Pj. Bupati Garut Soroti Peran Penting Guru, Orang Tua, dan Tokoh Masyarakat dalam Webinar Nasional

Rabu, 28 Februari 2024 - 18:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Bupati Garut Soroti Peran Penting Guru, Orang Tua, dan Tokoh Masyarakat dalam Webinar Nasional

Pj. Bupati Garut Soroti Peran Penting Guru, Orang Tua, dan Tokoh Masyarakat dalam Webinar Nasional

WARTAGARUT.COM- Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menyoroti peran guru sebagai contoh bagi muridnya serta pentingnya peran orang tua dalam memberikan tauladan kepada anak-anak mereka. Ia juga menekankan peran tokoh masyarakat dalam menginspirasi anak-anak, yang berpengaruh pada tatanan kehidupan.

Hal itu diungkapkan saat memberikan sambutan dalam Webinar Nasional dan Lokakarya Dewan Pendidikan Kabupaten Garut. Secara virtual Pj. Bupati hadir di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (28/2/2024).

Acara Webinar ini mengusung tema “Sinergitas Guru, Orang Tua, dan Tokoh Masyarakat Dalam Mencegah Terjadinya Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan”.

“Tentu guru itu merupakan tauladan, guru itu harus bisa segalanya, dan guru itu menjadi orang tua di sekolahnya yang bisa mengawasi, mendidik, membina, sehingga menjadi orang yang super di tempatnya,” ucapnya.

Barnas mengungkapkan, bahwa orang tua merupakan modal dasar dari suatu pendidikan. Orang tua adalah ujung tombak dari sebuah pendidikan, karena pendidikan pertama seorang anak berawal dari orang tuanya. Maka dari itu, ia mengingatkan agar orang tua dapat memberikan contoh yang baik kepada anaknya.

Baca Juga :  Qisti dan Marsela Harumkan MAN 1 Garut Lewat Lomba Syarhil Qur’an

“Jadi orang tuanya harus memberikan semangat, lalu memberikan langkah-langkah agar anaknya menjadi anak yang berkualitas, yang nanti akan melanjutkan perjuangan kita,” lanjutnya.

Menurutnya, tokoh masyarakat pun tak kalah pentingnya berperan di dunia pendidikan. Tokoh masyarakat merupakan salah seorang yang bisa menginspirasi anak-anak, maka dari itu tokoh masyarakat akan sangat berpengaruh terhadap tatanan kehidupan.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Garut, Maman Rusmana, menyoroti peran penting guru, orang tua, dan masyarakat dalam mencegah kekerasan di lingkungan pendidikan.

Maman menerangkan, saat ini tindakan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan sedang menjadi sorotan berbagai pihak. Tak hanya kekerasan di sekolah, kekerasan di luar sekolah pun menjadi hal yang sedang diperbincangkan karena pelaku kekerasan merupakan seorang pelajar.

“Sekolah bukan hanya tanggung jawab guru tapi tanggung jawab dari guru, orang tua, dan masyarakat. Guru yang dipercaya untuk mengajar, mendidik, orang tua yang menitipkan anaknya, sedangkan masyarakat itu yang akan menikmati hasil pendidikan itu,” ucapnya saat diwawancarai terpisah di Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Hari Santri 2026, Ini Pesan Kepala SMK Muhammadiyah Garut untuk Generasi Muda

Dalam webinar, imbuh Maman, berbagai pengetahuan disampaikan, termasuk hasil penelitian dari para guru besar. Lokakarya dilanjutkan usai webibar untuk menghasilkan rekomendasi dari Dewan Pendidikan kepada pemerintah dalam upaya pencegahan kekerasan di sekolah.

“Dewan Pendidikan hanya dapat memberikan rekomendasi, pertama rekomendasi teknis ke Dinas Pendidikan, ke Kemenag, dan ke KCD, sedangkan kalau rekomendasi kebijakan ini langsung ke Pak Bupati,” katanya.

Disebutkan Maman, meskipun persentase kekerasan di Kabupaten Garut tidak tinggi, tetapi upaya pencegahan terus dilakukan dengan meningkatkan komunikasi antara guru, orang tua, dan masyarakat.

“Jadi kalau aturan yang dari pemerintah sudah ada, lalu ke sekolah sudah ada, tinggal sejauh mana meningkatkan komunikasi antara guru, orang tua, dan masyarakat,” tandasnya.

Kegiatan webibar ini mendapat sambutan antusias, dengan 2.000 pendaftar dan 915 peserta dari berbagai daerah, yaitu Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara, bahkan juga diikuti oleh peserta dari luar negeri yaitu dari Amerika Serikat, Mesir, dan Malaysia.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 202026, Kepala SMK Muhammadiyah Garut Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Kado Indah Hari Santri, Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Ukir Prestasi di Dua Kompetisi Nasional
Hari Santri 2026, Ketua PDM Garut Dorong Santri Jadi Penggerak Perubahan
Hari Santri 2026, Ini Pesan Kepala SMK Muhammadiyah Garut untuk Generasi Muda
Duta Baca GELIS MASAGI MTsN 1 Garut Dorong Budaya Literasi Siswa
Pengajian Aisyiyah Garut, Dr Agus Rahmat Nugraha Bahas Pendusta Ayat Allah
Qisti dan Marsela Harumkan MAN 1 Garut Lewat Lomba Syarhil Qur’an
Dinas Pendidikan Garut Lirik Karya Inovatif Mahasiswa Dalam Gelar Karya PPG IPI Garut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Hari Santri Nasional 202026, Kepala SMK Muhammadiyah Garut Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Kado Indah Hari Santri, Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Ukir Prestasi di Dua Kompetisi Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Hari Santri 2026, Ketua PDM Garut Dorong Santri Jadi Penggerak Perubahan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Hari Santri 2026, Ini Pesan Kepala SMK Muhammadiyah Garut untuk Generasi Muda

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Duta Baca GELIS MASAGI MTsN 1 Garut Dorong Budaya Literasi Siswa

Berita Terbaru