Gesit Tangkap Bentuk Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Sabtu, 27 November 2021 - 14:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SOSIALISASI. Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas P2KBP3A Kabupaten Garut,  Iryani, S.Sos.,M.M melakukan Sosialisasi  Program  Gerakan Sinergi Terpadu Tangani Kasus Perempuan (Gesit Tangkap) Melalui Pembentukan Desa Ramah Perempuan Dan Peduli Anak Berbasis Masyarakat. Pada Diklat Kepemimpinan Administrator PNBP Tingkat III Angkatan Ke-5 Tahun 2021 pada Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri Regional Bandung Provinsi Jawa Barat.

SOSIALISASI. Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas P2KBP3A Kabupaten Garut, Iryani, S.Sos.,M.M melakukan Sosialisasi Program Gerakan Sinergi Terpadu Tangani Kasus Perempuan (Gesit Tangkap) Melalui Pembentukan Desa Ramah Perempuan Dan Peduli Anak Berbasis Masyarakat. Pada Diklat Kepemimpinan Administrator PNBP Tingkat III Angkatan Ke-5 Tahun 2021 pada Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri Regional Bandung Provinsi Jawa Barat.

GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Garut, menghadirkan Program  Gerakan Sinergi Terpadu Tangani Kasus Perempuan (Gesit Tangkap) Melalui Pembentukan Desa Ramah Perempuan Dan Peduli Anak Berbasis Masyarakat.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak DP2KBP3A Kabupaten Garut Drs. Yayan Waryana MSi
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Garut Drs. Yayan Waryana MSi

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Garut Drs. Yayan Waryana MSi, mengatakan Program Gesit tangkap Ini, Memudahkan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi sehingga memperoleh hasil yang optimal,Selain itu sebagai bahan dalam fasilitasi dan pembinaan kelembagaan  perempuan di Kabupaten Garut.

“Kami mendukung penuh Aksi perubahan yang dilaksanakan Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas P2KBP3A Kabupaten Garut, dalam program Gerakan Sinergi Terpadu Tangani Kasus Perempuan (Gesit Tangkap) Melalui Pembentukan Desa Ramah Perempuan Dan Peduli Anak,”ujarnya.

DUKUANGAN. Bupati garut Mendukung Program Sigap Tangkap yang di Gagas Oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas P2KBP3A Kabupaten Garut Iryani S.Sos .M.M e1637997143283
DUKUANGAN. Bupati Garut Mendukung Program Sigap Tangkap yang di Gagas Oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas P2KBP3A Kabupaten Garut, Iryani, S.Sos.,M.M

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas P2KBP3A Kabupaten Garut,  Iryani, S.Sos.,M.M menuturkan Program Gesit Tangkap ini, merupakan upaya untuk mewujudkan kesetaraan gender di berbagai bidang pembangunan, Melindungi perempuan dari berbagai tindak kekerasan, serta memperkecil kesenjangan gender.

“Program ini selaras dengan arahan Presiden RI , Mulai tingkat desa, yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, berkelanjutan,”tuturnya melalui pesan singkat, Sabtu (27/11/2021).

Baca Juga :  Kasatreskrim Polres Garut Ungkap Fakta Baru Penipuan Modus Nikah, Akui 17 Kali Beraksi

Ia menerangkan, Program Gesit Tangkap ini, juga sesuai dengan kebijakan urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Garut tahun 2019 -2024.

“Strategi dan arah kebijakan yang ingin dicapai, diantaranya Penguatan Kelembagaan Organisasi Perempuan dan anak, Peningkatan kualitas hidup dan peran perempuan dalam pembangunan, Peningkatan perlindungan perempuan dan anak dari berbagai tindak kekerasan, Pemenuhan hak-hak perempuan dan anak,”ujarnya.

Ia berharap Program Gesit Tangkap ini, akan tercipta ruang partisipasi perempuan dalam pembangunan baik untuk kepentingan pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan.  Selain itu juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat khususnya perempuan dan anak, memenuhi hak atas perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta tersedia sarana dan prasarana publik yang ramah perempuan dan anak.

“Porgram ini, Dapat memperkecil kesenjangan gender, serta meningkatkan peran aktif perempuan terutama dalam bidang politik, pengambilan keputusan, dan ekonomi. Meningkatkan partisipasi perempuan dalam pembangunan mulai dari level terendah hingga ke jenjang lebih tinggi,”katanya.

