Tim Satgas Garut Bebas Knalpot Bising, Lakukan Sosialisasi dan Edukasi kepada Siswa SMK YPPT Garu

Kamis, 18 November 2021 - 11:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

*Caption :* Pelaksanaan sosialisasi dan edukasi dari Tim Satgas Garut Bebas Knalpot Bising kepada para siswa SMK YPPT Garut, yang dilaksanakan di Lapangan SMK YPPT Garur, Jalan Nusa Indah, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (18/11/2021). (Foto : Anggana Mulia Karsa/Febri Noptageri/Diskominfo Garut).

*Caption :* Pelaksanaan sosialisasi dan edukasi dari Tim Satgas Garut Bebas Knalpot Bising kepada para siswa SMK YPPT Garut, yang dilaksanakan di Lapangan SMK YPPT Garur, Jalan Nusa Indah, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (18/11/2021). (Foto : Anggana Mulia Karsa/Febri Noptageri/Diskominfo Garut).

*GARUT, Tarogong Kidul* – Tim Satuan Tugas (Satgas) Garut Bebas Knalpot Bising melakukan sosialiasi dan edukasi kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yayasan Pembina Pendidikan Teknologi (YPPT) Garut terkait Gerakan Bebas Knalpot Bising di Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Lapang SMK YPPT Garut, Jalan Nusa Indah, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (18/11/2021).

 

Ketua Tim Satgas Garut Bebas Knalpot Bising yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Garut, Aah Anwar Saepuloh, mengatakan, Gerakan Garut Bebas Knalpot Bising ini hadir atas keresahan dan ketidaknyamanan masyarakat dengan banyaknya pengguna kendaraan bermotor yang tidak menggunakan knalpot standar atau knalpot bising di jalanan.

Ia menyebutkan, satgas ini terbagi menjadi dua tim, yaitu tim sosialisasi dan edukasi yang bertugas untuk memberikan pemahaman serta memberikan himbauan kepada masyarakat, termasuk didalamnya adalah komunitas dan elemen masyarakat tertentu. Sementara, untuk tim kedua yaitu tim penegakan hukum.
“Tim yang kedua penengakan hukum dimana penengakan hukum ini tentu dilakukan untuk sebagai efek jera namun demikian efek jeranya tetap kita melakukan persuasif,” ujar Aah.

Baca Juga :  PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Selain menyasar siswa sekolah, lanjut Aah, pihaknya juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para buruh untuk tidak menggunakan knalpot bising serta kepada toko-toko onderdil motor untuk tidak menjual knalpot tidak standar. “Selain dari para siswa yang sudah menggunakan kendaraan bermotor khusus nya roda 2, kita juga kepada kaum buruh ya, kaum pegawai dan kepada pengguna lainnya, khususnya yang menjual (knalpot) perusahaan perusahaan atau toko -toko yang menjual (knalpot) kita himbau tidak menjual knalpot yang tidak standar, termasuk (kepada) pengguna ataupun persatuan otomotif di Garut,” lanjutnya.

Ia berharap dengan adanya gerakan Garut Bebas Knalpot Bising ini, ketertiban umum berupa kenyamanan masyarakat bisa terealisasi, karena menurutnya keluhan terkait knalpot bising ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat, khususnya keluhan melalui media sosial.
“Di medsos baik di elektronik termasuk kepada kami juga banyak yang mengadu tentang penggunaan knalpot bising ini,” kata Aah.

Baca Juga :  Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK YPPT Garut, Bachiramsyah, menuturkan, pihaknya mendukung program Garut Bebas Knalpot Bising ini. Terlebih, menurutnya program ini memiliki tujuan untuk membuat nyaman warga Garut. Sebelum program bebas knalpot bising ini dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, pihaknya sudah terlebih dahulu menerapkan aturan ini, dimana bagi siswa yang menggunakan knalpot bising tidak diperbolehkan masuk area sekolah.
“Alhamdulillah kami sangat mendukung dan mudah-mudahan ini bisa terealisasi dengan baik sehingga anak-anak yang bawa kendaraan pun tidak meresahkan masyarakat.” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Rencana Pendaftaran dan Syaratnya
Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari
Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola
Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan
PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan
Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik
RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan
Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:26 WIB

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Rencana Pendaftaran dan Syaratnya

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari

Rabu, 4 November 2026 - 18:26 WIB

Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola

Selasa, 3 November 2026 - 15:49 WIB

Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan

Selasa, 3 November 2026 - 15:10 WIB

PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Berita Terbaru

Ilustrasi peserta mengikuti ujian berbasis komputer dalam proses seleksi calon pegawai negeri sipil.

GARUT TERKINI

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Rencana Pendaftaran dan Syaratnya

Sabtu, 7 Nov 2026 - 08:26 WIB

Ilustrasi peserta mengikuti ujian berbasis komputer dalam proses seleksi calon pegawai negeri sipil.

GARUT TERKINI

CPNS 2026 Dibuka November, Ini Penjelasan Pemerintah

Sabtu, 7 Nov 2026 - 07:17 WIB

Ketua PDM Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, menyampaikan pandangan mengenai manfaat ChatHPT bagi pemahaman keagamaan umat.

GADGET DAN TEKNOLOGI

Ketua PDM Garut: ChatHPT Bantu Umat Memahami Fatwa Tarjih Muhammadiyah

Jumat, 6 Nov 2026 - 13:03 WIB