Kabupaten Garut Targetkan Raih Kategori Utama Pada Penilaian KLP Tahun 2022

Selasa, 21 Desember 2021 - 15:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pemuda, Dispora Garut, Neni Nurliana, memberikan keterangan seusai acara sosialiasi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Garut Nomor 2 Tahun 2021, di Ruang Rapat Wakil Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (21/12/2021). (Foto : Diskominfo Garut).

Kepala Bidang Pemuda, Dispora Garut, Neni Nurliana, memberikan keterangan seusai acara sosialiasi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Garut Nomor 2 Tahun 2021, di Ruang Rapat Wakil Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (21/12/2021). (Foto : Diskominfo Garut).

GARUT, Tarogong Kidul – Kabupaten Garut melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Garut, menargetkan raih kategori utama pada penilaian Kabupaten/Kota Layak Pemuda (KLP) Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia.

Hal ini disampaikan langsung Kepala Bidang (Kabid) Pemuda Dispora Garut, Neni Nurliana, seusai acara sosialiasi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Garut Nomor 2 Tahun 2021 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Wakil Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (21/12/2021).

Neni meminta bantuan dan dukungan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut untuk kelancaran dari penilaian KLP di tahun 2022 nanti. “(Terkait) Kabupaten Layak Pemuda mungkin kita akan (memenuhi) beberapa indikator ya, (contohnya) yaitu pemuda yang berprestasi, terus keterlibatan pemuda itu sendiri dalam pembangunan di Kabupaten Garut, mungkin kita berencana untuk di Tahun 2022 kita akan mempunyai target yaitu (kabupaten layak) pemuda yang menjadi (KLP kategori) utama,” ucap Neni.

Baca Juga :  Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola

Ia mengungkapkan, salah satu syarat untuk mengikuti penilaian dari KLP ini adalah pemerintah daerah setempat memiliki ketentuan tentang kepemudaan. “Iya betul (Perda Nomor 2 Tahun 2021 berkaitan dengan Kabupaten Layak Pemuda) karena syaratnya yaitu harus ada dulu ketentuan tentang kepemudaan,” ungkapnya.

Ia berharp target yang diusung dalam penilaian KLP Tahun 2022 nanti bisa tercapai. “Harapannya mungkin kami (atau) cita-cita kami ingin mencapai target kategori yang utama, tentu saja kami tidak bisa bekerja sendiri ya khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga, kami sampaikan kembali kami mohon dukungan dan bantuan dari skpd-skpd yang ada di Kabupaten Garut.” tandasnya.

Dalam penilaian KLP sendiri ada 3 kategori yang bisa diraih oleh daerah yang mengikuti penilaian di antaranya yang tertinggi yaitu kategori utama, kemudian kategori madya, dan terakhir yaitu kategori pratama.
Sementara untuk indikator penilaian dalam KLP ini ada 4 aspek diantaranya :
1. Ketersediaan Regulasi Kepemudaan, yang dapat terdiri dari :
a. Peraturan Daerah (Perda)
b. Peraturan Bupati atau Peraturan Wali Kota (Perbup atau Perwali)
c. Surat Keputusan Bupati/Walikota

Baca Juga :  CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Rencana Pendaftaran dan Syaratnya

2. Ketersediaan Anggaran Kepemudaan, yang dapat bersumber dari :
a. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)
b. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)
c. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
d. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
e. Swasta

3. Implementasi Program Kepemudaan, yang terdiri dari :
a. Penyadaran Pemuda
b. Pemberdayaan Pemuda
c. Pengembangan Pemuda

4. Perlembagaan Partisipasi Pemuda, yang terdiri dari :
a. Organisasi Kepemudaan
b. Organisasi Kemahasiswaan
c. Organisasi Kepelajaran

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Rencana Pendaftaran dan Syaratnya
Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari
Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola
Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan
PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan
Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik
RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan
Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:26 WIB

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Rencana Pendaftaran dan Syaratnya

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari

Rabu, 4 November 2026 - 18:26 WIB

Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola

Selasa, 3 November 2026 - 15:49 WIB

Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan

Selasa, 3 November 2026 - 15:10 WIB

PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Berita Terbaru

Ilustrasi peserta mengikuti ujian berbasis komputer dalam proses seleksi calon pegawai negeri sipil.

GARUT TERKINI

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Rencana Pendaftaran dan Syaratnya

Sabtu, 7 Nov 2026 - 08:26 WIB

Ilustrasi peserta mengikuti ujian berbasis komputer dalam proses seleksi calon pegawai negeri sipil.

GARUT TERKINI

CPNS 2026 Dibuka November, Ini Penjelasan Pemerintah

Sabtu, 7 Nov 2026 - 07:17 WIB

Ketua PDM Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, menyampaikan pandangan mengenai manfaat ChatHPT bagi pemahaman keagamaan umat.

GADGET DAN TEKNOLOGI

Ketua PDM Garut: ChatHPT Bantu Umat Memahami Fatwa Tarjih Muhammadiyah

Jumat, 6 Nov 2026 - 13:03 WIB