Pemkab Garut Terbitkan SE Imbau Masyarakat Gunakan Kompor Induksi

- Jurnalis

Jumat, 9 September 2022 - 05:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman menghadiri acara Hari Pelanggan Nasional yang diselenggarakan oleh PT. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Garut di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (8/9/2022).

Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman menghadiri acara Hari Pelanggan Nasional yang diselenggarakan oleh PT. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Garut di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (8/9/2022).

WARTA GARUT – Pemerintah Kabupaten mengimbau masyarakat untuk beralih dari penggunaan kompor gas elpiji ke kompor induksi. Hal ini berdasarkan Surat Edaran Bupati Garut Nomor DG.02.01/3232/KSM Tentang Himbauan Penggunaan Kompor Induksi di Kabupaten Garut.

Wabup Garut dr. H. Helmi Budiman menuturkan, Kompor induksi ini dapat dijadikan sebagai alternatif kompor di masyarakat karena dinilai lebih murah dan efisien dibandingkan dengan kompor gas non subsidi.

“Kalau gas itu cukup mahal sekarang, jadi hampir setengahnya saya tadi hitung, saya dengar dari pak manager juga 18 ribu dengan gas, sedangkan dengan listrik hanya habis 10 ribu jadi menghemat nya 8 ribu,”tuturnya usai menghadiri Hari Pelanggan Nasional oleh PT. PLN UP3 Garut, di Halaman Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kamis (8/9/2022).

Ia mengatakan, subsidi kompor gas itu sendiri bisa dianggap seimbang dengan kompor induksi. Namun, harga LPG lebih tinggi di daerah terpencil karena biaya akomodasi.

“Di daerah-daerah terpencil lebih mahal, kalau harganya 20 ribu mungkin masih sama seimbang antara gas melon dengan kompor induksi,” ujarnya.

Tak hanya, menurut dia, penggunaan kompor gas sering mengalami kelangkaan LPG, sehingga menyebabkan harga melonjak tajam.

“Tapi ketika di daerah karena transfortasi atau karena kelangkaan, seringkali kita melihat di masyarakat (harga gas) sampai dengan 25 ribu bahkan lebih dari itu,”katanya.

Oleh karena itu, Pihaknya menilai, Penggunaan kompor induksi bisa mempermudah masyarakat, juga lebih murah karena menggunakan listrik.

“Kompor Induksi bagus menjadi alternatif sumber energi yang bisa digunakan oleh masyarakat, untuk menghemat ataupun mencegah naik harga yang tidak menentu,”imbuhnya

Kata Helmi, Kompor induksi ini dinilai lebih nyaman, bersih, dan fungsional dan fleksibel karena dapat disimpan di mana saja.

“Saya beli yang kecil saya coba memang nyaman, jadi bisa ditaruh di meja, meskipun mejanya meja kayu juga nyaman tidak takut kepanasan disitu kemudian kebakaran dan sebagainya,” ujarnya.

Berita Terkait

Ketua Umum PBNU Gus Yahya Kunjungi Al Musaddadiyah Garut, Teguhkan Sinergi Keulamaan dan Pendidikan Pesantren
May Day di Garut, Bupati Syakur Janji Evaluasi Formula Upah Buruh
Aplikasi Sagarut Disiapkan Jadi Jawaban Keluhan Warga
Bupati Garut: Dinsos Jadi Wajah Kehadiran Negara di Tengah Musibah
CSR Astra Bangun 85 Rumah Gratis bagi Petani Kopi di Pakenjeng dan Cikajang
Disdukcapil Garut Layani Adminduk Puluhan Warga Binaan di Lapas dan Rutan
Wakil Bupati Garut Dukung Lomba Kinerja RW Tarogong Kidul untuk Dekatkan Pelayanan ke Warga
Putri Karlina Alihkan Sejumlah Hak Jabatan untuk Sekolah Perempuan dan Program Sosial di Garut

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:29 WIB

Ketua Umum PBNU Gus Yahya Kunjungi Al Musaddadiyah Garut, Teguhkan Sinergi Keulamaan dan Pendidikan Pesantren

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:42 WIB

May Day di Garut, Bupati Syakur Janji Evaluasi Formula Upah Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:05 WIB

Aplikasi Sagarut Disiapkan Jadi Jawaban Keluhan Warga

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:00 WIB

Bupati Garut: Dinsos Jadi Wajah Kehadiran Negara di Tengah Musibah

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:45 WIB

CSR Astra Bangun 85 Rumah Gratis bagi Petani Kopi di Pakenjeng dan Cikajang

Berita Terbaru

error: Content is protected !!