Kesepakatan Strategis! BMPS Garut Pastikan Pemprov Jabar Revisi Aturan PAPS

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berakhir dengan senyum. Kesepakatan Strategis! BMPS Garut Pastikan Pemprov Jabar Revisi Aturan PAPS

Berakhir dengan senyum. Kesepakatan Strategis! BMPS Garut Pastikan Pemprov Jabar Revisi Aturan PAPS

WARTAGARUT.COM – Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Garut bersama Forum Kepala Sekolah Swasta  (FKSS)  Jawa  Barat mengikuti  mediasi  di  Kantor  Dinas Pendidikan  Provinsi  Jawa  Barat, pada Senin, 25 Agustus 2025.

Mediasi tersebut terkait  sengketa  hukum  atas  Keputusan  Gubernur  Jawa  Barat Nomor 463.1/Kep.323-Disdik/2025 tentang Petunjuk Teknis Pencegahan Anak Putus Sekolah (PAPS).

Dalam  mediasi  yang  difasilitasi  oleh  Majelis  Hakim  PTUN,  kedua  belah  pihak  menyepakati sejumlah langkah strategis.

Di antaranya, Pemprov Jabar bersama BMPS akan melakukan tracking siswa  berpotensi  putus  sekolah  secara  kolaboratif  mulai  Tahun  Ajaran  2025/2026,  melibatkan sekolah swasta  dalam sistem penerimaan  murid baru 2026/2027  melalui skema beasiswa, serta memastikan perlindungan bagi guru swasta yang sudah ikut program sertifikasi.

Selain   itu,   disepakati   pula   bahwa   teknis   pelaksanaan   seluruh   kesepakatan   akan   terus dikomunikasikan  secara  intensif  antara  Pemprov  Jabar  dan  penggugat,  sehingga  tidak  ada lagi kebijakan sepihak yang merugikan sekolah swasta.

Berdasarkan kesepakatan ini, para penggugat sepakat mencabut gugatan perkara di PTUN Bandung dengan register perkara Nomor 121/G/2025/PTUN.BDG.

Ketua BMPS Garut, H. Uus Kusnawan, S.Pd., M.BA., menegaskan bahwa pencabutan  gugatan bukanlah soal kalah atau menang.

Justru, ini merupakan kemenangan bersama karena pemerintah akhirnya mengakui peran dan hak sekolah swasta dalam pembangunan pendidikan.

“Kesepakatan ini, harus menjadi momentum perbaikan sistem pendidikan yang lebih adil, proporsional, dan berpihak pada masa depan peserta didik,”tegasnya.

BMPS Garut menilai kesepakatan ini adalah momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah  dan  sekolah  swasta,  sekaligus  memastikan  keberlangsungan  pendidikan  yang  adil, setara, dan berkelanjutan di Jawa Barat.

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Al Mashduqi Islamic School Peringati Hari Kartini dengan Kebaya, Pangsi, dan Permainan Tradisional
BEST Al Mashduqi IIBS Garut Gelar Kartini Inspire Day, Ahli Gizi dan Psikolog Turun Tangan
Hari Kartini 2026! Kepala SMK Muhammadiyah Garut Menilai Kesetaraan Gender Tidak Boleh Menghilangkan Kodrat
SMK Muhammadiyah Garut Buka SPMB! Jurusan Bisnis Daring dan Ritel Siapkan Siswa Kuasai Dunia Usaha Modern
IKKHG Gelar Pembinaan Tendik, Fokus pada Kompetensi dan Profesionalisme
Bawaslu Garut Kunjungi IKKHG, Bahas Kerja Sama Pengawasan Partisipatif
Ketua PDM Garut Dorong IMDA Buka Prodi Sains untuk Jadi Universitas
Wisuda 64 Mahasiswa, Rektor IMDA Garut Targetkan Kampusnya Jadi Universitas Muhammadiyah Garut

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:48 WIB

Al Mashduqi Islamic School Peringati Hari Kartini dengan Kebaya, Pangsi, dan Permainan Tradisional

Rabu, 22 April 2026 - 11:21 WIB

BEST Al Mashduqi IIBS Garut Gelar Kartini Inspire Day, Ahli Gizi dan Psikolog Turun Tangan

Selasa, 21 April 2026 - 14:53 WIB

Hari Kartini 2026! Kepala SMK Muhammadiyah Garut Menilai Kesetaraan Gender Tidak Boleh Menghilangkan Kodrat

Senin, 20 April 2026 - 07:00 WIB

SMK Muhammadiyah Garut Buka SPMB! Jurusan Bisnis Daring dan Ritel Siapkan Siswa Kuasai Dunia Usaha Modern

Sabtu, 18 April 2026 - 16:33 WIB

IKKHG Gelar Pembinaan Tendik, Fokus pada Kompetensi dan Profesionalisme

Berita Terbaru

error: Content is protected !!