WARTAGARUT.COM – Universitas Garut (UNIGA) terus bergerak cepat merespons kebijakan Merdeka Belajar serta dinamika tantangan dunia pendidikan tinggi.
Rektor Universitas Garut, Dr. H. Irfan Nabhani, S.E., M.T., menegaskan bahwa UNIGA telah mendirikan sejumlah institusi baru guna memperkuat sistem internal dan meningkatkan daya saing mahasiswa.
“Untuk menjawab tantangan dari SK Mendikbud tentang Indikator Kinerja Utama (IKU) dan kebutuhan zaman, Universitas Garut membentuk berbagai lembaga dan pusat studi baru yang fungsional dan strategis,” ujar Dr. Irfan Nabhani, dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda Diploma, Sarjana, Profesi, dan Magister Angkatan ke-42 Gelombang II Tahun Akademik 2024/2025 yang dilangsungkan dengan khidmat di Kampus I Jl. Prof. K.H. Cecep Syarifudin d/h Jl. Raya Samarang No. 52A Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Sabtu, 26 April 2025.
Beberapa lembaga yang dikembangkan antara lain Lembaga Penelitian, Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat, Lembaga Bahasa, Lembaga Penjaminan Mutu, Lembaga Sertifikasi Profesi, hingga Lembaga Pelatihan.
Selain itu, UNIGA juga membangun Pusat Studi Wanita, Pusat Pengembangan Olahraga Masyarakat, Pusat Studi ASEAN, dan Pusat Pengurangan Risiko Bencana.
Dalam memperkuat layanan kemahasiswaan, UNIGA menghadirkan Pusat Data dan Informasi, Pusat Bimbingan dan Konseling, Pusat Pengembangan Karir, Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis, serta Pusat Tracer Alumni.
“Semua lembaga ini dibangun untuk memastikan mahasiswa mendapatkan pelayanan pendidikan yang terbaik dan terintegrasi, sesuai kebutuhan zaman,” ungkap Dr. Irfan.
Tidak hanya itu, Universitas Garut juga serius meningkatkan kompetensi bahasa asing mahasiswa. Mulai tahun 2024, standar minimal nilai PTESOL atau TOEFL di UNIGA akan ditingkatkan secara bertahap setiap tahun.
“Insyaallah, mahasiswa akan kami bekali secara intensif agar mampu mencapai standar bahasa asing yang ditetapkan. Ini adalah upaya kami untuk menyiapkan lulusan yang berdaya saing global,” tegasnya.
Langkah progresif ini diharapkan tidak hanya memperkuat reputasi Universitas Garut di tingkat nasional, tetapi juga mempercepat langkah menuju pengakuan internasional.***