DUKUNGAN. Ketua DPRD Garut Hj Euis Ida Wartiah Meberi Dukungan terkait Program Gesit Tangkap Kepada Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas P2KBP3A Kabupaten Garut Iryani S.Sos .M.M e1637996563711
DUKUNGAN. Ketua DPRD Garut Hj Euis Ida Wartiah Meberi Dukungan terkait Program Gesit Tangkap Kepada Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas P2KBP3A Kabupaten Garut, Iryani, S.Sos.,M.M

Ketua DPRD Kabupaten Garut Hj. Euis Ida Wartiah, Msi mendukung program yang di gagas oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas P2KBP3A Kabupaten Garut, terkait  Program Gesit Tangkap Pemerintah Kabupaten Garut,  menurut Ia, Program ini, menjadi bahan referensi bagi Pemerintah Kabupaten dalam mengambil kebijakan pembangunan terkait peningkatan kualitas perempuan dalam pembangunan.

Baca Juga :  Temui Menteri LH, Bupati Garut Akan Geser Fokus Pembangunan Pada Isu Lingkungan

“ Saya memberikan dukungan penuh, terhadap aksi perubahan yang dilaksanakan oleh Ibu Iryani, S.Sos.,M.M, Kepala Bidang Pemberdayaan perempuan Dinas P2KBP3A Kabupaten Garut terkait Gerakan Sinergi Terpadu Tangani Kasus Perempuan (Gesit Tangkap) Melalui Pembentukan Desa Ramah Perempuan Dan Peduli Anak Berbasis Masyarakat, Pada Diklat Pelatihan Kepemimpinan Administrator PNBP Tingkat III Angkatan Ke-5 Tahun 2021,”katanya.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga TP PKK Garut H. Diah Kurniasari
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Garut H. Diah Kurniasari

Hal senada disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Garut H. Diah Kurniasari, Pihakanya mendukung penuh, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas P2KBP3A Kabupaten Garut,  Iryani, S.Sos.,M.M tentang Program Gerakan Sinergi Terpadu Tangani Kasus Perempuan (Gesit Tangkap) Melalui Pembentukan Desa Ramah Perempuan Dan Peduli Anak Berbasis Masyarakat. Pada Diklat Kepemimpinan Administrator PNBP Tingkat III Angkatan Ke-5 Tahun 2021 pada Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri Regional Bandung Provinsi Jawa Barat.

“ Program ini, menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun dan membuat kebijakan tentang pengembangan dan pemberdayaan kelembagaan perempuan,”ujarnya.

Berita Terkait

APBD Garut 2027 Tembus Rp4,76 Triliun, Ini Prioritas Anggarannya
Garut Sumbang Hampir 80 Persen Kentang Jabar, Jadi Percontohan UPLAND
Review The Odyssey, Film Christopher Nolan yang Dibintangi Matt Damon
Fenomena Langka! Makkah Diprediksi Gelap Lebih dari 5 Menit Akibat Gerhana Matahari Total
Putri Karlina Dukung GAMAS, Maula Akbar Antar Tiga Anak ke Al Mashduqi Islamic School Garut
Tiga Kepala Desa Baru di Garut Resmi Menjabat, Berikut Daftar Lengkapnya
Pesan Kepala Kemenag Garut di MATAMUDA: MAN 1 Garut Harus Jadi Madrasah Rujukan
Temui Menteri LH, Bupati Garut Akan Geser Fokus Pembangunan Pada Isu Lingkungan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:06 WIB

APBD Garut 2027 Tembus Rp4,76 Triliun, Ini Prioritas Anggarannya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:32 WIB

Garut Sumbang Hampir 80 Persen Kentang Jabar, Jadi Percontohan UPLAND

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:02 WIB

Review The Odyssey, Film Christopher Nolan yang Dibintangi Matt Damon

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:41 WIB

Fenomena Langka! Makkah Diprediksi Gelap Lebih dari 5 Menit Akibat Gerhana Matahari Total

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:44 WIB

Putri Karlina Dukung GAMAS, Maula Akbar Antar Tiga Anak ke Al Mashduqi Islamic School Garut

Berita Terbaru

Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru 2026 Program Magister (S-2) Teknologi Pendidikan berakreditasi Unggul dengan masa studi dua tahun.

PENDIDIKAN

IPI Garut Buka PMB S-2 Teknologi Pendidikan Akreditasi Unggul

Sabtu, 18 Jul 2026 - 16:28 WIB