Sosialisasi Perda Perlindungan Anak: H. Enjang Tedi Dorong Peran Guru dalam Pencegahan Kekerasan di Sekolah 

- Jurnalis

Jumat, 23 Agustus 2024 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi Perda Perlindungan Anak: H. Enjang Tedi Dorong Peran Guru dalam Pencegahan Kekerasan di Sekolah 

Sosialisasi Perda Perlindungan Anak: H. Enjang Tedi Dorong Peran Guru dalam Pencegahan Kekerasan di Sekolah 

WARTAGARUT.COM – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, H. Enjang Tedi, S.Sos, M.Sos, mengadakan kegiatan sosialisasi Perda No. 3 Tahun 2021 tentang Perlindungan Anak di Gedung PGRI Garut, Jalan Pasundan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Jum’at, 23 Agustus 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dalam pencegahan kekerasan terhadap anak dan melibatkan para guru, khususnya Guru Bimbingan Konseling (BK) dan Guru Bimbingan dan Penyuluhan (BP), dari sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Garut, termasuk SD, SMP, dan SMA Muhammadiyah.

H. Enjang Tedi menekankan pentingnya peran guru dalam mendeteksi dini kekerasan dan perundungan yang mungkin terjadi di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Gol 64 Detik Paraguay Akhiri Perjalanan Turki di Piala Dunia 2026

“Perda Perlindungan anak disampaikan kepada para guru, karena mereka bisa mendeteksi dini terjadinya kekerasan atau perundungan terhadap anak,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa guru sering kali menjadi pihak pertama yang menyadari perubahan perilaku pada siswa, seperti murung atau perubahan lainnya yang dapat mengindikasikan adanya kekerasan.

“Misalnya, kita pernah menemukan kasus kekerasan seksual terhadap murid SMP yang terungkap setelah guru menyadari si anak tidak hadir saat ujian dan menunjukkan tanda-tanda murung,” jelasnya.

Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Ketua Forum Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Tasikmalaya dan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut, yang memberikan wawasan terkait upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak.

Baca Juga :  Hanya 73 Dokter Gigi Layani 2,7 Juta Warga Garut, PDGI Dukung IKKHG Buka Fakultas Kedokteran Gigi

“Ini sangat penting, apalagi baru-baru ini terjadi kasus bullying di Kabupaten Garut, yang menunjukkan betapa rentannya anak-anak kita terhadap kekerasan,” tambahnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, M. Enjang-Tedi berharap para guru dapat berperan lebih aktif sebagai ‘trainer of trainers’, yaitu sebagai pelatih yang menyebarkan kesadaran dan keterampilan untuk melindungi anak-anak dari kekerasan di lingkungan sekolah.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Garut Next Gen 2026, Pelajar Bisa Urus KTP dan Cari Kampus Sekaligus
100 Paket Sembako Dibagikan, Cara Pedagang Garut Plaza Menebar Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi
Lebih dari 120 Warga RW 5 Cibangban Ikut Pawai Obor 1 Muharram 1448 H, Tebarkan Semangat Hijrah dan Persatuan
Gowes dari Garut ke Mekkah, Ada Misi Besar yang Dibawa Asep Akung
Catat! Ini Jadwal KA Cikuray Garut-Pasar Senen dengan Rangkaian Baru
PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 5.127 Formasi, Begini Cara Buat Akun SSCASN
BNPB Minta Warga Menjauh dari Pantai Setelah Gempa M 7,7 Filipina
Gempa Bumi M 7,7 Guncang Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami untuk 5 Provinsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:26 WIB

Garut Next Gen 2026, Pelajar Bisa Urus KTP dan Cari Kampus Sekaligus

Kamis, 18 Juni 2026 - 05:35 WIB

100 Paket Sembako Dibagikan, Cara Pedagang Garut Plaza Menebar Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi

Selasa, 16 Juni 2026 - 06:30 WIB

Lebih dari 120 Warga RW 5 Cibangban Ikut Pawai Obor 1 Muharram 1448 H, Tebarkan Semangat Hijrah dan Persatuan

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:46 WIB

Gowes dari Garut ke Mekkah, Ada Misi Besar yang Dibawa Asep Akung

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:59 WIB

Catat! Ini Jadwal KA Cikuray Garut-Pasar Senen dengan Rangkaian Baru

Berita Terbaru

error: Content is protected !!