Pemkab Garut Lakukan Kaji Tiru Terkait Pembangunan Objek Wisata Sayang Heulang ke Pantai Pangandaran

Rabu, 9 Maret 2022 - 21:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, beserta jajaran Disparbud melakukan kaji tiru terkait pengelolaan objek wisata Sayang Heulang ke Pantai Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Selada (8/3/2022).

Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, beserta jajaran Disparbud melakukan kaji tiru terkait pengelolaan objek wisata Sayang Heulang ke Pantai Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Selada (8/3/2022).

PANGANDARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melakukan kaji tiru terkait pengelolaan objek wisata Sayang Heulang ke Pantai Pangandaran, di Kabupaten Pangandaran, Selasa (8/3/2022).

Kunjungan kaji tiru ini dipimpin langsung Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Budi Gan Gan Gumilar, beserta jajarannya,

Wabup Garut mengungkapkan, pihaknya akan terus berupaya untuk menjadikan objek wisata Sayangheulang menjadi destinasi idaman para wisatawan, dan destinasi yang dapat menarik perhatian masyarakat seperti Pantai Pangandaran.

“Ya mohon doa dari masyarakat Garut ya, keinginan warga Sayang Heulang sendiri seperti itu, kami sih inginnya lebih bagus lagi lah gitu ya, dari Pangandaran walaupun kita sekarang masih jauh ya dari dibandingkan Pangandaran sekarang,” kata Wabup Garut.

Helmi beralasan kunjungan kaji tiru ini mengambil lokasi objek wisata Pantai Pangandaran, salah satunya yaitu dari segi kebersihan, baik dari kebersihan pantai, taman, maupun jalan.

Baca Juga :  Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari

“Kita ingin (Pantai Sayangheulang) bersih seperti ya kondisi hari ini di Pangandaran, kemudian juga keamanan ya, keamanannya juga kita ingin masyarakat aman lah, di sana tidak ada premanisme dan sebagainya,” lanjutnya.

Premanisme dan pungutan liar yang kerap terjadi di objek wisata Sayangheulang harus segera ditertibkan agar tidak meresahkan masyarakat. Helmi Budiman juga berharap, masyarakat dapat memelihara fasilitas serta taat membayar restribusi tempat wisata.

“Saya mohon dukungan dari seluruh masyarakat yang berkunjung ke sana saya mohon minta dukungannya karena fasilitas yg ada harus dipelihara harus bersih, ini perlu ada bantuan pendanaan, nah itu salah satunya adalah dengan taat, dengan tertib bayar retribusi ke tempat wisata,” kata Helmi.

Baca Juga :  Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola

Wabup Garut memaparkan, pada pembangunan tahap kedua nanti objek wisata Sayangheulang berfokus kepada pembangunan jalan dan beberapa perbaikan serta penyesuaian dari pembangunan tahap pertama.

“Pertama jalan nanti mudah-mudahan di perubahan, di perubahan ada jalan yang ke kiri yang ke kanan ada, kemudian yag kedua adalah taman sebagaimana sayap yang kiri, sayap yang kanan kita bikin desainnya,” tandasnya.

Wajah baru Pantai Sayangheulang yang berlokasi di Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut baru di saja diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada Minggu (20/2/2022) lalu.

Pemdaprov Jabar sendiri akan mengupayakan untuk pembangunan jalan rusak akses menuju Pantai Sayangheulang melalui anggaran perubahan dengan dana kurang lebih 2-3 miliar rupiah.

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Rencana Pendaftaran dan Syaratnya
Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari
Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola
Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan
PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan
Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik
RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan
Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:26 WIB

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Rencana Pendaftaran dan Syaratnya

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari

Rabu, 4 November 2026 - 18:26 WIB

Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola

Selasa, 3 November 2026 - 15:49 WIB

Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan

Selasa, 3 November 2026 - 15:10 WIB

PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Berita Terbaru

Ilustrasi peserta mengikuti ujian berbasis komputer dalam proses seleksi calon pegawai negeri sipil.

GARUT TERKINI

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Rencana Pendaftaran dan Syaratnya

Sabtu, 7 Nov 2026 - 08:26 WIB

Ilustrasi peserta mengikuti ujian berbasis komputer dalam proses seleksi calon pegawai negeri sipil.

GARUT TERKINI

CPNS 2026 Dibuka November, Ini Penjelasan Pemerintah

Sabtu, 7 Nov 2026 - 07:17 WIB

Ketua PDM Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, menyampaikan pandangan mengenai manfaat ChatHPT bagi pemahaman keagamaan umat.

GADGET DAN TEKNOLOGI

Ketua PDM Garut: ChatHPT Bantu Umat Memahami Fatwa Tarjih Muhammadiyah

Jumat, 6 Nov 2026 - 13:03 WIB