Kemenag Garut Borong Penghargaan 2025, Pelayanan Publik dan Zona Integritas Melesat

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Garut Borong Penghargaan 2025, Pelayanan Publik dan Zona Integritas Melesat

Kemenag Garut Borong Penghargaan 2025, Pelayanan Publik dan Zona Integritas Melesat

WARTAGARUT.COM – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut memborong sejumlah penghargaan sepanjang tahun 2025 berkat peningkatan signifikan dalam pelayanan publik, penguatan zona integritas, serta kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah, yang diumumkan dalam Rapat Kerja Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Tahun 2026, 27-29 Januari 2026.

Dalam ajang tersebut, Kemenag Garut meraih tiga kategori prestisius, yakni Kolaborasi Strategis Kankemenag dan Pemerintah Daerah, KUA Leles sebagai KUA Pelaksana Ekoteologi, serta MAN 1 Garut atas capaian Nilai Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI).

Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa reformasi birokrasi dan peningkatan mutu layanan yang dilakukan Kemenag Garut mulai membuahkan hasil nyata bagi masyarakat.

Kepala Kantor Kemenag Garut, Dr. H. Saepulloh, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran yang konsisten membangun budaya kerja profesional dan berintegritas.

“Prestasi ini bukan sekadar simbol, tetapi bukti bahwa pelayanan publik di lingkungan Kemenag Garut terus bergerak ke arah yang lebih baik, transparan, dan akuntabel,” ujar Saepulloh.

Baca Juga :  Kepala Kemenag Garut Apresiasi Juara OMI dan PORSENI, Dorong Madrasah Mendunia

Ia menegaskan, peningkatan kualitas layanan menjadi prioritas utama, terutama dalam pelayanan keagamaan, pendidikan madrasah, dan administrasi masyarakat.

“Kami terus mendorong seluruh unit kerja untuk memberikan pelayanan cepat, ramah, dan bebas dari praktik yang merugikan masyarakat,” katanya.

H. Saepulloh menjelaskan, kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci keberhasilan Kemenag Garut dalam memperluas jangkauan program pelayanan.

“Sinergi lintas sektor memudahkan kami menjangkau masyarakat hingga ke tingkat kecamatan dan desa,” ucapnya.

Salah satu prestasi yang menjadi perhatian adalah penghargaan bagi KUA Leles sebagai pelaksana program ekoteologi. Program ini mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Melalui pendekatan tersebut, KUA Leles aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari tanggung jawab spiritual.

Selain itu, MAN 1 Garut juga mencatatkan prestasi melalui capaian Nilai Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI). Capaian ini menunjukkan komitmen madrasah dalam membangun tata kelola yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

Menurut Saepulloh, zona integritas menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintah.

Baca Juga :  Kepala Kemenag Garut Apresiasi Juara OMI dan PORSENI, Dorong Madrasah Mendunia

“Ketika integritas terjaga, pelayanan otomatis akan meningkat dan kepercayaan masyarakat semakin kuat,” tuturnya.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran aktif para guru, tenaga kependidikan, penghulu, penyuluh, serta seluruh pegawai Kemenag Garut.

Rapat Kerja Wilayah Kemenag Jawa Barat Tahun 2026 menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan program kerja ke depan.

Dalam forum tersebut, setiap daerah didorong untuk mempertahankan prestasi sekaligus meningkatkan inovasi pelayanan.

Kemenag Garut menargetkan penguatan digitalisasi layanan, peningkatan kompetensi SDM, serta perluasan program moderasi beragama sebagai agenda prioritas pada 2026.

“Ke depan, kami tidak ingin berpuas diri. Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata H. Saepulloh.

Dengan torehan prestasi tersebut, Kemenag Garut diharapkan mampu menjadi model pelayanan publik berbasis integritas, kolaborasi, dan profesionalisme di tingkat provinsi maupun nasional.

Keberhasilan ini sekaligus memperkuat peran Kemenag sebagai institusi yang hadir langsung menjawab kebutuhan umat dan masyarakat secara berkelanjutan.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Kemenag Garut Apresiasi Juara OMI dan PORSENI, Dorong Madrasah Mendunia
Kemenag Garut Perkuat Penyuluh Agama Hadapi Derasnya Informasi di Medsos
Link Pengumuman OMI Kemenag 2026 Kabupaten/Kota, Cek di Sini
Kepala Kemenag Garut Dorong Kolaborasi Penyuluh untuk Tekan Angka Perceraian
Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi
Dr Saepulloh Pamit, Kepala MAN 1 Garut Ungkap Kesan 3 Tahun Kepemimpinan
Dr. Saepulloh Pamit, Ini Harapan untuk Kemenag Garut di Bawah Pimpinan Baru
Kemenag Garut Laksanakan GEBER MAS di 1.892 Masjid, Ini Targetnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 07:00 WIB

Kepala Kemenag Garut Apresiasi Juara OMI dan PORSENI, Dorong Madrasah Mendunia

Senin, 14 September 2026 - 08:48 WIB

Kemenag Garut Perkuat Penyuluh Agama Hadapi Derasnya Informasi di Medsos

Sabtu, 12 September 2026 - 15:41 WIB

Link Pengumuman OMI Kemenag 2026 Kabupaten/Kota, Cek di Sini

Kamis, 10 September 2026 - 19:00 WIB

Kepala Kemenag Garut Dorong Kolaborasi Penyuluh untuk Tekan Angka Perceraian

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi

Berita Terbaru