Pengajian Ba’da Idul Fitri Muhammadiyah Garut Bahas Ekonomi Umat, Ungkap Rencana Rumah Sakit dan Universitas

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengajian Ba'da Idul Fitri Muhammadiyah Garut Bahas Ekonomi Umat, Ungkap Rencana Rumah Sakit dan Universitas

Pengajian Ba'da Idul Fitri Muhammadiyah Garut Bahas Ekonomi Umat, Ungkap Rencana Rumah Sakit dan Universitas

WARTAGARUT.COM – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut menggelar Pengajian Silaturahim Ba’da Idul Fitri 1447 H dengan tema pemberdayaan ekonomi umat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut, Ahad (29/3/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. H. Hilman Latief, serta dihadiri Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dan Wakil Ketua PWM Jawa Barat, Prof. Dr. H. Yadi Janwari, M.A. serta ketua Ketua PDM Garut, Dr. Agus Rohmat Nugraha. M.Pd.

Pengajian tersebut menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan silaturahmi bagi anggota dan simpatisan Muhammadiyah di tingkat daerah, dengan fokus pada penguatan dakwah dan pemberdayaan ekonomi umat.

Ketua PDM Garut, Dr. Agus Rohmat Nugraha. M.Pd , menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda pembinaan yang akan ditindaklanjuti hingga tingkat cabang dan organisasi otonom di Kabupaten Garut.

“Kegiatan hari ini adalah pengajian pembinaan silaturahmi Ba’da Idul Fitri untuk anggota pimpinan dan simpatisan Muhammadiyah. Ini kegiatan tingkat daerah, dan insya Allah akan ditindaklanjuti oleh pimpinan cabang dan ortom,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran pimpinan pusat Muhammadiyah diharapkan menjadi penyemangat baru dalam menguatkan peran organisasi, baik dalam aspek keumatan maupun kebangsaan.

“Semoga ini menjadi spirit untuk meningkatkan kekhidmatan kita dalam mengelola urusan keumatan dan kebangsaan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Rohmat Nugraha  juga mengungkapkan sejumlah program strategis Muhammadiyah Garut, di antaranya rencana pendirian rumah sakit Muhammadiyah, pengembangan universitas, serta penjajakan pembangunan pesantren bertaraf internasional.

Menurutnya, saat ini Muhammadiyah Garut baru memiliki dua klinik, yakni Klinik Darul Arqam di Garut Kota dan satu lainnya yang berada di bawah PCM.

Ke depan, kata Ia, pengembangan layanan kesehatan akan diperluas ke berbagai wilayah seperti Garut Utara, Garut Selatan, dan pusat kota.

“Kita tidak hanya berhenti di klinik, tetapi ke depan harus mengarah pada hadirnya rumah sakit Muhammadiyah. Tipe apapun, yang penting kita mulai,” tegasnya.

Selain sektor kesehatan, Muhammadiyah Garut juga menargetkan peningkatan status lembaga pendidikan tinggi yang ada menjadi universitas, guna menjawab kebutuhan dakwah pendidikan di tingkat lanjut.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. H. Hilman Latief, menekankan pentingnya menghidupkan kembali semangat dakwah dalam setiap peran kehidupan, baik sebagai profesional, pengusaha, maupun bagian dari masyarakat.

“Posisi apapun, jabatan apapun, jangan hilang semangat dakwahnya. Ajak kepada kebaikan,” ujarnya.

Ia juga memaparkan konsep Islam Berkemajuan yang diwujudkan melalui empat gerakan utama, yakni dakwah, tajdid (pembaruan), ilmu, dan amal. Keempatnya menjadi landasan Muhammadiyah dalam membangun peradaban Islam yang modern, inklusif, dan berkemajuan.

Hilman Latief menambahkan, dakwah ekonomi atau tijaroh juga menjadi bagian penting dalam gerakan Muhammadiyah, dengan menekankan prinsip kejujuran, keadilan, dan kemaslahatan umat.

Pengajian ini sekaligus menjadi ruang refleksi dan penguatan arah gerakan Muhammadiyah Garut yang mulai mengembangkan paradigma baru, tidak hanya fokus pada dakwah konvensional, tetapi juga pada penguatan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan berbasis umat.

“Kita mencoba sesuatu yang baru, seperti dakwah ekonomi melalui badan usaha milik Muhammadiyah, serta penguatan sektor kesehatan,” pungkas Agus.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Audiensi dengan LDII, Ketua FKUB Garut Tekankan Pentingnya Sinergi Jaga Kerukunan Umat
Ketua Umum PBNU Gus Yahya Kunjungi Al Musaddadiyah Garut, Teguhkan Sinergi Keulamaan dan Pendidikan Pesantren
PKBM Sadina Cilawu Raih Penghargaan Skor Numerasi Tertinggi pada Rapor Pendidikan 2025
Gus Yahya Datang ke Garut, Bongkar Agenda Besar PBNU Jelang Muktamar NU 2026
Cari Kampus Islam Terbaik di Garut? STAI Al Musaddadiyah Garut Buka PMB dengan Status Akreditasi Baik Sekali
GP Ansor Jawa Barat Isi Harlah ke-92 dengan Aksi Lingkungan hingga Pemberdayaan Ekonomi Kader
Mukerda 2026! MUI Garut Prioritaskan Kondusivitas dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Haul ke-33 dan ke-20 di Ponpes Hidayatul Faizien Jadi Momentum Spiritual dan Sosial Umat

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:27 WIB

Audiensi dengan LDII, Ketua FKUB Garut Tekankan Pentingnya Sinergi Jaga Kerukunan Umat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:29 WIB

Ketua Umum PBNU Gus Yahya Kunjungi Al Musaddadiyah Garut, Teguhkan Sinergi Keulamaan dan Pendidikan Pesantren

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:06 WIB

PKBM Sadina Cilawu Raih Penghargaan Skor Numerasi Tertinggi pada Rapor Pendidikan 2025

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:20 WIB

Gus Yahya Datang ke Garut, Bongkar Agenda Besar PBNU Jelang Muktamar NU 2026

Selasa, 28 April 2026 - 15:16 WIB

Cari Kampus Islam Terbaik di Garut? STAI Al Musaddadiyah Garut Buka PMB dengan Status Akreditasi Baik Sekali

Berita Terbaru

error: Content is protected !!