Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan Soroti Data Bansos Garut: Ratusan Ribu KK Harus Diverifikasi!

Jumat, 21 Maret 2025 - 21:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan Soroti Data Bansos Garut: Ratusan Ribu KK Harus Diverifikasi!

Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan Soroti Data Bansos Garut: Ratusan Ribu KK Harus Diverifikasi!

WARTAGARUT.COM – Potret kemiskinan ekstrem masih terjadi di Kabupaten Garut. Salah satu contohnya adalah Siti Saripah, warga Kampung Genta, Desa Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, yang tinggal di rumah tidak layak huni.

Kondisi rumahnya sudah miring, dinding bambu berlubang, jendela rusak, dan jamban tidak memenuhi standar kesehatan.

Ironisnya, setelah dilakukan pengecekan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Siti Saripah tidak tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos) pemerintah pusat seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), BPJS PBI, atau Kartu Indonesia Pintar (KIP), meskipun memiliki anak yang masih bersekolah.

Ground Checking Kemensos RI

Kementerian Sosial RI saat ini sedang melakukan ground checking Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional untuk memperbaiki akurasi penerima bansos.

Proses ini bertujuan untuk mengidentifikasi dua jenis kesalahan data, yaitu inclusion error (warga mampu yang menerima bansos) dan exclusion error (warga miskin yang tidak mendapatkan bansos).

Baca Juga :  Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari

“Di Garut sendiri, ada sekitar 188.134 KK yang harus diverifikasi dari total 928.917 KK,” ungkap Yudha Puja Turnawan, Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDIP melalui rilis kepada WartaGarut.com pada Jumat, 21 Maret 2025.

Ia berharap hasil ground checking ini dapat segera menemukan rumah tangga miskin yang belum terdata sebagai penerima bansos agar bantuan bisa diberikan pada triwulan dua atau tiga tahun 2025.

Bantuan Perbaikan Rumah Sangat Diperlukan

Selain Siti Saripah, Yudha Puja Turnawan juga mengunjungi lansia dhuafa bernama Djuariah di Kampung Cipicung, Desa Cipicung.

Ibu Djuariah tinggal di rumah tidak layak huni yang berdiri di atas tanah carik desa, sehingga tidak bisa mendapatkan bantuan perbaikan rumah dari APBD Garut.

“Beliau hanya menerima BPJS PBI, tapi tidak mendapatkan bantuan sosial lainnya. Perlu ada kolaborasi pendanaan dari CSR atau Baznas agar rumah beliau bisa diperbaiki dan lebih layak untuk ditinggali,” tambahnya.

Baca Juga :  Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola

Ketua DPC PDIP Kabupaten Garut menegaskan bahwa ia akan melaporkan kondisi Siti Saripah dan Djuariah ke Bupati Garut serta Kementerian Sosial RI agar segera mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak.

Harapan Perbaikan Data dan Bantuan Konkret

Menurut Yudha, Pemkab Garut harus lebih proaktif dalam mengatasi kemiskinan ekstrem, terutama dalam hal validasi data penerima bansos dan alokasi anggaran perbaikan rumah bagi warga miskin yang tinggal di hunian tidak layak.

“Jika daerah lain bisa, Garut juga harus bisa. Jangan sampai ada warga yang benar-benar membutuhkan tapi justru tidak mendapatkan haknya,” tegasnya.

Dengan adanya langkah konkret dari DPRD, Pemkab, dan Kemensos RI, diharapkan permasalahan exclusion error ini bisa segera teratasi sehingga bantuan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ceng Malki DPRD Jabar Soroti Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an, Desak Trauma Healing Santriwati
Aris Munandar Lepas Kontingen Porsadin Garut, Target Juara Umum
Hari Santri Nasional 2026, Subhan Fahmi Dorong Penguatan Pesantren
Reses Subhan Fahmi di Cisurupan Garut, Data Bansos dan BPJS PBI Disorot
Reses Ihat Solihat, Warga Apresiasi Aspirasi yang Mulai Terealisasi
PKB Garut Tegaskan Kawal Pemerintahan Syakur-Putri hingga Akhir Jabatan
Fraksi PKS Garut Kunjungi Posko Korban Kapal Virgo 8, Yusup Musyaffa Sampaikan Belasungkawa
Subhan Fahmi Tampung 14 Aspirasi Buruh, DPRD Garut Dorong Raperda Ketenagakerjaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:44 WIB

Ceng Malki DPRD Jabar Soroti Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an, Desak Trauma Healing Santriwati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Aris Munandar Lepas Kontingen Porsadin Garut, Target Juara Umum

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Subhan Fahmi Dorong Penguatan Pesantren

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:04 WIB

Reses Subhan Fahmi di Cisurupan Garut, Data Bansos dan BPJS PBI Disorot

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Reses Ihat Solihat, Warga Apresiasi Aspirasi yang Mulai Terealisasi

Berita Terbaru

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag., saat wawancara bersama WartaGarut.com.

KEAGAMAAN

Milad Muhammadiyah ke-114, PDM Garut Siapkan 17 Kegiatan

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:18 WIB