WARTAGARUT.COM – Ketua Terpilih Pimpinan Daerah Muhammadiyah Atau PDM Garut, Dr Agus Rahmat Nugraha, M.Ag, mengungkapkan bahwa terdapat beberapa program prioritas yang ingin dicapai oleh PDM Garut periode 2022-2027. Salah satunya adalah terkait dengan implementasi keputusan Muktamar dan Muswil, terutama dalam hal aspek kebangsaan, Keumatan, dan kemanusiaan universal.
Program prioritas lainnya yang belum terlaksana pada periode sebelumnya adalah pendirian Universitas Muhammadiyah Garut dan Rumah Sakit Muhammadiyah Garut.
“Target tersebut akan menjadi fokus kita pada periode yang sedang kita akan hadapi,”kata Agus Rahmat Nugraha saat wawancara dengan WARTAGARUT.COM di Kampus Terpadu STAI Darul Arqam Muhammadiyah Garut. Jalan Bratayudha No. 39 Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut, Senin (22/5/2023).
Selain itu, beberapa capaian pada periode sebelumnya adalah pembangunan gedung dakwah, renovasi Masjid Al-Ikhwan, penambahan cabang, dan ranting.
Namun, pada saat ini baru terdapat 38 cabang di Kabupaten Garut, sementara targetnya adalah 42 cabang.
“Berarti ada PR (Pekerjaan Rumah) empat cabang dan beberapa kecamatan yang belum memiliki cabang, ini yang harus kita kejar.” Tambah Agus Rahmat Nugraha.
Dalam menjawab tantangan digitalisasi dakwah, Dr Agus Rahmat Nugraha menyampaikan bahwa PDM Garut telah menyiapkan inovasi baru, terutama melalui penerapan e-voting dalam Muktamar, Musyawarah Wilayah (Musywil) dan Musyawarah Daerah (Musyda) Muhammadiyah.
“Alhamdulillah Dengan menggunakan e-voting, proses pemilihan dengan hampir 400 pemilih bisa diselesaikan dalam waktu 1 jam setengah,”katanya.
Agus membandingkan, jika pemilihan dengan cara manual yang memakan waktu lima jam.
“Artinya dakwah digital pun menurut saya peluangnya besar dan kita sudah menyiapkan perangkat Lunak dan kerasnya termasuk sumber daya manusia,”tutur Ketua STAIDA Muhammadiyah Garut.
Selain itu, Dr Agus Rahmat Nugraha menekankan pentingnya dakwah digital untuk generasi Z, generasi Alfa, dan generasi milenial. Mereka akan dilibatkan sebagai subjek dan pelaku dakwah digital.
“Gedung dakwah kami akan menjadi tempat yang representatif dalam menjawab era dakwah digital. Kami akan menyiapkan ruang khusus dan memusatkan semua majelis, lembaga, dan Organisasi Otonom (Ortom) di sana.”ujarnya.
Dr Agus Rahmat Nugraha juga menambahkan bahwa PDM Garut akan meng intensifkan pembinaan dengan mengadakan kegiatan pembinaan secara rutin, melalui Zoom Meeting, dan melibatkan cabang-cabang Muhammadiyah.
Tujuan pembinaan tersebut adalah
“Kita ingin memotret kembali bagaimana Muhammadiyah berada di akar rumput.untuk mendekatkan diri dengan masyarakat serta menangkap aspirasi dan kebutuhan dasar mereka,”ungkapnya.
PD Muhammadiyah Garut, Kata Agus Rahmat Nugraha, akan menggerakkan majelis dan lembaga untuk turun ke bawah, bekerjasama dengan ranting yang berbasis di desa dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), serta organisasi otonom (ortom) di tingkat bawah.
PDM Garut berkomitmen untuk memberikan manfaat dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui dakwah yang digital dan kehadiran yang dirasakan oleh masyarakat, diharapkan Muhammadiyah dapat terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Paling penting adalah masyarakat merasakan hadirnya, Muhammadiyah merasakan kegunaannya merasakan manfaat dan maslahat,”tutupnya***










