Putri Karlina Alihkan Sejumlah Hak Jabatan untuk Sekolah Perempuan dan Program Sosial di Garut

Kamis, 30 April 2026 - 19:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Putri Karlina Alihkan Sejumlah Hak Jabatan untuk Sekolah Perempuan dan Program Sosial di Garut

Putri Karlina Alihkan Sejumlah Hak Jabatan untuk Sekolah Perempuan dan Program Sosial di Garut

WARTAGARUT.COM – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyatakan akan mengalihkan sejumlah hak dan fasilitas yang melekat pada jabatannya untuk mendukung program sosial, pendidikan perempuan, layanan kesehatan ibu, hingga pembangunan infrastruktur jalan bagi masyarakat Kabupaten Garut.

Putri Karlina mengatakan, sebagian tunjangan atasan, hak-hak jabatan, serta beberapa insentif yang selama ini diterimanya tidak akan digunakan untuk kepentingan pribadi, melainkan disisihkan untuk dihibahkan kepada dinas terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, KB, hingga program sekolah perempuan.

“Mau bikin sekolah perempuan itu berasal dari sumbernya dari hak-hak WKDH (Wakil Kepala Daerah), tunjangan hak-hak yang melekat dalam diri,” ujar Putri Karlina saat wawancara usai acara sosialisasi lomba kinerja RW tingkat Kelurahan tahun 2026 di Kecamatan Tarogong kidul, Gedung Balai Diklat Kependudukan dan Keluarga Berencana Garut, Jalan. Rsu DR. Slamet Dr. Slamet No.06, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis, (30/4/2026).

Ia menjelaskan, salah satu dana yang sudah disiapkan berasal dari insentif pajak yang diterimanya dalam beberapa termin sepanjang tahun lalu dengan total mencapai sekitar Rp200 juta lebih.

Baca Juga :  Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik

Dana tersebut, kata dia, direncanakan menjadi hibah untuk pembangunan jalan di wilayah Pamulihan melalui pola swadaya masyarakat dan kerja sama dengan pemerintah desa.

“Insya Allah akan dijadikan hibah untuk jalan Pamulihan. Jalannya jalan kabupaten yang kita pilih,” katanya.

Tak hanya itu, Putri Karlina juga mengaku tidak menggunakan sejumlah fasilitas kedinasan yang sebenarnya menjadi hak jabatan, seperti kendaraan pengawalan patwal, pembelian baju dinas tertentu, hingga berbagai fasilitas penunjang pribadi.

Menurutnya, kendaraan patwal bahkan telah lama dikembalikan ke Sekretaris Daerah dan saat ini pengawalan menggunakan mobil pribadi.

“Kalau patwal sudah saya balikin ke sekda dari kapan tahu, sudah enggak pakai. Patwal saya pakai mobil sendiri, mobil pribadi,” ungkapnya.

Ia menuturkan, beberapa nomenklatur anggaran lain seperti jamuan tamu, makan, hingga perlengkapan tertentu juga sedang dirapikan untuk dialihkan kepada penerima manfaat yang lebih tepat.

Baca Juga :  PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Salah satunya, anggaran konsumsi akan diarahkan menjadi bantuan makanan bagi ibu hamil di sekitar lingkungan yang membutuhkan.

“Makan saya tetap di sana nomenklaturnya makan, tapi makannya untuk ibu hamil di sekelilingnya, dikasih rantang, dikasih nasi boks,” ujarnya.

Selain itu, Putri Karlina juga tengah menyiapkan sentra pelatihan kesehatan dan pendidikan bagi calon ibu, ibu rumah tangga, serta perempuan kepala keluarga.

Program tersebut dirancang menjadi bagian dari sekolah perempuan agar perempuan Garut memperoleh akses pembinaan kesehatan, pendidikan keluarga, dan penguatan ekonomi.

Ia menegaskan, tidak seluruh hak jabatan dihilangkan karena sebagian tetap digunakan untuk kebutuhan operasional kerja dan internal tim.

Namun, pos-pos anggaran bernilai besar yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan pemerintahan akan diprioritaskan kembali kepada masyarakat.

“Nanti akan saya umumkan secara detail mana yang diambil, mana yang dipindahkan. Tapi yang jelas, yang besar-besar itu saya upayakan kembali ke masyarakat,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari
Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola
Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan
PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan
Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik
PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama
Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik
10 Korban Selamat KM Virgo di Garut Terima Bantuan Rp3 Juta

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari

Rabu, 4 November 2026 - 18:26 WIB

Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola

Selasa, 3 November 2026 - 15:49 WIB

Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan

Selasa, 3 November 2026 - 15:10 WIB

PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Senin, 2 November 2026 - 14:41 WIB

Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik

Berita Terbaru

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag., saat wawancara bersama WartaGarut.com.

KEAGAMAAN

Milad Muhammadiyah ke-114, PDM Garut Siapkan 17 Kegiatan

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:18 WIB