WARTAGARUT.COM – Pemerintah Kabupaten Garut mengapresiasi peran Muhammadiyah dalam pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan Semarak Jalan Sehat Milad ke-113 Muhammadiyah yang digelar di Lapangan Makorem 062/Tarumanagara, Kabupaten Garut, Ahad (14/12/2025).
Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Garut, Drs. Bambang Hafidz, M.Si., menyampaikan ucapan selamat Milad ke-113 Muhammadiyah sekaligus penghargaan atas kontribusi nyata organisasi tersebut bagi masyarakat Garut.
“Yang pertama tentu ini rangkaian dari kegiatan Milad Muhammadiyah ke-113. Oleh karena itu, kami mengucapkan selamat kepada Muhammadiyah, khususnya Kabupaten Garut, yang selama ini telah banyak berkiprah untuk warga masyarakat Kabupaten Garut,” ujar Bambang Hafidz.
Ia menilai, kegiatan jalan sehat yang menjadi bagian dari rangkaian Milad Muhammadiyah memiliki banyak manfaat strategis.
Dari sisi sosial, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi lintas generasi karena diikuti oleh seluruh segmen usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia.
“Kita lihat bersama, semua segmen umur hadir. Ini menunjukkan nilai silaturahmi yang sangat kuat,” katanya.
Selain itu, Bambang Hafidz menekankan manfaat olahraga dan kesehatan dari kegiatan tersebut. Menurutnya, jalan sehat mampu mendorong masyarakat untuk bergerak aktif, terutama bagi warga yang selama ini kurang beraktivitas fisik.
“Dari sudut olahraga, yang biasanya mager hari ini bergerak semua. Dari sisi kesehatan, dengan banyak bergerak, termasuk jalan santai dan jalan sehat, insya Allah kesehatan kita akan meningkat,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan Milad Muhammadiyah juga memiliki nilai kebangsaan yang penting karena mampu menumbuhkan rasa cinta warga Muhammadiyah terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Bambang Hafidz juga menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan antara Muhammadiyah dan pemerintah daerah. Ia menyebut, selama ini Muhammadiyah telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai program pemberdayaan umat dan penyelesaian persoalan sosial kemasyarakatan.
“Sinergitas selama ini sudah banyak terjalin. Muhammadiyah dan organisasi keagamaan lainnya telah banyak membantu pemerintah daerah, khususnya dalam pemberdayaan umat dan kemaslahatan masyarakat. Sinergi ini tentu akan terus kita lanjutkan,” tegasnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah menjadi kunci dalam memperkuat pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menjawab berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat.***
Penulis : Soni Tarsoni










