WARTAGARUT.COM – SMK Muhammadiyah Garut melepas 160 peserta didik kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026 dalam acara Perpisahan dan Pelepasan Peserta Didik bertema “Berpisah untuk Tumbuh, Bersatu dalam Kenangan” yang digelar di SMK Muhammadiyah Garut, Jalan Jendral Ahmad Yani No.257, Wetan, Ciwalen, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (7/5/2026).
Dalam momentum tersebut, sekolah mengungkapkan sebanyak 80 persen lulusan telah terserap dunia kerja sebelum resmi dinyatakan lulus.
Kepala SMK Muhammadiyah Garut, Yan Yan Hermawan S.Pd.I mengatakan kegiatan pelepasan ini menjadi bentuk tasyakur binikmat atas keberhasilan para siswa menyelesaikan proses pendidikan selama tiga tahun.
“Ini merupakan tasyakur binikmat atas berakhir dan keberhasilan siswa-siswi dalam melaksanakan pembelajaran di SMK Muhammadiyah Garut,” ujar Yan Yan Hermawan.
Ia menilai kualitas lulusan tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Hal itu terlihat dari banyaknya siswa yang telah diterima bekerja di berbagai dunia usaha dan dunia industri sebelum acara kelulusan dilaksanakan.
“Alhamdulillah mengalami peningkatan kualitas yang signifikan, terbukti dengan beberapa siswa sudah mendapatkan pekerjaan,” katanya.
Selain mencatatkan kelulusan 100 persen dengan predikat kompeten, pihak sekolah juga menilai kesiapan lulusan semakin matang dalam menghadapi persaingan kerja yang terus berkembang.
Yan Yan menyebut lulusan SMK Muhammadiyah Garut kini lebih siap bersaing dengan sekolah lain, khususnya dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor industri dan usaha.
“Lulusan kami siap bersaing di dunia kerja dengan sekolah lain di dunia usaha dan dunia industri,” ungkapnya.
Menurutnya, tantangan alumni ke depan semakin berat karena kompetitor di dunia kerja terus bertambah. Karena itu, siswa diminta mampu memanfaatkan kompetensi yang diperoleh selama belajar sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Senantiasa memanfaatkan kompetensi diri yang didapat selama belajar untuk bekal di masa datang khususnya di dunia kerja,” lanjutnya.
Ia juga mengungkapkan sejumlah perusahaan dan dunia industri telah menjalin kerja sama dengan SMK Muhammadiyah Garut dalam penyerapan tenaga kerja lulusan sekolah tersebut.
“Beberapa dunia industri telah bekerja sama dengan SMK Muhammadiyah Garut dalam menyerap lulusan sebagai tenaga kerja,” katanya.
Ke depan, pihak sekolah menargetkan seluruh lulusan dapat terserap di dunia usaha maupun industri, bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan secara mandiri.
“Target kami 100 persen diterima di dunia usaha dan dunia industri serta dapat mengembangkan potensi diri dalam membuat lapangan kerja baru,” pungkasnya.***
Penulis : Soni Tarsoni

















