WARTAGARUT.COM – Pemerintah Kabupaten Garut memberikan Penghargaan Gender Champion Bidang Pendidikan Kabupaten Garut kepada Dra. Hj. Empat Patimah Sambas, S.Pd, bertepatan dengan Peringatan Hari Ibu ke-97 dan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025, yang digelar di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (22/12/2025).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam upacara resmi yang dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, selaku inspektur upacara. Pengakuan ini diberikan atas dedikasi dan kontribusi Dra.
Hj. Empat Patimah Sambas dalam mendorong penguatan peran perempuan serta kesetaraan gender di sektor pendidikan Kabupaten Garut.
Rektor Universitas Garut, Dr. H. Irfan Nabhani, S.E., M.T., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menegaskan bahwa penghargaan ini memiliki makna strategis bagi dunia pendidikan.
“Penghargaan Gender Champion ini merupakan bentuk pengakuan atas konsistensi dan keteladanan Ibu Dra. Hj. Empat Patimah Sambas dalam memperjuangkan akses pendidikan yang adil dan inklusif,” ujar H. Irfan.
Ia menambahkan, Universitas Garut memandang peran pembina yayasan tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga substantif dalam menentukan arah kebijakan pendidikan.
“Kami di civitas akademika Universitas Garut melihat kontribusi beliau sebagai energi moral yang mendorong kampus untuk terus menjunjung nilai kesetaraan dan keberpihakan pada kualitas sumber daya manusia,” katanya.
Menurut H. Irfan, penghargaan tersebut sejalan dengan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah.
“Penguatan peran perempuan di bidang pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah. Ini sejalan dengan visi Universitas Garut dalam mencetak generasi unggul dan berkarakter,” ucapnya.
Sementara itu, dalam momen peringatan Hari Ibu dan Hari Bela Negara, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan tokoh masyarakat.
“Perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan, terutama melalui pendidikan. Ketika perempuan diberi ruang dan kesempatan, kualitas bangsa akan meningkat,” tegas Abdusy.
Upacara peringatan berlangsung khidmat dan diikuti oleh unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, tokoh pendidikan, serta organisasi perempuan.
Kegiatan ini menjadi simbol komitmen Kabupaten Garut dalam memperkuat nilai kebangsaan sekaligus mendorong kesetaraan gender sebagai bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan.***
Penulis : Soni Tarsoni









