WARTAGARUT.COM – Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, S.Pd., menegaskan komitmen DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Garut untuk menindaklanjuti aspirasi guru madrasah yang disampaikan melalui audiensi dan aksi damai pada Rabu (1/10/2025).
Aris menyebutkan, guru madrasah yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) menyampaikan lima poin aspirasi utama.
“Hari ini kami menerima aksi dari teman-teman guru madrasah. Mereka menyampaikan ada lima poin aspirasi, di antaranya permintaan rekomendasi pemerintah daerah untuk mendukung pengangkatan ASN ataupun PPPK oleh pemerintah pusat, khususnya Komisi VIII DPR RI,” ungkap Aris Munandar.
Selain itu, guru madrasah juga berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah.
Menanggapi hal itu, Aris menyebut bahwa pihaknya bersama Bupati Garut telah bersepakat memberikan insentif bagi guru madrasah.
“Alhamdulillah, Pak Bupati dengan saya sudah sepakat akan memberikan insentif. Untuk besarannya, nanti Pak Bupati bisa menjelaskan lebih detail,” tambahnya.
DPRD dan Pemkab Garut berkomitmen memasukkan guru madrasah kategori desil 1–5 ke BPJS Kesehatan.
Aspirasi lain seperti peningkatan kualitas pendidikan serta permintaan adanya mobil operasional juga akan menjadi bahan pembahasan lanjutan.
“Pada intinya, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak audiensi yang sudah menyampaikan aspirasi dengan sangat baik. Kami mengerti kondisi di lapangan, dan sebagai penyelenggara pemerintah daerah, khususnya DPRD, kami ingin melakukan yang terbaik untuk masyarakat,” tegas Aris.
Penulis : Soni Tarsoni

















