Garut Raih Penghargaan Peduli HAM dari Kemenkumham RI

Sabtu, 14 Desember 2024 - 07:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Garut Raih Penghargaan Peduli HAM dari Kemenkumham RI

Garut Raih Penghargaan Peduli HAM dari Kemenkumham RI

WARTAGARUT.COM – Kabupaten Garut kembali menorehkan prestasi dengan meraih Penghargaan Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Penghargaan ini diumumkan dalam puncak peringatan Hari HAM Sedunia ke-76 yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Selasa (10/12/2024).

Tema yang diusung pada acara ini, “Harmoni dalam Keberagaman Menuju Indonesia Emas 2025,” menekankan pentingnya keberagaman dan inklusi dalam pembangunan nasional. 

Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, hadir langsung untuk menerima penghargaan ini, didampingi Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Setda Kabupaten Garut, Dedy Mulyadi, serta Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Garut, Ida Nurfarida.

Dedy Mulyadi menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras bersama dalam membangun pemerintahan yang peduli terhadap HAM. 

“Kita tidak hanya berbicara soal penghormatan hak dasar, tetapi juga bagaimana kita menyediakan akses yang adil, khususnya bagi kaum difabel, lansia, dan anak-anak,” ujarnya.

Dedy juga menyoroti pentingnya digitalisasi pelayanan publik sebagai langkah nyata pemerintah dalam memudahkan masyarakat mengakses informasi. 

“Digitalisasi ini bukan hanya inovasi, tetapi juga hak masyarakat untuk mendapatkan layanan yang cepat dan transparan,” katanya.

Ke depan, Kabupaten Garut berencana menyusun Peraturan Daerah (Perda) terkait bantuan hukum bagi masyarakat miskin. 

Menurut Dedy, hal ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pemenuhan HAM di segala aspek kehidupan.

“Tidak boleh ada diskriminasi dalam pemenuhan hak. Semua pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat, harus berkolaborasi menjadikan Kabupaten Garut sebagai wilayah yang benar-benar peduli terhadap hak asasi manusia,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan
Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut
Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak
Sertifikat Tahfidz Kemenag Harus Lewati Ujian Resmi, Ini Penjelasannya
Kemenag Garut Ajak Tokoh Agama Rawat Keberagaman dan Budaya Lokal
PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama
Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik
Kemenag Garut Petakan Calon Kepala KUA, Perceraian Jadi Tantangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:48 WIB

RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:56 WIB

Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Sertifikat Tahfidz Kemenag Harus Lewati Ujian Resmi, Ini Penjelasannya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Kemenag Garut Ajak Tokoh Agama Rawat Keberagaman dan Budaya Lokal

Berita Terbaru

Anggota Tapak Suci Unit 4 SMK Muhammadiyah Garut dalam kegiatan pembinaan bela diri dan karakter pelajar.

PENDIDIKAN

14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:48 WIB