WARTAGARUT.COM – Muhammadiyah kembali meneguhkan komitmennya dalam memajukan kesejahteraan bangsa pada momentum Milad lebih dari satu abad, dengan menekankan pemberdayaan manusia, pendidikan berkarakter, serta pelayanan sosial yang berkelanjutan, termasuk di Kabupaten Garut.
Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Garut, Yan Yan Hermawan, menegaskan bahwa tema Milad Muhammadiyah tahun ini, “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, bukan sekadar slogan seremonial, melainkan refleksi dari kerja nyata Muhammadiyah selama lebih dari satu abad.
“Bagi kami di Hizbul Wathan, kesejahteraan tidak semata diukur dari aspek ekonomi. Kesejahteraan adalah tentang martabat manusia, akses pendidikan yang adil, serta kesehatan lahir dan batin masyarakat,” ujar Yan Yan Hermawan,melalui keterangannya pada Minggu (28/12/2025).
Yan Yan yang juga menjabat sebagai Kepala SMK Muhammadiyah Garut itu menilai, Muhammadiyah telah menjadi salah satu pilar penting dalam menopang pembangunan sosial nasional.
Ia mengatakan, Ribuan sekolah, rumah sakit, dan panti asuhan yang dikelola Muhammadiyah menjadi bukti konkret kontribusi persyarikatan dalam meringankan beban negara.
Menurutnya, di tingkat daerah, khususnya di Garut, peran tersebut diterjemahkan melalui penguatan kaderisasi generasi muda. Hizbul Wathan Garut fokus membentuk karakter pandu yang mandiri, bermental kuat, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
“Kami mendidik kader Hizbul Wathan agar memiliki mental ‘tangan di atas’, bukan bergantung pada belas kasihan. Mereka juga dilatih peka terhadap kemiskinan dan ketidakadilan sosial, sebagaimana spirit Teologi Al-Ma’un,” tegasnya.
Ia menambahkan, sinergi antara Kwarda HW Garut dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Garut akan terus diperkuat.
Tujuannya adalah mencetak kader pembangunan yang berakhlak, beretos kerja tinggi, serta siap mengabdi untuk kemaslahatan umat.
Yan Yan berharap, Muhammadiyah di usia yang semakin matang tetap menjadi oase kebangsaan di tengah tantangan sosial yang terus berkembang. Ia juga mendoakan agar seluruh amal usaha Muhammadiyah dikelola secara amanah dan profesional, sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat luas.
“Bangsa yang sejahtera hanya bisa dibangun oleh manusia yang selesai dengan dirinya sendiri dan rela mewakafkan hidupnya untuk kepentingan umat,” katanya.
Momentum Milad Muhammadiyah ini, lanjut Yan Yan, menjadi ajakan bersama untuk merapatkan barisan dan memastikan setiap langkah persyarikatan berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.***










