Pemkab Garut Canangkan Gerakan Makan Telur Per Hari

Senin, 27 Desember 2021 - 15:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Garut dr Helmi Budiman  mendeklarasikan Gerakan Makan Telur (Germatel), yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin (27/12/2021). (Foto : Tim Diskominfo Garut).

Wabup Garut dr Helmi Budiman mendeklarasikan Gerakan Makan Telur (Germatel), yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin (27/12/2021). (Foto : Tim Diskominfo Garut).

GARUT, Tarogong Kaler – Bertempat di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin (27/12/2021),

Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S) Kabupaten Garut mendeklarasikan program Gerakan Makan Telur (Germatel) dengan tema “Sebutir Telur Setiap Hari Bagi Ibu Hamil dan Balita Sebagai Gerakan Percepatan Penurunan Stunting di Garut”.

Gerakan ini dideklarasikan secara langsung oleh Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, yang juga menjabat sebagai Ketua TP2S Kabupaten Garut, diikuti perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Timp Penggerak PKK Kabupate Garut, organisasi perempuan, dan ormas lainnya.

Wabup Garut dr Helmi Budiman mengatakan, Germatel ini merupakan gerakan yang bagus, akan tetapi harus diimbangi dengan air bersih. Ia mengimbau jangan sampai gizi yang masuk lewat telur tidak terserap secara maksimal akibat air yang tidak bagus.

Gerakan ini harus memiliki motor penggerak dan juga memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada, dengan harapan bisa melibatkan semua masyarakat.

“Yang kedua kan ini merupakan sebuah gerakan, kita harus sama-sama bareng-bareng gitu, ada motor penggeraknya ada lokomotifnya. Nah kita berharap ini juga menggunakan teknologi, menggunakan IT (atau) aktif di medsos dan sebagainya, agar ini semua masyarakat terlibat,” ujar Wabup Garut seusai acara Deklrasi Germatel.

dr. Helmi mengungkapkan, penanganan stunting ini merupakan sebuah gerakan kemanusiaan yang sangat mulia. Sehingga, ia mengajak seluruh pihak untuk semangat dalam rangka menurunkan angka stunting khususnya di Kabuaten Garut.

Baca Juga :  IKKHG Garut Terima Kunjungan Gates Foundation dan Kemenkes untuk Tinjau DED 2.0

“Saya tadi minta coba kita semangatlah bahwa ini adalah sebuah gerakan kemanusiaan yang sangat mulia (dan) perintah Tuhan ini, nah kemudian juga harus dibuat tim-tim yang handal, baik tim di kabupaten, tim di kecamatan ataupun tim di desa, untuk melaksanakan sekaligus monitoring dan evaluasi (penanganan stunting),” ungkapnya.

Ia berharap dengan adanya Germatel ini mampu menyiapkan generasi unggul dan bisa membawa kemajuan untuk Kabupaten Garut.

Germatel sendiri merupakan impelementasi dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Loka Penelitian Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Pangandaran, selama 8 minggu di Kelurahan Sukanegla, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Salah seorang peneliti dari Loka Litbangkes Pangandaran, Mara Ipa, MB menuturkan, hasil penelitian dari makan 1 butir setiap hari selama 8 minggu menunjukkan peningkatan rata-rata tinggi badan sebesar 4.42 Centimeter, terhadap 100 anak Bawah Dua Tahun (Baduta) yang dipilih secara acak di Kelurahan Sukanegla, Kecamatan Garut Kota.

“Kita penelitian yang dilakukan adalah riset implementasi, jadi kita ada intervensi berupa literasi melalui edukasi kader sebagai _Agent of chance_ nya selama 8 minggu, kemudian selain itu juga ada intervensi terkait gerakan makan telur setiap 1 butir telur satu hari selama 8 Minggu setiap hari, kemudian kita ukur sebelum intervensi dan sesudah intervensi dan hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan rata-rata tinggi badan sebesar 4,42 (cm), itu berdasarkan WHO antropometrinya,” kata Mara.

Baca Juga :  Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari

Mara juga memaparkan, konsumsi makan telur ini sudah banyak dilakukan di negara luar dan terbukti sebagai upaya yang cukup efektif untuk mencegah stunting.

“Mudah-mudahan dengan hasil penelitian ini dan kemudian ditindaklanjuti oleh Pak Wabup sendiri, bisa semakin luas programnya dan memang terealisasi dan itu sudah terbukti hasil penelitian di negara luar sudah banyak dilakukan dan terbukti memang sebagai upaya yang cukup efektif untuk mencegah stunting,” paparnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut, dr. Tri Cahyo Nugroho, menjelaskan bahwa Germatel ini merupakan gerakan membudayakan ibu hamil dan balita yang ada di Garut untuk makan 1 telur tiap hari.

“Soalnya kalau harus selalu diberikan telur (oleh pemerintah) maka nanti akan menunggu, tapi kalau ini sudah menjadi hobi, masyarakat senang makan telur, bakal menjadi _culture_ yang bagus sekali, (meski begitu) pemerintah tetap akan memberikan stimulan tentunya, di awal kita akan memberikan stimulan,” jelas dr. Tri.

Guna menyukseskan gerakan ini, lanjut dr. Tri, pihaknya diinstruksikan oleh Wabup Garut untuk mensosialisasikan Germatel ini secara masif melalui media sosial.

“Jadi tadi diamanatkan oleh Pak Wakil Bupati agar gerakan ini betul-betul mengakar sampai masyarakat gimana caranya, sampai beliau (menyarankan mengajak) ayo lewat Facebook, lewat IG, lewat WA, lewat _influencer_ bahkan kalau perlu, biar masyarakat betul-betul menyukai telur ini.” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Rencana Pendaftaran dan Syaratnya
Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari
Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola
Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan
PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan
Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik
RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan
Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:26 WIB

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Rencana Pendaftaran dan Syaratnya

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari

Rabu, 4 November 2026 - 18:26 WIB

Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola

Selasa, 3 November 2026 - 15:49 WIB

Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan

Selasa, 3 November 2026 - 15:10 WIB

PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Berita Terbaru

Ilustrasi peserta mengikuti ujian berbasis komputer dalam proses seleksi calon pegawai negeri sipil.

GARUT TERKINI

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Rencana Pendaftaran dan Syaratnya

Sabtu, 7 Nov 2026 - 08:26 WIB

Ilustrasi peserta mengikuti ujian berbasis komputer dalam proses seleksi calon pegawai negeri sipil.

GARUT TERKINI

CPNS 2026 Dibuka November, Ini Penjelasan Pemerintah

Sabtu, 7 Nov 2026 - 07:17 WIB

Ketua PDM Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, menyampaikan pandangan mengenai manfaat ChatHPT bagi pemahaman keagamaan umat.

GADGET DAN TEKNOLOGI

Ketua PDM Garut: ChatHPT Bantu Umat Memahami Fatwa Tarjih Muhammadiyah

Jumat, 6 Nov 2026 - 13:03 WIB