Jemaah Umrah Diimbau Tetap tenang dan ikuti Arahan Resmi dari Kementerian Haji dan Umrah

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah Umrah Diimbau Tetap tenang dan ikuti Arahan Resmi dari Kementerian Haji dan Umrah

Jemaah Umrah Diimbau Tetap tenang dan ikuti Arahan Resmi dari Kementerian Haji dan Umrah

WARTAGARUT.COM – Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Garut H. Indra Azwar Mawardi mengimbau seluruh jemaah umrah asal Indonesia, khususnya dari Garut, agar tetap tenang dan secara berkala memeriksa status penerbangan menyusul adanya potensi penyesuaian jadwal penerbangan internasional menuju Arab Saudi akibat perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai tindak lanjut dari pemberitahuan resmi Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia tertanggal 28 Februari 2026 mengenai dampak situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah terhadap operasional penerbangan internasional.

Indra Azwar Mawardi menjelaskan, sejumlah penerbangan menuju dan dari Arab Saudi berpotensi mengalami penjadwalan ulang, penundaan, bahkan pembatalan.

Oleh karena itu, kata Ia, jemaah diminta memastikan kembali status penerbangan sebelum berangkat menuju bandara.

“Seluruh jemaah umrah Indonesia kami imbau tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari maskapai penerbangan serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah atau PPIU,” ujar H. Indra dalam wawancara di Kantor Kementrian Haji dan Umrah (Kemenhaj) kabupaten Garut, pada Jumat, (5/3/2026).

Menurutnya, pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah bersama perwakilan Republik Indonesia di Arab Saudi terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak guna memastikan seluruh jemaah tetap aman dan mendapatkan pelayanan yang baik selama menjalankan ibadah.

H. Indra juga mengimbau agar Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) menjalin komunikasi aktif dengan Kantor Urusan Haji, KJRI Jeddah, serta KBRI Riyadh untuk memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terbaru kepada para jemaah.

Selain itu, keluarga jemaah di tanah air diharapkan tidak panik dan tetap mengikuti perkembangan informasi melalui saluran resmi dari PPIU masing-masing.

“Komunikasi resmi melalui PPIU penting agar informasi yang diterima jemaah maupun keluarga benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata H. Indra.

Dalam imbauan yang sama, pemerintah juga mengingatkan seluruh warga negara Indonesia yang berada di kawasan Timur Tengah agar meningkatkan kewaspadaan dan tetap mematuhi arahan otoritas setempat.

Kementerian Luar Negeri bersama perwakilan RI di berbagai negara Timur Tengah terus menjalin komunikasi intensif dengan warga negara Indonesia yang berada di wilayah tersebut.

Bagi masyarakat Indonesia yang berencana melakukan perjalanan atau transit di kawasan Timur Tengah, pemerintah menyarankan agar mempertimbangkan kembali rencana perjalanan hingga situasi dinilai lebih kondusif.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah juga membuka layanan hotline darurat bagi warga negara Indonesia yang membutuhkan bantuan di kawasan Timur Tengah melalui Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Indra Azwar Mawardi menegaskan, pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi serta memastikan keselamatan dan kenyamanan jemaah umrah Indonesia.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar jemaah tetap aman dan pelayanan ibadah berjalan dengan baik,” ujarnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

CSR Astra Bangun 85 Rumah Gratis bagi Petani Kopi di Pakenjeng dan Cikajang
Cari Kampus Islam Terbaik di Garut? STAI Al Musaddadiyah Garut Buka PMB dengan Status Akreditasi Baik Sekali
Hari Kartini 2026, Ketua TP PKK Cihurip Ajak Perempuan Tetap Optimistis
Dr. Agustine Merdekawati Ajak Perempuan Indonesia Terus Berkarya di Hari Kartini 2026
Ribuan Koi Meriahkan Garut Young Koi Show 2026, Peserta Datang dari Jakarta hingga Balikpapan
PDAM Tirta Intan Garut Bantu Perbaiki Rumah Ibu Novi, Kolaborasi Lawan Kemiskinan Ekstrem
Jaga Kontinuitas Layanan, Perumda Tirta Intan Garut Kirim Air ke Area Terdampak
Kuota Haji Jabar 2026 Turun Jadi 29.643, Masa Tunggu Kini Disamaratakan 26 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:45 WIB

CSR Astra Bangun 85 Rumah Gratis bagi Petani Kopi di Pakenjeng dan Cikajang

Selasa, 28 April 2026 - 15:16 WIB

Cari Kampus Islam Terbaik di Garut? STAI Al Musaddadiyah Garut Buka PMB dengan Status Akreditasi Baik Sekali

Selasa, 21 April 2026 - 14:17 WIB

Hari Kartini 2026, Ketua TP PKK Cihurip Ajak Perempuan Tetap Optimistis

Selasa, 21 April 2026 - 14:02 WIB

Dr. Agustine Merdekawati Ajak Perempuan Indonesia Terus Berkarya di Hari Kartini 2026

Kamis, 16 April 2026 - 14:41 WIB

Ribuan Koi Meriahkan Garut Young Koi Show 2026, Peserta Datang dari Jakarta hingga Balikpapan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!