Dinas Lingkungan Hidup Garut: Fokus Pengurangan Sampah di Sumber

Senin, 15 Januari 2024 - 06:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, Jujun Juansyah Nurhakim, S.T., M.T.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, Jujun Juansyah Nurhakim, S.T., M.T.

WARTAGARUT.COM – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, Jujun Juansyah Nurhakim, S.T., M.T., menyampaikan target tahun 2024 yang menekankan pada pengurangan sampah secara masif di sumbernya. 

Dalam sebuah wawancara, Jujun Juansyah menjelaskan bahwa evaluasi tahun sebelumnya menunjukkan bahwa perluasan pelayanan sampah tidak dijadikan rekomendasi.

“Kami tidak ingin merekomendasikan perluasan pelayanan karena itu akan memperbesar ketergantungan kita ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sebaliknya, kami ingin fokus pada proses pengurangan sampah di sumber dengan pendekatan yang lebih masif,” ujar Jujun Juansyah dalam wawancara dengan WartaGarut.com pada Kamis, 11 Januari 2024.

Baca Juga :  Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola

Menurutnya, kolaborasi dengan instansi di tingkat kecamatan, desa, termasuk RT dan RW, sangat diperlukan. Mereka memiliki pemahaman yang lebih baik terkait kondisi lingkungan di lokasi masing-masing. 

Dinas Lingkungan Hidup berperan memberikan pendampingan, terutama dalam mengelola sampah organik dan anorganik.

“Sesuai dengan edaran Bupati Garut, kami mendorong agar mereka mengelola sampah secara mandiri dan mendirikan tempat pengolahan sampah yang didekatkan ke sumber. Ini dilakukan dengan dukungan anggaran dana desa untuk sarana-prasarana, termasuk kendaraan, infrastruktur bangunan, operasional, alat transportasi, dan honorarium petugas,” lanjutnya.

Baca Juga :  TPP ASN Garut Dipangkas 15 Persen, Ini Alasan Pemkab

Jujun Juansyah menegaskan bahwa SK kepala desa atau pertimbangan masyarakat melalui iuran warga dan Peraturan Desa (PerDES) menjadi instrumen penting dalam mewujudkan gerakan pengurangan sampah sesuai yang diharapkan.

“Dengan adanya dukungan penuh dari kepala desa dan partisipasi aktif masyarakat, kami berharap gerakan ini dapat terlaksana sesuai dengan surat edaran yang telah kami keluarkan,” tutupnya.(Soni)***

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari
Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola
Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan
PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan
Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik
RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan
Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut
Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari

Rabu, 4 November 2026 - 18:26 WIB

Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola

Selasa, 3 November 2026 - 15:49 WIB

Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan

Selasa, 3 November 2026 - 15:10 WIB

PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Senin, 2 November 2026 - 14:41 WIB

Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik

Berita Terbaru

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag., saat wawancara bersama WartaGarut.com.

KEAGAMAAN

Milad Muhammadiyah ke-114, PDM Garut Siapkan 17 Kegiatan

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:18 WIB