Arus Mudik Meningkat, Polres Garut Terapkan One Way 6 Kali di Jalur Limbangan-Malangbong

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Arus Mudik Meningkat, Polres Garut Terapkan One Way 6 Kali di Jalur Limbangan-Malangbong

Arus Mudik Meningkat, Polres Garut Terapkan One Way 6 Kali di Jalur Limbangan-Malangbong

WARTAGARUT.COM – Arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di wilayah Garut mengalami peningkatan signifikan pada Selasa (17/3/2026).

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Satlantas Polres Garut memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) sebanyak enam kali di jalur utama Limbangan hingga Malangbong.

Lonjakan volume kendaraan terlihat sejak pagi hari, terutama dari arah Bandung menuju Tasikmalaya yang melintasi jalur selatan Jawa Barat.

Kondisi ini mendorong aparat kepolisian mengambil langkah cepat melalui diskresi lalu lintas guna menjaga kelancaran arus kendaraan.

Kasatlantas Polres Garut, Luky Martono, mengatakan penerapan sistem one way dilakukan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Rekayasa lalu lintas ini kami lakukan secara tentatif untuk menarik arus kendaraan dari arah barat agar tidak terjadi penumpukan di titik rawan,” ujarnya.

Penerapan one way dimulai di Jalur Limbangan pada pukul 08.25 hingga 08.45 WIB dengan durasi 20 menit.

Baca Juga :  Raisya Fakhira dari MA Al Mashduqi IIBS Garut Melaju ke Provinsi OMI Fisika 2026

Petugas memusatkan titik penghentian kendaraan (pending) di depan Polsek Limbangan guna mengatur ritme kendaraan dari dua arah.

Selanjutnya, rekayasa lalu lintas dilanjutkan di Jalur Lewo pada pukul 08.50 hingga 09.00 WIB dengan titik pending di SPBU Bandrex.

Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan yang terus meningkat.

Memasuki pukul 09.25 WIB, petugas kembali memberlakukan one way di Jalur Lewo selama 15 menit dengan titik pending di kawasan Kaum Lewo.

Arus kendaraan yang terus mengalir dari arah Bandung membuat rekayasa lalu lintas harus dilakukan secara bertahap.

Pada pukul 10.25 WIB, sistem satu arah kembali diterapkan di Jalur Limbangan selama 20 menit dengan titik pending di Polsek Limbangan.

Kepadatan yang terus terjadi menunjukkan tingginya mobilitas pemudik menuju wilayah Priangan Timur.

Menjelang siang, kepadatan juga terjadi di Jalur Malangbong. Petugas kembali melakukan rekayasa lalu lintas pada pukul 10.45 WIB selama 15 menit dengan titik pending di area Puskesmas setempat.

Baca Juga :  Pascasarjana UNIGA Ungkap Alasan KKN-Gradasi 2026 Digelar Selama 4 Bulan

Rekayasa keenam dilakukan di Jalur Lewo pada pukul 10.55 hingga 11.05 WIB dengan titik pending di SPBU Bandrex.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengendalian arus lalu lintas agar tetap bergerak lancar meski volume kendaraan terus meningkat.

Selain rekayasa lalu lintas, Polres Garut juga mengimbau para pemudik untuk tetap mematuhi aturan berkendara.

Pengguna jalan diminta menjaga jarak aman, memastikan kondisi kendaraan prima, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Keselamatan menjadi prioritas utama. Kami mengimbau pemudik untuk tetap waspada dan memanfaatkan pos pelayanan jika membutuhkan bantuan selama perjalanan,” kata Luky.

Pengamanan arus mudik ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, TNI, hingga instansi terkait lainnya dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. ***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Purbaya Diganti Suahasil Nazara, Ini Menteri Keuangan Indonesia Sekarang
Link Pengumuman OMI Kemenag 2026 Kabupaten/Kota, Cek di Sini
Kekeringan Mengintai Garut, PDAM Tirta Intan Siapkan Tangki Air
Perda Bantuan Hukum Garut Ditargetkan Perluas Akses Keadilan Warga
Pernyataan Terbaru Sudaryono Muncul di Tengah Dugaan Keracunan MBG di Garut
252.520 Warga Miskin, Bupati Garut Siapkan Solusi Khusus, Efektifkah?
Putri Karlina Dukung GAMAS, Maula Akbar Antar Tiga Anak ke Al Mashduqi Islamic School Garut
Cara Daftar Beasiswa Garut 2026, Simak Syarat dan Tahapannya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:29 WIB

Purbaya Diganti Suahasil Nazara, Ini Menteri Keuangan Indonesia Sekarang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:41 WIB

Link Pengumuman OMI Kemenag 2026 Kabupaten/Kota, Cek di Sini

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Kekeringan Mengintai Garut, PDAM Tirta Intan Siapkan Tangki Air

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:31 WIB

Perda Bantuan Hukum Garut Ditargetkan Perluas Akses Keadilan Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:56 WIB

Pernyataan Terbaru Sudaryono Muncul di Tengah Dugaan Keracunan MBG di Garut

Berita Terbaru

A. R. Nugraha, penulis artikel “Jadilah Guru Berkemajuan” tentang peran guru dalam pendidikan Islam.

KEAGAMAAN

JADILAH GURU BERKEMAJUAN

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:30 WIB