Pemkab Garut Keluarkan Surat Himbauan Peringatan Dini Potensi Bencana

- Jurnalis

Selasa, 14 Februari 2023 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana (Dok. Diskominfo Garut)

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana (Dok. Diskominfo Garut)

WARTA GARUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mengeluarkan surat  himbauan tentang Peringatan Dini dan Langkah-Langkah Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Ancaman Bencana Banjir dan Tanah Longsor Februari 2023. Himbauan ditandatangani Sekretaris Daerah, Nurdin Yana, bernomor BC.03.01/570/BPBD, tanggal 9 Februari 2023.

Surat ini menindaklanjuti Surat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat Nomor 0340/PB.01.03.02/PK Tanggal 8 Februari 2023 perihal yang sama.

Prakiraan daerah potensi bencana banjir bulan Februari 2023 dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang telah bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), dan Badan Informasi Geospasial (BIG) sehingga menghasilkan prakiraan tadi.

Menindaklanjuti hal tadi, maka diperlukan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan guna meminimalisir dampak ancaman banjir dan gerakan tanah (longsor) yang mungkin timbul.

Meski tidak kecamatan dengan tingkat potensi tinggi, ada 22 kecamatan di Kabupaten Garut memiliki tingkat potensi banjir menengah, yakni : Kecamatan Banjarwangi, Bayongbong, Caringin, Cibalong, Cibatu, Cikajang, Cikelet, Cilawu, Cisompet. Cisurupan, Garut Kota, Karangpawitan, Karangtengah, Malangbong, Pakenjeng, Pameungpeuk, Pasirwangi, Samarang, Selaawi, Singajaya, Sukaresmi, dan Kecamatan Sukawening.

Oleh karena itu Nurdin Yana, mengimbau para camat agar tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman banjir dan tanah longsor di wilayah Kabupaten Garut, dan diharapkan melakukan 11 langkah antisipatif, tiga diantaranya yakni melakukan monitoring untuk mendapatkan update informasi peringatan dini cuaca dan potensi ancaman bencana melalui website BMKG ataupun yang lainnya, kemudian menyiapkan tempat evakuasi akhir/hunian sementara apabila terjadi bencana yang mengakibatkan adanya pengungsi sesuai protokol kesehatan Covid-19, dan terakhir mengidentifikasi kebutuhan dan ketersediaan sumber daya yang ada di wilayah kecamatan masing-masing (sumber daya manusia, peralatan, logistik, dsb.) dalam rangka kesiapsiagaan.

Adapun koordinasi penanganan darurat bencana dapat menghubungi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Garut melalui Call BPBD Kabupaten Garut 0852-2061-1117.

Berita Terkait

Rudy Gunawan Apresiasi Bupati Syakur Amin, Garut Raih Juara 1 Pengendalian Inflasi Nasional
Kasubag TU Kemenag Garut: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Kemendagri Tetapkan Garut sebagai Kabupaten Terbaik Pengendalian Inflasi Jawa-Bali
Tiga Lokasi Tambang di Garut Dihentikan Sementara Karena Dugaan Pelanggaran Regulasi
PWI dan IPB Siapkan Beasiswa S2 untuk Wartawan, Buka Akses 10 Program Magister
Dadan Hindayana Dicopot, Nanik S Deyang Ditunjuk Prabowo Jadi Kepala BGN
Sosok Nanik S Deyang, Mantan Wartawati yang Kini Jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Garut Ajak Generasi Muda Jadikan Pancasila Ideologi Hidup

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:05 WIB

Rudy Gunawan Apresiasi Bupati Syakur Amin, Garut Raih Juara 1 Pengendalian Inflasi Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:38 WIB

Kasubag TU Kemenag Garut: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:59 WIB

Kemendagri Tetapkan Garut sebagai Kabupaten Terbaik Pengendalian Inflasi Jawa-Bali

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:22 WIB

Tiga Lokasi Tambang di Garut Dihentikan Sementara Karena Dugaan Pelanggaran Regulasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:07 WIB

PWI dan IPB Siapkan Beasiswa S2 untuk Wartawan, Buka Akses 10 Program Magister

Berita Terbaru

error: Content is protected !!