WARTAGARUT.COM – Universitas Garut (Uniga) secara resmi melepas relawan mahasiswa untuk menjalankan Pengabdian kepada Masyarakat di Aceh selama satu bulan, sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Pelepasan dipimpin langsung Rektor Universitas Garut, Dr. H. Irfan Nabhani, S.E., M.T., dalam apel di lingkungan kampus, Senin (19/1/2026).
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyematan rompi relawan secara simbolis oleh Rektor Uniga kepada perwakilan mahasiswa. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat, disaksikan pimpinan fakultas, dosen pembimbing, serta civitas akademika.
Rektor Universitas Garut menegaskan bahwa pengabdian ini merupakan amanah institusi sekaligus ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa.
“Kegiatan pengabdian ini adalah wujud tanggung jawab akademik dan sosial Universitas Garut untuk hadir di tengah masyarakat,” ujar Dr. Irfan Nabhani.
Ia menambahkan, mahasiswa diharapkan membawa nilai-nilai kampus saat berinteraksi dengan masyarakat.
“Saya meminta seluruh relawan menjaga integritas, etika, dan nama baik Universitas Garut selama menjalankan tugas pengabdian di Aceh,” katanya.
Menurut Irfan, pengabdian masyarakat juga menjadi sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan mahasiswa.
“Mahasiswa harus mampu menjadi duta kampus yang menjunjung nilai keislaman, kemanusiaan, serta kepedulian sosial,” ucapnya.
Ia menegaskan komitmen universitas dalam mendukung kegiatan tersebut hingga selesai. “Institusi memberikan dukungan penuh agar program ini berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” tutur Irfan.
Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh relawan mahasiswa Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan (FPIK) Universitas Garut. Para relawan dibimbing oleh Dr. Hj. Hilda Ainissyifa, M.Ag. dan Dr. H. Yufi Mohammad Nasrullah, M.A.
Adapun mahasiswa relawan yang diberangkatkan yaitu Mochamad Fadilah Alan Pamungkas, Sabrina Aprilla Safarizi, Ahmad Aziz Mubaroq, Mohamad Apriandi, Aceng Muhammad Rohmat Hidayat, dan Andhika Putri Lestari.
Selama satu bulan pelaksanaan, para relawan akan terlibat langsung dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing.
Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat konkret bagi masyarakat Aceh sekaligus memperkaya pengalaman akademik dan sosial mahasiswa.
Kegiatan pelepasan ditutup dengan doa bersama, memohon kelancaran, keselamatan, dan keberkahan selama pelaksanaan pengabdian.
Universitas Garut berharap para relawan dapat kembali ke kampus membawa pengalaman, inspirasi, dan kontribusi nyata bagi pengembangan institusi serta masyarakat. ***
Penulis : Soni Tarsoni

















