Bupati Garut Syakur Amin Dorong NU Perkuat Ekonomi Umat di Momentum Satu Abad

Senin, 26 Januari 2026 - 13:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Syakur Amin Dorong NU Perkuat Ekonomi Umat di Momentum Satu Abad

Bupati Garut Syakur Amin Dorong NU Perkuat Ekonomi Umat di Momentum Satu Abad

WARTAGARUT.COM – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mendorong Nahdlatul Ulama (NU) untuk semakin memperkuat peran dalam pengembangan ekonomi umat pada Opening Ceremony Satu Abad NU 1926–2026 dan Mukercab PCNU Kabupaten Garut di Lapangan SOR Ciateul, Tarogong Kidul, Senin (26/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Abdusy menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar NU selama satu abad bagi kemajuan bangsa, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Garut.

“Saya mengucapkan selamat kepada NU yang sudah mencapai usia satu abad. Kami merasakan begitu besar kontribusi NU bagi pembangunan, terutama di Garut,” ujar Bupati Syakur Amin.

Ia menilai, lembaga pendidikan di bawah naungan Lembaga Ma’arif NU telah memberikan sumbangsih nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Dalam bidang pendidikan, saya tidak ragu lagi. Lembaga-lembaga Ma’arif dan madrasah NU sudah banyak melahirkan prestasi dan membantu pembangunan daerah,” katanya.

Selain pendidikan, Syakur Amin juga mengapresiasi peran Fatayat dan Muslimat NU dalam mendukung sektor kesehatan, termasuk upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta pencegahan stunting.

“Kontribusi Fatayat dan Muslimat sangat besar dalam pembangunan kesehatan, mulai dari layanan ibu dan anak sampai program gizi masyarakat,” ucapnya

Baca Juga :  SMK Muhammadiyah Garut Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata

Namun, menurut Syakur Amin, tantangan terbesar Garut saat ini berada pada sektor ekonomi.

Ia menyebutkan, pengeluaran per kapita masyarakat Garut masih tergolong rendah dibandingkan rata-rata Jawa Barat.

“Rata-rata pengeluaran per kapita di Jawa Barat sekitar Rp12 juta per tahun. Garut baru di angka Rp8 juta. Ini masih jauh dari harapan,” jelasnya.

Kondisi tersebut, lanjut Syakur Amin, berdampak pada tingginya angka kemiskinan di daerah.

Ia mencatat, terdapat sekitar 317 ribu warga yang masuk kategori miskin ekstrem, sementara total penduduk pada kelompok rentan mencapai hampir 1,8 juta jiwa.

“Sejujurnya, persoalan utama Garut adalah kemiskinan. Karena itu, kita harus serius mendorong pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Garut Syakur Amin, mengajak warga NU dan pelaku usaha kecil untuk memanfaatkan program pembiayaan murah dari pemerintah pusat.

“Sekarang ada pinjaman di bawah Rp10 juta dengan bunga hanya 3 persen tanpa agunan. Bahkan ada juga sampai Rp100 juta dengan bunga ringan. Ini peluang yang harus dimanfaatkan,” katanya.

Ia menilai, momentum menjelang Idul Fitri menjadi waktu strategis untuk meningkatkan produksi dan penjualan berbagai komoditas, mulai dari pertanian, peternakan, hingga UMKM.

Baca Juga :  Inter Miami Keok 1-2 dari Toronto FC, Gol Larut Lionel Messi Tak Selamatkan Tuan Rumah

“Menjelang Lebaran, permintaan selalu tinggi. Ini kesempatan besar bagi pelaku usaha untuk berkembang,” ujarnya.

Bupati Syakur juga menyoroti rencana peluncuran produk-produk UMKM dalam rangkaian kegiatan NU, seperti peci, sarung, dan produk lokal lainnya.

“Produk-produk lokal ini harus kita dorong supaya pasar kita benar-benar diisi oleh hasil karya masyarakat sendiri,” tuturnya.

Ia berharap, berbagai kegiatan keagamaan NU, seperti pengajian dan haul, dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi produk UMKM.

“Kalau ada pengajian, haul, atau event besar, manfaatkan untuk mendorong ekonomi. Pemerintah siap membantu, baik tenda, fasilitas, maupun akses permodalan,” katanya.

Lebih lanjut, Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa ketahanan bangsa sangat bergantung pada kekuatan ekonomi masyarakat.

“Kalau ekonomi lemah, masyarakat mudah terpengaruh informasi yang tidak benar. Ketahanan bangsa itu berawal dari ketahanan ekonomi,” ujarnya.

Ia pun berharap, memasuki abad kedua, NU tidak hanya unggul di bidang pendidikan dan kesehatan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi umat.

“Saya titip pesan, ekonomi, ekonomi, ekonomi. Kita tidak boleh tertinggal. Pemerintah siap mendampingi dari sisi modal, pemasaran, sampai kerja sama dengan investor,” pungkas Bupati Garut Syakur Amin.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDM Garut Dorong AIK Jadi Akar Penguatan Sekolah Muhammadiyah
Ketua PDM Garut Ungkap Makna Jiwa Merdeka: Tak Takut Selain kepada Allah
Jalan Banjarwangi Viral, Bupati Garut Ungkap Alasan Tak Diumumkan
Inovasi SEPEDA SISWA Permudah Urus Adminduk Anak PAUD di Garut
Muhammadiyah Garut Bahas Tafsir Peradaban, Dorong Al-Qur’an Jadi Panduan Hidup
Jalan Banjarwangi-Singajaya Tak Masuk Proyek 13, PUPR Siapkan Rp39 Miliar
Debit Irigasi Garut Turun Hampir 50 Persen, PUPR Siapkan JIAT
Doa Tolak Bala Lengkap, Arab, Latin, dan Artinya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:10 WIB

PDM Garut Dorong AIK Jadi Akar Penguatan Sekolah Muhammadiyah

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Ketua PDM Garut Ungkap Makna Jiwa Merdeka: Tak Takut Selain kepada Allah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Jalan Banjarwangi Viral, Bupati Garut Ungkap Alasan Tak Diumumkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Inovasi SEPEDA SISWA Permudah Urus Adminduk Anak PAUD di Garut

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Muhammadiyah Garut Bahas Tafsir Peradaban, Dorong Al-Qur’an Jadi Panduan Hidup

Berita Terbaru