Universitas Garut  Kembangkan Pusat Studi ASEAN dan Bencana, Ini Target Besarnya

Sabtu, 26 April 2025 - 16:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Garut Kembangkan Pusat Studi ASEAN dan Bencana, Ini Target Besarnya

Universitas Garut Kembangkan Pusat Studi ASEAN dan Bencana, Ini Target Besarnya

WARTAGARUT.COM – Universitas Garut (UNIGA) terus bergerak cepat merespons kebijakan Merdeka Belajar serta dinamika tantangan dunia pendidikan tinggi.

Rektor Universitas Garut, Dr. H. Irfan Nabhani, S.E., M.T., menegaskan bahwa UNIGA telah mendirikan sejumlah institusi baru guna memperkuat sistem internal dan meningkatkan daya saing mahasiswa.

“Untuk menjawab tantangan dari SK Mendikbud tentang Indikator Kinerja Utama (IKU) dan kebutuhan zaman, Universitas Garut membentuk berbagai lembaga dan pusat studi baru yang fungsional dan strategis,” ujar Dr. Irfan Nabhani,  dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda Diploma, Sarjana, Profesi, dan Magister Angkatan ke-42 Gelombang II Tahun Akademik 2024/2025 yang dilangsungkan dengan khidmat di Kampus I Jl. Prof. K.H. Cecep Syarifudin d/h Jl. Raya Samarang No. 52A Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Sabtu, 26 April 2025.

Baca Juga :  Agus Barkah Ungkap Alasan Pelepasan Kontingen Porprov Garut Diundur

Beberapa lembaga yang dikembangkan antara lain Lembaga Penelitian, Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat, Lembaga Bahasa, Lembaga Penjaminan Mutu, Lembaga Sertifikasi Profesi, hingga Lembaga Pelatihan.

Selain itu, UNIGA juga membangun Pusat Studi Wanita, Pusat Pengembangan Olahraga Masyarakat, Pusat Studi ASEAN, dan Pusat Pengurangan Risiko Bencana.

Dalam memperkuat layanan kemahasiswaan, UNIGA menghadirkan Pusat Data dan Informasi, Pusat Bimbingan dan Konseling, Pusat Pengembangan Karir, Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis, serta Pusat Tracer Alumni.

“Semua lembaga ini dibangun untuk memastikan mahasiswa mendapatkan pelayanan pendidikan yang terbaik dan terintegrasi, sesuai kebutuhan zaman,” ungkap Dr. Irfan.

Baca Juga :  Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik

Tidak hanya itu, Universitas Garut juga serius meningkatkan kompetensi bahasa asing mahasiswa. Mulai tahun 2024, standar minimal nilai PTESOL atau TOEFL di UNIGA akan ditingkatkan secara bertahap setiap tahun.

“Insyaallah, mahasiswa akan kami bekali secara intensif agar mampu mencapai standar bahasa asing yang ditetapkan. Ini adalah upaya kami untuk menyiapkan lulusan yang berdaya saing global,” tegasnya.

Langkah progresif ini diharapkan tidak hanya memperkuat reputasi Universitas Garut di tingkat nasional, tetapi juga mempercepat langkah menuju pengakuan internasional.***

 

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamendikdasmen Tekankan Partisipasi Publik dalam Revisi UU Sisdiknas
Wisuda ke-29 IKKHG, Ketua Pembina YDHIG Soroti Rencana Fakultas Kedokteran Gigi
IKKHG Wisuda 560 Lulusan, Rektor Ungkap Prodi Akreditasi Unggul dan Rencana Buka FKG
H. Rudy Gunawan Dorong FKG IKKHG untuk Perkuat SDM Kesehatan
Ketua Pembina YDHIG Ungkap Hasil Visitasi FKG IKKHG, Target Pembukaan Tahun 2027
PDM Garut Dukung Seruan Muhammadiyah Hormati Putusan MK, Ini Pesan Pentingnya
ILUNI ONE Garut Gelar Pasanggiri Jaipong dan Lomba Lagu Antar Angkatan
SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Pertandingan Voli FKKS Korwil 1

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Wamendikdasmen Tekankan Partisipasi Publik dalam Revisi UU Sisdiknas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Wisuda ke-29 IKKHG, Ketua Pembina YDHIG Soroti Rencana Fakultas Kedokteran Gigi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:39 WIB

H. Rudy Gunawan Dorong FKG IKKHG untuk Perkuat SDM Kesehatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Ketua Pembina YDHIG Ungkap Hasil Visitasi FKG IKKHG, Target Pembukaan Tahun 2027

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:56 WIB

PDM Garut Dukung Seruan Muhammadiyah Hormati Putusan MK, Ini Pesan Pentingnya

Berita Terbaru