WARTAGARUT.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut resmi menetapkan KH. A. Abdul Mujib, M.Ag. atau akrab disapa Ceng Mujib, Terpilih sebagai Ketua Umum MUI Garut yang baru, dalam Sidang Pleno Pimpinan Harian yang digelar pasca wafatnya Ketua sebelumnya, KH. Sirojul Munir, pada 30 Juli 2025.
Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Umum MUI Kabupaten Garut, H. Mohamad Yusup Sapari, S.Pd., M.M.Pd., yang menyebut bahwa penunjukan ketua baru sangat penting untuk menjalankan roda organisasi sampai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) pada bulan November mendatang.
“Kegiatan utama hari ini adalah pemilihan Ketua Umum untuk mengisi kekosongan jabatan selama enam bulan, hingga Musda dan pelantikan pengurus baru dilaksanakan pada Januari 2026,” ujar H. Yusup usai sidang Pleno di Kantor MUI Garut, pada Kamis, 7 Juli 2025.
H. Yusup Sapari menerangkan bahwa Pemilihan ini dilakukan berdasarkan mekanisme dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga MUI, yang menetapkan bahwa pemilihan Ketua Umum dilakukan oleh Pleno Pimpinan Harian.
Selain pemilihan ketua baru, agenda pleno juga mencakup pembentukan panitia Musda (SC dan OC), serta penyampaian berbagai permasalahan keumatan yang akan menjadi fokus MUI ke depan.
“Alhamdulillah semua sudah disepakati. Kami berkomitmen melanjutkan apa yang telah diamanatkan oleh Almarhum Pak KH. Sirojul Munir. Termasuk menjaga hubungan baik dengan pemerintah daerah,” tambahnya.
H. Yusup Sapari menjelaskan bahwa hasil rapat pleno akan segera disampaikan ke MUI Provinsi Jawa Barat untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) resmi penetapan.
Sementara itu, Musda dijadwalkan berlangsung pada 16–18 November 2025, dengan lokasi pelaksanaan masih dikonsultasikan bersama Pemerintah Daerah,
“Panitia yang telah dibentuk akan bekerja selama tiga bulan ke depan untuk mempersiapkan berbagai hal teknis dan administratif, termasuk menyusun laporan pertanggungjawaban kegiatan MUI selama lima tahun terakhir,”ungkapnya.
Ia mengatakan bahwa Hasil pleno ini akan segera disampaikan ke MUI Provinsi Jawa Barat untuk proses pengesahan dan penerbitan Surat Keputusan resmi.
Ceng Mujib selaku ketua umum terpilih, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan arah kebijakan dan program yang telah dirintis oleh pendahulunya.
“Pertama kita melanjutkan apa yang telah dijalankan oleh Ketua Umum Almarhum KH. Sirojul Munir yang luar biasa, tertata rapi, betul-betul mengacu kepada AD/ART,”ungkap Ceng Mujib
“Kemudian Yang kedua tentunya kita akan bersikap kondisional dan situasional, sesuai tantangan hari ini di Garut maupun Jawa Barat,”tambahnya.
Ia menegaskan bahwa kunci utama keberhasilan MUI ke depan terletak pada kebersamaan antar-ormas, stabilitas internal, serta keseriusan dalam mengelola organisasi secara profesional.
“Kami tinggal melanjutkan, mengoreksi, menambah sedikit-sedikit. Tapi tetap harus kolektif-kolegial, gotong royong bersama—baik sikap maupun pemikiran,” tegasnya.
Ceng Mujib pun mengajak seluruh pengurus, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan, untuk bekerja dengan ikhlas, tulus, dan profesional demi menjaga kontribusi MUI dalam mengayomi umat dan mendukung pembangunan keagamaan serta kebijakan pemerintah daerah.
Penulis : Soni Tarsoni

















