WARTAGARUT.COM – Rapid Home Branch Garut turut ambil bagian dalam kegiatan Gebyar Prestasi Guru dan Siswa TK yang diselenggarakan oleh IGTKI Kecamatan Tarogong Kidul.
Kegiatan ini menjadi ajang penting dalam mengapresiasi kreativitas dan dedikasi para guru serta siswa taman kanak-kanak di Kabupaten Garut.
Partisipasi Rapid Home dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam mendorong percepatan digitalisasi di lingkungan sekolah sejak usia dini.
Dengan menghadirkan layanan internet yang stabil dan terjangkau, Rapid Home berharap dapat membantu menciptakan proses belajar yang lebih modern dan interaktif.
Dalam kesempatan tersebut, Sales Rapid Home, Hilmi Muhammad Tsani, menyampaikan bahwa pihaknya ingin memberikan akses internet yang bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Rapid Home hadir untuk memberikan solusi internet yang tidak hanya cepat, tetapi juga terjangkau. Kami ingin masyarakat Garut bisa menikmati layanan internet berkualitas tanpa harus terbebani biaya tinggi. Salah satunya melalui paket Starter dengan harga Rp165.000 per bulan dengan kecepatan hingga 33 Mbps,” ujar Hilmi.
Lebih lanjut, Hilmi juga menjelaskan adanya program khusus untuk mendukung sektor pendidikan. Rapid Home bekerja sama dengan sekolah TK dengan memberikan harga spesial untuk paket internet.
“Kami juga memiliki program kerja sama dengan sekolah TK dalam mendukung digitalisasi pendidikan. Sekolah bisa mendapatkan kecepatan hingga 55 Mbps dengan harga Rp165.000, yang seharusnya merupakan paket Home di harga Rp185.000. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk dunia pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, Supervisor Operasional Rapid Home Garut, Raden Fahmi Arizal Mutaqin, menegaskan bahwa selain harga yang kompetitif, kualitas layanan menjadi prioritas utama perusahaan.
“Kami sangat mengutamakan pelayanan dan kualitas. Untuk pemasangan, kami tidak memungut biaya apapun alias gratis. Selain itu, jika pelanggan sudah berlangganan selama satu tahun, tidak ada biaya pengambilan perangkat saat berhenti berlangganan,” jelas Fahmi.
Ia juga menambahkan bahwa transparansi menjadi bagian dari komitmen layanan Rapid Home.
“Namun jika pelanggan berhenti sebelum satu tahun, maka akan dikenakan biaya pemasangan kembali sekitar Rp300.000. Ini kami sampaikan secara terbuka agar pelanggan merasa nyaman dan percaya dengan layanan kami,” lanjutnya.
Melalui berbagai program dan layanan tersebut, Rapid Home mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Garut untuk beralih ke layanan internet yang lebih cepat, stabil, dan terjangkau.
Dengan koneksi yang andal, diharapkan aktivitas belajar, bekerja, dan komunikasi dapat berjalan lebih optimal di era digital saat ini.***

















