Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Buka Soft Launching Situ Bagendit Pasca Revitalisasi

Selasa, 22 Agustus 2023 - 07:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Buka Soft Launching Situ Bagendit Pasca Revitalisasi

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Buka Soft Launching Situ Bagendit Pasca Revitalisasi

WARTAGARUT.COM – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, secara resmi mengumumkan tahap soft launching Kawasan Situ Bagendit setelah melalui proses revitalisasi. 

Dalam pernyataannya, ia menegaskan arti penting menjaga kebersihan, ketertiban, dan pengelolaan objek wisata ini agar tetap memukau para pengunjung.

Ia memperingatkan bahwa jika pengelolaan tidak ditingkatkan dalam beberapa tahun ke depan, objek wisata ini bisa kehilangan pesonanya dan menjadi tidak teratur.

“Menangani tantangan ini terletak pada manajemen. Oleh karena itu, saya menitipkan kepada Pak Bupati agar proses pengelolaan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan yang ada,” ungkap Ridwan Kamil di Area Amphitheater Situ Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Senin (21/08/2023).

Ridwan Kamil menjelaskan bahwa proses pembaruan Kawasan Situ Bagendit dimulai dari saran yang ia berikan kepada Presiden Joko Widodo ketika berkunjung ke Kabupaten Garut. 

Proyek revitalisasi ini menjadi kenyataan berkat kerjasama erat dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Tapi kalau beliau memang kesulitan waktu, tentunya acara hari ini menandai bahwa pengelolaan Situ Bagendit revitalisasi yang sudah bisa digunakan secara maksimal dimulai dari hari ini secara administrasinya,” ujar Ridwan saat melakukan konferensi pers.

Baca Juga :  Hasil Irak vs Oman 1-1, Oman Bangkit di Babak Kedua

Gubernur, yang akrab disapa Kang Emil, mengungkapkan bahwa Situ Bagendit sebelumnya dikenal dengan tanaman eceng gondok dan teratai yang tumbuh secara liar. 

Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya membersihkan tanaman tersebut secara teratur. 

Ia bahkan mengusulkan agar Bupati Garut mengajukan permohonan ke Provinsi Jawa Barat untuk mendapatkan dukungan peralatan pembersih yang dapat membersihkan eceng gondok dan teratai di Situ Bagendit secara rutin.

“Kami mungkin dapat mempertimbangkan bahan bakar dari kabupaten dan teknologi alat dari provinsi. Dengan demikian, warga Garut dapat menikmati tempat wisata yang luar biasa ini, yang diharapkan akan meningkatkan perekonomian Garut,” jelasnya.

Kang Emil juga berbagi cerita uniknya tentang Situ Bagendit. Ia mengingat masa kecilnya ketika ia pernah terpeleset saat menaiki rakit di Situ Bagendit karena bambu yang ia injak sudah lapuk. 

Kejadian itu membuatnya terselamatkan oleh ayahnya. Kang Emil tertawa saat ia mengingat momen itu, sambil menyampaikan apresiasi terhadap kemajuan yang ada di tempat itu.

Baca Juga :  Daratan Baru Muncul di Dekat Krakatau, Luasnya Capai 30,3 Hektare

Proses revitalisasi Kawasan Situ Bagendit dipicu oleh ide Kang Emil kepada Presiden Jokowi selama kunjungan ke Garut, di mana Jokowi juga memotong rambutnya oleh seniman cukur Asli Garut (Asgar).

Bupati Garut, Rudy Gunawan, menambahkan bahwa berkat peran serta Kang Emil dan diplomasi yang dilakukannya terhadap Presiden Jokowi, objek wisata yang dulunya kurang terawat telah berubah menjadi daya tarik global. 

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi dalam pencapaian ini.

Pihaknya menerima catatan dari Gubernur Jawa Barat terkait pengelolaan Situ Bagendit. 

Tantangan dalam menjaga kawasan ini tetap indah dan terpelihara, termasuk mengatasi pertumbuhan tanaman eceng gondok, menjadi perhatian bersama. 

Kolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung dan Kementerian PUPR diharapkan dapat mengatasi masalah ini.

Dengan kerja sama yang kuat, Kawasan Objek Wisata Situ Bagendit diharapkan akan terus berkembang dan menjadi destinasi unggulan, memberikan dampak positif pada ekonomi dan pariwisata Garut.***

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinas Perikanan dan Peternakan Garut: Berdayakan Kelompok Wanita, Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan
Guruh Soekarnoputra Wafat, Ini Jejak Seni dan Politiknya
Sawala Usaha Garut 2026 Catat Investasi Rp20,7 Miliar, Investor dan Diaspora Bertemu Pengusaha
Polsek Cilawu Pasang Traffic Mirror di 3 Tikungan Rawan Blind Spot
Daratan Baru Muncul di Dekat Krakatau, Luasnya Capai 30,3 Hektare
Garut Berpeluang Punya Pabrik Bioethanol, 15 Ribu Hektare Lahan Disiapkan
Kepala Kemenag Garut Apresiasi Juara OMI dan PORSENI, Dorong Madrasah Mendunia
Planet Venus dan Bulan Sabit Berdekatan di Langit Indonesia, Ada Fenomena Okultasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:30 WIB

Dinas Perikanan dan Peternakan Garut: Berdayakan Kelompok Wanita, Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan

Sabtu, 26 September 2026 - 16:26 WIB

Guruh Soekarnoputra Wafat, Ini Jejak Seni dan Politiknya

Jumat, 25 September 2026 - 18:54 WIB

Sawala Usaha Garut 2026 Catat Investasi Rp20,7 Miliar, Investor dan Diaspora Bertemu Pengusaha

Jumat, 25 September 2026 - 12:46 WIB

Polsek Cilawu Pasang Traffic Mirror di 3 Tikungan Rawan Blind Spot

Kamis, 24 September 2026 - 06:26 WIB

Daratan Baru Muncul di Dekat Krakatau, Luasnya Capai 30,3 Hektare

Berita Terbaru

Ikwan Tanamal menjadi bagian dari persiapan Persib menghadapi Port FC pada laga perdana ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/2027 di Thailand

Olahraga

Persib Bersiap Hadapi Port FC, Ikwan Tanamal Bidik Tiga Poin

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:56 WIB

Tim PMR MTsN 1 Garut meraih empat prestasi dalam Youth Cross Competition (YCC) tingkat Kabupaten Garut 2026.

Madrasah

PMR MTsN 1 Garut Raih Empat Prestasi di YCC 2026

Selasa, 29 Sep 2026 - 08:41 WIB