat Cinta, Hadir di Al Mashduqi Garut, Pesan Haru Orang Tua Warnai Pelepasan Santri Murid ke Al-Azhar

Dengan cara ini, masyarakat tak hanya mendapat pasokan sayur segar, tetapi juga ikut berkontribusi dalam penghijauan lingkungan.

Bagi WBP, keterampilan ini akan menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke masyarakat.

Targetnya, setiap sudut lapas lebih hijau sekaligus memberikan nilai tambah bagi pembinaan kemandirian WBP serta inspirasi bagi masyarakat luas untuk mengembangkan urban farming.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Terbaru Dede Sunandar Usai Pingsan Dipukul Vicky Prasetyo
1 Oktober 2026 Hari Apa? Ini Hari Penting dan Status Liburnya
Guruh Soekarnoputra Wafat, Ini Jejak Seni dan Politiknya
Polsek Cilawu Pasang Traffic Mirror di 3 Tikungan Rawan Blind Spot
Daratan Baru Muncul di Dekat Krakatau, Luasnya Capai 30,3 Hektare
Planet Venus dan Bulan Sabit Berdekatan di Langit Indonesia, Ada Fenomena Okultasi
Amanda Rigby Jadi Sorotan, Ini Profil Amanda Lintang Larasati yang Dikaitkan dengan Andre Taulany
10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kondisi Terbaru Dede Sunandar Usai Pingsan Dipukul Vicky Prasetyo

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

1 Oktober 2026 Hari Apa? Ini Hari Penting dan Status Liburnya

Sabtu, 26 September 2026 - 16:26 WIB

Guruh Soekarnoputra Wafat, Ini Jejak Seni dan Politiknya

Jumat, 25 September 2026 - 12:46 WIB

Polsek Cilawu Pasang Traffic Mirror di 3 Tikungan Rawan Blind Spot

Kamis, 24 September 2026 - 06:26 WIB

Daratan Baru Muncul di Dekat Krakatau, Luasnya Capai 30,3 Hektare

Berita Terbaru

Kegiatan Readhaton Masagi menjadi bagian dari GELIS MASAGI untuk menumbuhkan budaya membaca di MTsN 1 Garut, Jumat (23/10/2026).

PENDIDIKAN

Readhaton Masagi MTsN 1 Garut Hidupkan Budaya Literasi Siswa

Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:59 WIB